Bahasa Batak susah dipelajari ??

Posted on Updated on

Kata orang, bahasa menunjukkan budaya. Entah bagaimana penjelasan detailnya, kenapa bahasa dikatakan menunjukkan budaya. Saya tidak pernah bisa menjelaskan hubungan keduanya. Tapi kalau tidak menguasai bahasa, ya akan sangat sulit untuk bisa melakukan tugas dalam hal yang berhubungan dengan bahasa itu. Contohnya, kalau tidak bisa berbahasa Indonesia, bagaimana mungkin bisa hidup normal di Indonesia.

Begitu juga bahasa daerah, persisnya bahasa Batak. Kalau tidak bisa berbahasa Batak, akan mengalami kesulitan besar kalau harus melakukan kegiatan budaya Batak. Saya memahami hal itu setelah berkeluarga dan semakin bertambah umur. Sewaktu muda, bagi saya, pengertian bahasa Batak dan budaya Batak, adalah sesuatu yang tidak menarik.

Ironinya, saya mulai melakoni berbahasa Batak, justru ketika menjadi mahasiswa di tanah Sunda. Sampai tamat SMA, saya nyaris tidak berbicara bahasa Batak, meski kedua orang tua menggunakan bahasa Batak di rumah. Kami tinggal di tanah Deli, dimana suasana lingkungan sekitar didominasi penggunaan bahasa Indonesia dialek Deli. Dari sejak kelas I SD sampai tamat SMA itu, meski setiap hari orang tua saya menggunakan Bahasa Batak ke saya, tapi saya selalu menjawab dengan bahasa Indonesia. Jadi saya, ya mengerti bahasa Batak, tapi tidak berbicara bahasa Batak.

Barulah setelah berkumpul dengan kawan-kawan ketika kuliah, menjadi agak malu kalau teman berbahasa Batak, lalu saya jawab Bahasa Indonesia. “Pattang so hebat do ho, attar mar bahasa Indonesia, hape sian hitaan do”. (Sok hebat kau, pura-pura ber bahasa Indonesia, padahal dari kampung Batak juga). Begitu ledekan teman-teman. “Sai hira na so hutanda bohim”, (Memangnya saya tidak mengenalmu). Situasi pergaulan dengan teman-teman masa kuliah itulah yang “memaksa” saya berbicara Bahasa Batak.

Sekarang, ketika anak-anak saya menginjak remaja, mereka sama belum terbiasa dengan Bahasa Batak. Komunikasi saya sehari-hari dengan istri adalah bahasa Indonesia, dia juga kurang menguasai bahasa Batak. Bahasa Batak terdengar dirumah, hanya kalau ada tamu yang berbahasa Batak ke rumah, atau kalau Oppung dan saudara yang lain kebetulan datang. Itupun mereka menggunakan bahasa Indonesia ke anak saya. Saya jadi bingung bagaimana mengajari anak saya supaya mengerti bahasa Batak. Bagi mereka Bahasa Batak, sangat sulit dipelajari.

Kata orang mempelajari bahasa sulit ingat dan gampang lupa. Utnuk mengerti, sulit, dan untuk mempertahankan yang dimengerti sulit, alias gampang terlupakan. Kalau tidak dipraktekkan, akan cepat hilang. Lha, kalau generasi muda Batak, tidak bisa berbahasa Batak, apa Budaya Batak juga akan terkikis ya ??.. Trus gimana nih.

About these ads

4 thoughts on “Bahasa Batak susah dipelajari ??

    Charlie M. Sianipar said:
    09/09/2008 at 23:34

    Bahasa pada dasarnya tidak sulit dipelajari.
    Saya lahir dan besar dikampung, mayoritas Halak Batak.
    Saya bisa fasih berbahasa Indonesia dan bisa berbahasa Inggris.
    Anak saya belajar mandarin di sekolah, sekarang sudah mulai lancar.
    Kenapa orang Batak sulit mempelajari bahasa Batak?
    Orang tua tidak melatih anaknya agar mapu berbahasa Batak.

    “Batak tetap Batak. Tidak bisa jadi badui atau jadi jahudi.
    Tidak bisa jadi bugis atau jadi prancis.
    Jadilah Batak Keren.
    Bisa bahasa Batak & bisa bahasa asing”.

    Yang selalu saya tampilkan dalam slide show, saat saya menjadi panitia di beberapa kegiatan Halak Batak dan Gereja adalah mengkampanyekan dan mengingatkan potensi punahnya Bahasa Batak.

    “Mungkinkah bahasa Batak punah?
    Sangat mungkin, 100 thn, 75 thn atau 35 tahun lagi.

    Punahnya bahasa Batak dimulai dari rumah pemilik bahasa Batak tersebut.
    Taajari ma dakdanak i marhata Batak di jabu, asa unang mago hata Batak i.”

    Charlie M. Sianipar

    Parlobutala responded:
    10/09/2008 at 15:48

    Betul lae, orang tua termasuk saya belum berhasil mengajar anak berbahasa Batak.

    Anggo semangat mangajari dakdanak i, sai adong do torus. Alai ala gale iba jotjot, gabe dang marhasil dope. Sai niusahahon ma tu joloanon.

    Siska Margaret Purba said:
    09/12/2008 at 15:17

    Hmm…
    Sebenarnya bahasa batak itu ga susah,
    hanya saja lingkungan t4 kita tinggal ga mendukung..
    Tp seperti umpasa bilang,
    “Dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan”
    Ido kan tulang?

    Drsmangarahon Rambe said:
    17/08/2010 at 22:23

    Mempelajari bahasa batak boleh dikatakan agak sulit karena imbuhan dalam bahasa batak lebih banyak dari pada yang dijumpai dalam bahasa Indonesia.Masuknya imbuhan akan mengubah arti kata.Misalnya: Modom =tidur;tarpodom=tertidur;parmodom=penidur;parmodom=cara tidur ;podoman =tempat tidur;mamodomkon =mengeram (untuk bangsa unggas.masih banyak contoh yang lain.Tekanan juga menentukan.Kata sae,dengan tekanan yang berbeda dapat berarti bersih dari rumput atau selesai.Namun kalau dipraktekkkan setiap hari saya percaya bahasa batak akan dapat dikuasai oleh etnis batak kelahiran perantauan.Memang kalau mau cepat menguasai bahasa batak harus tinggal di Tapanuli.Saya sendiri lahir di Tapanuli Selatan dan mampu menggunakan Bahasa Batak Toba,Angkola dan Mandailing bahkan juga dapat berbahasa Inggris karena memang saya guru Bahasa Inggris.Saya belum pernah mengunjungi negara asing yang berbahasa Inggris.Cukup latihan dengan teman-teman dan juga nonton TV yang berbahasa Inggris serta dengar radio yang juga berbahasa Inggris.Kata Kunci :Bahasa akan mudah dipelajari apabila terlibat langsung dengan pengguna bahasa tersebut.Buang jauh-jauh perasaan malu dalam mempelajari suatu bahasa.Orang batak adalah orang yang sangat toleran menggunakan bahasa.Kalau 2 orang batak sedang berbahasa batak,tiba-tiba datang orang yang tidak mengerti bahasa batak maka kedua orang batak tersebut akan langsung memakai bahasa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s