Polda Jatim Turunkan Tim Khusus

Harian Seputar Indonesia, Rabu, 11/04/2007 
SURABAYA (SINDO) – Polda Jatim menerjunkan tim ke lokasi luapan kolam penampungan limbah PT Surabaya Industri Estate Rungkut (SIER) Surabaya.

Hasilnya, untuk sementara, polisi menyimpulkan luapan air sungai yang menggenangi tiga RW di Kelurahan Kali Rungkut tak berhubungan dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu milik PT SIER. ”Kami sudah memeriksa lokasi yang meluap itu. Mungkin karena tidak cukup menampung air hujan, lalu meluap,” kata Kanit Lingkungan Satpiter Polda Jatim Kompol Supriadi,kemarin.

Supriadi menjelaskan, setelah melihat lokasi langsung sejak pagi hingga sore kemarin,dia menarik kesimpulan sementara, tidak ada hubungan langsung antara sungai yang meluap itu dengan IPAL milik PT SIER di Brebek. Limbah pabrik dialirkan ke waduk pengolahan tersebut melalui pipa.Dari sana, limbah yang sudah diolah pun tidak dialirkan melalui sungai yang meluap tersebut. Kendati demikian, Supriadi mengatakan tetap akan memperdalam penyelidikan.

Sebab, ada kemungkinan-kemungkinan lain yang masih terbuka. Misalnya, tak semua perusahaan yang ikut membuang limbah melalui IPAL terpadu PT SIER di Brebek. ”Itu memerlukan penelitian teknis yang melibatkan ahli. Kalau ternyata air sungai itu memang tercemar limbah industri, akan kita cari satu-satu perusahaan mana yang mungkin tidak taat aturan,”kata Supriadi. Sementara itu, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bappedal) Jatim memastikan tidak ada masalah dengan sistem IPAL PT SIER. Bahkan, selama ini, limbah PT SIER tidak pernah ada masalah dengan warga.

“Kalau benar pencemaran sungai itu berasal dari limbah PT SIER, ini berarti yang pertama,” ujar Kepala Bappedal Jatim Hartoyo. Hartoyo membantah kemungkinan kurangnya kapasitas penampungan limbah PT SIER. Sebab menurutnya, waduk pengolahan sejak awal didesain secara terpadu, dengan kalkulasi yang dapat menampung limbah dari seluruh perusahaan yang ada. Jumlah perusahaan PT SIER masih tetap. Sementara itu,Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Pemkot Surabaya Togar A Silaban menyebut, air hujan bercampur limbah yang menggenangi tiga RW,yakni RW 6, 14 dan 15 di Kel Kalirungkut, Kec Rungkut bukanlah limbah PT Surabaya Industri Estate Rungkut (PT SIER) Persero.

Menurutnya,air yang meluber, beraroma tidak sedap, hitam pekat, dan berbusa lebih disebabkan limbah rumah tangga serta sampah di drainase milik Pemkot, yang naik bersamaan datangnya banjir dan pasangnya air laut. ”Pagi tadi (kemarin) kita sudah menugaskan staf untuk cek lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa IPAL PT SIER berfungsi normal.Tidak ada kebocoran,” tandas Togar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, kemarin. Kepala Kelurahan Kalirungkut Imron Sjahiroe menyatakan tidak setuju jika Pemkot menyebut air yang menggenangi wilayahnya bukanlah limbah. “Itu tidak benar.Harusnya BPLH sebagai pihak yang memahami masalah teknis ikut turun saat luapan terjadi (Senin,9/4).Bukan sehari sesudahnya,”jawab Imron. (muhibudin/soeprayitno)

 Sumber: disini

2 thoughts on “Polda Jatim Turunkan Tim Khusus

  1. Pingback: Silaban Brotherhood

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s