Ozone Hero

Perawakannya kecil, tapi suaranya lantang dan tegas, sehari-hari ia dipanggil Yoani. Saat ini ia duduk kelas IV SD Katolik St. Theresia Surabaya. Kelantangan suara dan prinsipnya itulah yang menjadikan guru-guru dan pembimbingnya menobatkan dia menjadi Ozone Hero pada tanggal 13 Juni 2007. Yoani bukan sembarang lantang, ia menyatakan sikapnya yang sangat peduli lingkungan pada acara Kemah Hijau Nasional yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Mekarsari, Bogor akhir Mei 2007.

Yoani mewakili sekolahnya ikut menghadiri acara Kemah Hijau di Mekarsari, Bogor. Acara kemah hijau diikuti oleh sekolah-sekolah yang dinilai berprestasi dalam lingkungan hidup dan berwawasan lingkungan dari seluruh Indonesia. Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden itu diadakan dalam rangkaian peringatan hari lingkungan hidup sedunia.  Yoani dan sekolahnya SD Katolik St. Theresia Surabaya diundang ke Mekarsari untuk ikut acara kemah hijau.  SDK St. Theresia adalah satu-satunya sekolah dari Surabaya yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional. Penghargaan terhadap sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Pada acara itu, Panitia Kemah Hijau dari KLH menyediakan makanan untuk peserta kemah hijau. Sewaktu konsumsi dibagikan, ternyata wadah/tempat makanan adalah bahan yang dibuat dari styro foam. Mengetahui bahwa bahan styro foam adalah bahan yang sangat tidak ramah lingkungan, dengan inisiatif sendiri Yoani mengajukan protes kepada panitia.
“Mengapa acara yang mengkampanyekan pelestarian lingkungan kok malah menggunakan bahan yang sangat tidak ramah lingkungan”, kira-kira begitu protes Yoani.

Guru pembimbingnya kaget, karena keberanian Yoani itu, tapi juga sekaligus bangga.

Sebagaimana diketahui bahan styro foam, adalah bahan yang nyaris tidak dapat diuraikan oleh lingkungan, ia akan tetap menjadi styro foam selama puluhan tahun dan nyaris tidak dapat di daur ulang.  Joani dan kawan-kawanya di sekolah sudah diajari bagaimana melestarikan lingkungan dan dijelaskan bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan termasuk styro foam.

SDK St. Theresia memang pantas diacungi jempol dalam membudayakan pelestarian lingkungan. Sekolah yang terletak di pusat kota Surabaya itu sangat peduli lingkungan. Setiap tempat disekolah ditumbuhi pepohonan peneduh dan tanaman-tanaman dalam pot. Selain itu kepedulian lingkungan sudah diajarkan kepada siswa sejak awal. Dengan bimbingan LSM Tunas Hijau, para siswa diajak untuk melakukan pelestarian lingkungan dan berbudaya lingkungan. Atas upaya dan usaha anak-anak tersebut pada tanggal 13 Juni 2007, sebanyak kurang lebih 20 siswa dilantik sebagai Kader Adiwiyata. Yoani adalah salah satu Kader Adiwiyata yang dilantik hari itu.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s