Sengatan hukum ala “tawon boy”.

2010 Februari 2
oleh togarsilaban

Beberapa koran Surabaya, hari ini memuat berita putusan hakim yang membebaskan “Tawon Boy” dari tuntutan hukum. Hakim memutuskan mengembalikan “Tawon Boy”, siswa SD kelas-3 yang berumur 9 tahun, kepada orang tuanya, karena terbukti “melakukan perbuatan tidak menyenangkan” terhadap teman sekelasnya. Sidang pengadilan negeri Surabaya memutuskan bahwa “Tawon Boy” dengan nama inisial DY, dikembalikan kepada orangtuanya untuk dibina dan dibimbing.

Seketika mendengar putusan hakim, DY alias tawon boy“, langsung dielu-elukan oleh teman sekelas, orang tua dan gurunya. Proses penuntutan hukum sempat membuat DY stress, sampai-sampai ia tidak ingat rumahnya. Karena itu sidang pengadilan sempat ditunda, DY si tawon boy” tidak mau disidang. Beruntung, hakim cukup bijaksana dalam memutus perkara anak tersebut, sehingga tawon boy” tidak menderita trauma yang berkepanjangan.

Asal mula tawon boy diadili, adalah ketika ia mennempelkan seekor tawon ke pipi teman sekelasnya bernama Wati (bukan nama sebenarnya). Tawon menyengat pipi gadis kecil itu hingga bengkak. Wati tentu saja melaporkan perbuatan DY ke orangtuanya, Supardi, yang lantas melaporkan perbuatan DY ke polisi. Oleh polisi “perbuatan tidak menyenangkan” yang dilakukan DY diproses hingga ke pengadilan. Prosesnya bisa cepat dan lancar. Supardi, ayah Wati, adalah perwira penyidik polisi di Satreskrim Polda Jawa Timur. read more…

Pedagang Tomok, sekarang okelah

2010 Februari 1
oleh togarsilaban

Begitu kapal “Berjona-3″ merapat di dermaga, kami segera bergegas turun. Siang yang cerah, tapi tidak terlalu panas, ditambah tiupan angin danau, membuat perut mulai tak sabar untuk diisi. Sejak awal sudah disepakati bahwa kami akan makan siang di Tomok. Jadi saya dan anak-anak bergegas mencari tempat makan, karena sudah hampir jam 13. Tapi seperti biasa, kaum perempuan tidak tahan melewati deretan kios souvenir tanpa mampir melihat-lihat. Begitu turun dari dermaga, sudah terdapat kios souvenir. read more…

Sekali-sekali Presiden jadi pramusaji

2010 Januari 26
oleh togarsilaban

Menjadi pramusaji, melayani orang menyiapkan makanan, tentulah bukan kegiatan yang istimewa. Hampir semua orang pernah menyiapkan makanan untuk orang lain, setidaknya untuk keluarga sendiri. (Banyak juga sih bapak-bapak dan para suami di Indonesia yang masih beranggapan bahwa menyiapkan makanan bukan tugas suami,!!, jadi para suami itu tak pernah menyiapkan makanan bagi istri dan anaknya). Tapi kalau menyiapkan makanan bagi warga dilakukan oleh seorang Presiden, hal itu tentulah menjadi suatu yang istimewa.

Seorang Presiden menjadi pramusaji bagi sejumlah warga masyarakatnya. Itulah yang dilakukan oleh Presiden Barack Obama, ia melayani warga masyarakat di suatu kawasan di Washington DC, sebagai pelayan (bahasa Bataknya parhobas). Kegiatan melayani itu dilakukan tanggal 18 Januari 2010 lalu, dalam rangka memperingati Hari Martin Luther King, seorang pejuang ha-hak sipil masyarakat Amerika. read more…

Hamu anakkon hu, tampuk ni pusu-pusu ki….

2010 Januari 19
tags: , ,
oleh togarsilaban

Saya tidak tau siapa pencipta dan yang mempopulerkan lagu itu. Sebelumnya, sudah beberapa kali saya mendengar lagu itu dinyanyikan oleh teman dan kerabat, tapi ketika itu tau lirik lagunya secara keseluruhan. Ketika ibu menyanyikan lagu itu, untuk beberapa saat saya terpaku, terdiam, tak mampu bereaksi. read more…

Ah,…… ya memang jadi repot lagi Gus !

2010 Januari 12
oleh togarsilaban

Sejak wafatnya Gus Dur sampai kemarin hari Minggu, sudah tiga kali saya mendengar khotbah pendeta di Gereja yang membahas Gus Dur. Bagi bangsa Indonesia, terutama kaum minoritas, Gus Dur adalah pahlawan kemajemukan. Gus Dur penuh fenomena, penuh paradoks dan penuh keceriaan. read more…

Tergelincir kedalam parit di kebun cabe

2010 Januari 4
tags:
oleh togarsilaban

Setelah beristirahat sejenak di persimpangan Pargaulan, Lintong Ni Huta, kami melanjutkan perjalanan ke Desa Silaban. Tujuan kami adalah untuk ziarah ke makam bapak, tapi sebelum kesana kami sempatkan mampir ke makam Ompung Samuel yaitu mantan Kepala Negeri Silaban tahun 1940 an. Sayang, tujuan kami untuk ziarah ke makam bapak tidak dapat terlaksana, karena hujan deras di hutan dan salah satu mobil rombongan kami tergelincir ke dalam parit di saluran kebun cabe. read more…

Ibadah syukur 76 tahun Oppung

2009 Desember 28
oleh togarsilaban

Sebenarnya hari kelahiran ibu adalah tanggal 12 November 1933. Mestinya kami rayakan peringatan ke 76 tahun umurnya pada bulan November kemarin. Tapi karena terlalu sulit mengatur jadwal anak dan cucunya, akhirnya kami sepakati, ibadah syukur untuk mengingat kelahiran ibu dilaksanakan berdekatan dengan Libur Natal. Jadilah kami sepakati tanggal 23 Desember 2009. Selamat Ulang Tahun Oppung. read more…

Apa aja sih hak pasien dan keluarga.

2009 Desember 15

Saya sedang asyik mendandani wajah ibu, kerut-kerut di wajahnya saya coba ditutupi sedikit, supaya terlihat lebih segar. Noda-noda hitam, diwajah senior (tua) itu juga saya “kurangi” supaya agak samar. Saya masih “pemula” dalam merias wajah, jadi belum bisa menampilkan hasil yang bagus. Ditengah keasyikan itu telpon genggam saya berbunyi, adik saya yang di Semarang dikabarkan mengalami kecelakaan sepeda motor, dan sampai tidak sadarkan diri. Saya buru-buru menghentikan kegiatan mendandani wajah ibu saya. Adobe Photoshop yang saya gunakan untuk mendandani foto wajah ibu, segera saya tutup, dan komputer saya matikan. read more…

Ketumpulan hati nurani

2009 Desember 9
oleh togarsilaban

Musim kemarau yang panjang berlalu, hujan sudah turun beberapa kali di Surabaya. Meski siang masih tetap panas, tapi kesejukan di petang hari sudah mulai terasa. Tanaman di halam rumah saya kembali tumbuh lebih bergairah, pucuk-pucuk baru berkembang, bunga yang tadinya tidak ada, sebagian mulai muncul. Beberapa tanaman, sudah harus dipangkas.

Saya mencari gunting rumput ditumpukan barang-barang, gunting sudah agak tua, karena selama beberapa bulan tak digunakan. Ketika saya coba memangkas tanaman, gunting yang sudah tumpul tak mampu memotong dengan baik. Bahkan dahan kecil tidak bisa putus. Padahal saya ingin membentuk tanaman menjadi lebih menarik dan lebih indah dipandang. Pruning yang saya lakukan kurang berhasil. Gunting tumpul perlu diasah, atau harus kah saya mengganti dengan gunting yang baru?. read more…

Maju, jatuh, bangun, jatuh lagi, maju terus

2009 Desember 7
oleh togarsilaban

Ya, baru saja dikayuh sekali, sudah jatuh. Dengan susah payah sepeda yang terasa sangat kebesaran, bisa juga ditegakkan berdiri. Coba naiki lagi, setelah kurang lebih 5 meter, jatuh lagi. Bangkit lagi, setelah beberapa kali terjatuh, akhirnya bisa juga. Orang belajar naik sepeda biasanya akan pernah terjatuh sebelum bisa mengendarai dengan lancar. Analogi belajar naik sepeda itu menjadi salah satu ilustrasi kotbah masa advent kedua, yang menggambarkan pertumbuhan iman seseorang. read more…