Tau teori berenang = bisa berenang ?

Kalau saya tau tentang teori berenang tentulah tidak berarti saya bisa berenang. Boleh jadi saya tau teori berenang karena sering baca majalah dan buku tentang olah raga renang.  Atau karena saya pernah lihat orang berenang, entah di kolam renang atau lihat di televisi. Saya tidak mungkin bisa berenang kalau cuma baca teori macam-macam. Saya baru bisa belajar berenang kalau nyebur ke kolam renang atau ke sungai, atau ke laut.  Belajar berenang di sungai arus deras akan melatih kita untuk menguasai teknik berenang sampai bisa berenang ke seberang. Read the full post »

Di atap pulau Jawa

Pa, liburan nanti aku dan teman-teman mau mendaki Gunung Semeru”, begitu Daniel memberi tahu. Ya, dia melaporkan, bukan meminta ijin, jadi saya tidak mungkin melarangnya, walau hati sebenarnya bergolak.  Itu hanya beberapa hari setelah meninggalnya Wakil Menteri ESDM ketika mendaki Gunung Tambora. Bagaimana saya tidak sedikit cemas, apalagi tidak sedikit pendaki Gunung Semeru yang tewas ketika mencoba menaklukkan gunung tertinggi di Jawa itu. Read the full post »

“Bangsa” binatang versus “bangsa” manusia

Taken from Google

Ini bukan soal pertarungan manusia dan binatang untuk mencapai kemenangan. Kalau bangsa manusia mau berperang melawan bangsa binatang, sudah hampir pasti bangsa manusia akan menang, karena bangsa manusia akan lebih mampu menyusun strategi melawan bangsa binatang. Tapi ini adalah membandingkan manusia dengan binatang, untuk melihat pihak mana yang lebih rakus. Tentu saja cerita dibawah ini bukan hasil penelitian yang akurat, jadi jangan bertanya dimana cerita ini terjadi dan tingkat ketelitiannya. Read the full post »

“Belajar setiap saat”, rahasia awet muda

Rrruarrrr biasa, itu kata yang harus saya ucapkan melihat Bapak Ir. Nusyrwan Zen, ketika memberikan ceramah pagi itu. Penceramah yang satu ini luar biasa enerjik, di usia yang sudah cukup senior, diumur yang hampir 78 tahun, semangat dan enerjinya seolah tidak ada habisnya. Suaranya lantang, lincah bergerak dari kiri ke kanan di depan para peserta ceramah. Materi ceramahanya berat, tapi ia mampu menguasai dengan piawai. Pagi itu Bapak Nusyrwan Zen, membahas topik “Teori Pembelajaran“. Selama sekitar dua setengah jam ia menjelaskan 89 lembar slide power point, diselingi beberapa pertanyaan dari peserta ceramah. Apa lagi yang bisa dikatakan untuk orang seperti itu selain rruarrr biasa……. Read the full post »

Ayo maju, ayo berubah

Taken from Google

Tidak dapat disangkal bahwa sangat mudah untuk mengatakan “Kita akan berubah“, tapi sangat sulit untuk melaksanakannya. Bahkan pihak yang selalu mengkampanyekan perubahan, dalam kenyataannya sulit melakukan perubahan.  Seringkali orang atau organisasi melakukan banyak perubahan, tapi kenyatannya tidak ada yang berubah. Fakta seperti ini sudah banyak dijumpai. Itu juga yang menjadi kegelisahan saya mengikuti pelatihan kali ini. Saya kuatir bahwa lembaga pendidikan  yang saya ikuti ini  sangat sulit melakukan perubahan. Read the full post »

Silang sengkarut ijin sewa lahan di Batam

Gambar dipinjam dari Google

Batam menjadi daerah yang sangat menarik untuk dicermati. Banyak dimensi yang bisa ditelusuri di kota ini. Mungkin hampir segala soal ada di pulau berpenghuni sekitar 1,2 juta  jiwa itu. Mau mencermati kuliner, variasi makanan di sini sangat beragam. Mau belanja, barang yang ditawarkan menggiurkan; konon Batam pernah jadi surga belanja bagi orang Indonesia. Sayangnya saya tidak mau cerita soal kuliner atau belanja di Batam. Tapi saya hanya mau mencermati soal pelayanan perijinan lahan di kota Batam, itupun hanya beberapa aspek saja. Read the full post »

Joni kagak nyambung…

Selingan, dari kiriman kawan-kawan. Mohon maaf, kalau sudah pernah baca.

Di Warteg :

Joni: “Ada ayam mbak?

SiMbak: “Ada mas, mau pesen berapa?”

Joni: “Usir mbak! Saya mau makan nih!”
*********
Di kelas

Ibu Guru: “Joni, mulai kapan terjadinya perang dunia?”

Joni: “Seingat saya, bu… mulai dari halaman 31 sampai 34!Read the full post »

Merencanakan keterlambatan jadwal penerbangan

Gambar dari Google

Saya masih ingat beberapa tahun lalu jadwal pesawat terbang pada umumnya dibuat pada jam-jam yang mudah diingat. Karena saya sering terbang Surabaya-Jakarta dan sebaliknya, saya ingat betul bahwa pesawat Garuda dari Surabaya berangkat pada hampir setiap jam, mulai jam 06.00, lalu kemudian jam 07.00, dan seterusnya. Pemilihan jadwalnya pada tepat jam 6 pagi, dan selalu setiap jam yang bulat, artinya tidak pada jam tertentu lewat beberapa menit. Tapi sekarang, hampir semua perusahaan penerbangan menyusun jadwal yang susah diingat, misalnya jam 06.25, atau jam 16.35. Jadi calon penumpang jadi lebih sulit untuk mengingat. Read the full post »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.