Green Clean Award

Salah satu acara untuk memeriahkan hari ulang tahun kota Surabaya ke 714 adalah penyelenggaraan Green Clean Award. Penghargaan ini diberikan kepada setiap Kelurahan yang dinilai paling berhasil meningkatkan kebersihan dan mengelola sampah secara mandiri serta menjaga keasrian lingkungan permukiman. Acara ini sudah berlangsung beberapa tahun, dan diadakan pada saat peringatan ulang tahun kota Surabaya. Masyarakat sangat antusias mengikuti lomba ini selain karena menjadikan wilayah mereka bersih, tetapi juga bisa mendapatkan hadiah uang. Tahun 2007  ini hadiah uang yang diberikan sejumlah Rp. 225 juta, jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya Rp. 100 juta.

Green Clean Award digagas dan diprakarsai oleh Jawa Pos Group, kelompok media asal Surabaya. Selama periode peringatan hari ulang tahun Surabaya, setiap hari koran Surabaya tersebut menyediakan liputan khusus tentang kegiatan peningkatan kebersihan di berbagai kelurahan di Surabaya. Liputan khusus tersebut dilakukan terutama terhadap kawasan-kawasan yang menunjukkan prestasi yang baik. Liputan disertai dengan wawancara dengan para pelaku peningkatan kebersihan dikawasan tersebut, bahkan kadang-kadang menampilkan profil orang-orang yang berbuat banyak bagi peningkatan kawasan dimaksud. Tentu dilengkapi dengan gambar dan ulasan singkat tentang kegiatan masyarakat dalam rangka Green Clean Award.
Inisiatif Green Clean Award yang dipelopori oleh Jawa Pos Group didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Surabaya serta Yayasan Uli Peduli dari Unilever Indonesia. Sejumlah motivator (MTV Surabaya), staff pemerintah kota Surabaya dan personil  Jawa Pos Group dilibatkan menjadi suatu tim untuk menilai kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat diseluruh bagian kota Surabaya. Tim penilai tersebut menelusuri seluruh wilayah Surabaya untuk mencari kawasan yang paling pantas mendapatkan anugerah sebagai kawasan terbaik. Penilaian dilakukan secara mendadak, dan acak. Obyek kawasan yang akan dinilai, didatangi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, sehingga  penilai mendapatkan keadaan yang sesungguhnya.  Ada 163 klurahan yang menjadi obyek penilaian tim.

Hal-hal yang dinilai umumnya selain kondisi fisik kawasan permukiman, apakah sudah bersih atau tidak, tetapi juga seberapa aktif warga masyarakat melaksanakan kegiatan pengelolaan kebersihan. Berapa jumlah warga yang terlibat juga menjadi salah satu kriteria penilaian. Kriteria yang lain adalah apakah ada rencana kerja dari warga untuk melaksanakan kebersihan dan pemilahan sampah secara berkelanjutan.  Dengan kriteria yang cukup lengkap, diharapkan kegiatan peningkatan kebersihan kawasan permukiman dapat berlangsung sepanjang tahun. Tidak hanya karena ada ulang tahun kota Surabaya.

Tim penilai harus bekerja keras untuk mengevaluasi kawasan-kawasan tersebut. Penilaian semakin sulit, karena umumnya kawasan itu memang sudah berbenah diri jauh-jauh hari sebelum tim penilai datang. Kebanyakan kawasan mempunyai kelebihan sendiri-sendiri, sehingga tidak mudah menentukan yang terbaik. Antusiasme masyarakat untuk memperbaiki kebersihan kawasan permukiman disekitarnya cukup tinggi.

Green Clean Award menjadi kalender tahunan yang dilakukan oleh Jawa Pos Group pada setiap peringatan hari ulang tahun kota Surabaya.  Inisiatif ini sangat positif dalam mengembangkan keterlibatan stakeholder kota untuk peduli terhadap kebersihan kota.

6 thoughts on “Green Clean Award

  1. Secara resmi, Green Clean Award 2008, sudah dilaunching bertepatan dengan peringatan HUT Surabaya ke 715, pada tanggal 31 Mei 2008 yang lalau oleh Walikota Surabaya dan Uli Peduli. Pelaksanaan di lapangan akan segera dimulai, jadwal persisnya ada pada Uli Peduli (Unilever).

    Like

  2. Sebagai warga yang sudah lama tinggal di surabaya, kita semua antusias akan program ini.apalagi melihat kondisi kawasan penduduk surabaya yang semakin kurang bersih. semoga dengan program ini menjadikan warga surabaya sadar akan kebersihan lingkungan sekitar.

    Like

  3. Bagaimana caranya kalau di daerah saya di sumatera ingin mereplikasikan program green and clean ini?

    Terima Kasih
    Yani

    Like

  4. @Yani
    Gerakan SGC sebenarnya inisiatifnya dari masyarakat, pas kebetulan Unilever membentuk yayasan Uli Peduli, dan program kerjanya adalah pemberdayaan masyarakat. Kemudian, Koran Jawa Pos juga punya program peduli kota. Jadi klop ada 3 komponen, masyaraka, Unilever dan Jawa Pos. Kebetulan personilnya Uli Peduli, sangat antusias dan punya integritas tinggi. Orangnya hebat-hebat seperi Mbak Nunuk dan kawan-kawan.

    Kolaborasi ini berhasil dengan baik, karena orang-orang yang ada disana punya komitmen tinggi dan konsisten. Pemerintah Kota Surabaya, dikomandoi Walikota tinggal mendorong saja, supaya program itu berkelanjutan.

    Kalau didaerah anda mau direplikasi, ya paling bagus kalau ada kelompok-kelompok seperti di Surabaya itu. Di Sumatera di daerah anda, saya yakin ada kelompok-kelompok seperti di Surabaya. Tinggal menggerakkan saja. Memang harus ada yang mempelopori.

    Like

  5. Plissssss Teman2, n Sodara2 Ku Sebangsa dan setanah air, Tolongin Nia…. Ada yang tahu mengenai indikator penilaian Lomba Green & Clean G ??
    Kalau ada yang tahu mohon kesediannya untuk berbagi ya….. ke Rhue_zz@yahoo.com

    matus sembah nuwun njehh 😉

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s