Pemuda Asia Pasifik Membahas Lingkungan

Posted on

Jawa Pos, 28 Juli 2008

SURABAYA – Sejak kemarin (27/7) hingga Kamis (31/7), Surabaya menjadi tuan rumah Youth Camp ”We Care for the World”, sebuah perkemahan pemuda dari sebelas negara di Asia Pasifik. Mereka membahas berbagai hal. Salah satunya adalah isu-isu lingkungan dan perubahan iklim dari perspektif interfaith (lintas agama).

Peserta datang dari Australia, Selandia Baru, Fiji, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Singapore, Timor Leste, dan Vietnam. “Peserta berumur 18 tahun-25 tahun. Kira-kira jumlahnya 150 orang. Kami harap mereka akan menjadi agent of change isu-isu  lingkungan di negara masing-masing,” kata Humas Klub Tunas Hijau Nizam Wahyu Ardhika.

Acara pembukaan camp itu dilangsungkan di Cyber Park, Taman Flora Bratang (dulu Kebon Bibit). Para peserta sudah akrab pada acara tersebut. Mereka sudah berbagi cerita. Salah satu topiknya adalah makanan-makanan khas Surabaya yang kebetulan menjadi hidangan sarapan. “Kalau di Brunei, cendol bernama cendil,” tutur Khairunisa, peserta dari Brunei Darussalam, dengan logat Inggris beraksen Melayu.

Selain itu, sembari menunggu pembukaan, anak-anak muda tersebut mencoba-coba gamelan yang ada di panggung. Mereka memukul-mukul peranti musik khas Jawa itu dengan riang. “Saya sering mendengar tentang alat musik tersebut. Tapi, baru kali ini saya melihat langsung,” ungkap Kamolchanok Supawong, delegasi Thailand.

Para pemuda itu memang antusias mengikuti camp tersebut. Kebanyakan di antara mereka telah concern terhadap isu-isu lingkungan. “Negara-negara peserta mengalami kegelisahan yang sama dengan Indonesia mengenai isu lingkungan,” tambah Nizam. Pembahasan isu lingkungan dari kacamata agama merupakan perspektif baru. Sebab, kebanyakan isu lingkungan dicarikan solusi melalui bingkai ilmiah, seperti teknik lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun kebijakan pemerintah. Perspektif agama sebenarnya memiliki magnet dan solutif karena kebanyakan negara Asia Tenggara masih memegang teguh tradisi religius masing-masing.

Dalam camp, selain tema lingkungan, akan ada diskusi-diskusi menyangkut pemahaman agama setiap peserta. Diskusi itu dipandu beberapa narasumber berbagai agama di Indonesia.
“Saya datang untuk bertukar pikiran dengan delegasi dari negara lain tentang isu lingkungan. Terutama, persoalan manajemen sampah yang  menjadi isu sentral lingkungan di Filipina,” jelas Christina Vellasenyor, mahasiswa Marriam College Filipina jurusan politik internasional.

Secara umum, masalah lingkungan di negara Asia Tenggara memang sama. Menurut para delegasi itu, masalah lebih berpusat pada tingginya nilai polusi akibat tingginya penggunaan kendaraan bermotor. “Keadaan di Surabaya hampir mirip dengan di Thailand, polusi menjadi problem utama,”  ucap Chatcharee L., salah seorang delegasi Thailand yang biasa dipanggil Kao.

Dari Indonesia, delegasi juga berasal dari lintas agama dan organisasi. Salah satu di antaranya adalah Niko Fajar Setiawan yang mewakili Himpunan Mahasiswa Buddha Indonesia (Hikmahbudhi). Menurut dia, isu lingkungan memang tidak bisa diselesaikan seratus persen, tapi bisa dicegah untuk masa depan. “Pencegahan itu harus dilakukan agar anak cucu kita bisa menikmati alam seperti kita,” tegas mahasiswa Sastra Rusia UI itu.

Mulai besok, para peserta akan berdiskusi, melakukan observasi lingkungan ke daerah-daerah di Surabaya, hingga menanam pohon dan bersosialisasi dengan warga. (pra/dos)

About these ads

2 thoughts on “Pemuda Asia Pasifik Membahas Lingkungan

    moses said:
    31/07/2008 at 20:03

    mudah-mudahan kegiatan ini tidak semata2 terhenti hanya pada ‘membahas’ saja. Semoga setelah kegiatan ini selesai tiap peserta bisa menjadi duta ke daerahnya masing2, dan memberikan tindakan nyata yang bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya.

    Nizam Wahyu Ardhika said:
    17/09/2008 at 15:42

    ya memang sesuai semua yang kita harapkan deklarasi yang dihasilakan pemuda-pemudi dari asia pasifik ini bisa diaplikasi di negara masing-masing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s