Pemenang Surabaya Green Clean Award 2007

Setelah lebih kurang dua bulan melakukan evaluasi dan penilaian atas 163 kelurahan di Surabaya, akhirnya Kamis malam 12 Juli 2007, diumumkan juara Green Clean Award 2007. Acara pengumuman dan penganugerahan penghargaan ini dikemas dengan cantik, tidak kalah dengan penganugerahan Festifal Film. Rruarrr biasa…

Proses penilaian green clean award yang dilaksanakan dalam rangka hari Ulang Tahun Surabaya ke 714 berlangsung sangat melelahkan. Betapa tidak, selama dua bulan juri harus mendatangi seluruh kelurahan untuk mendapatkan gambaran yang sesungguhnya bagaimana masyarakat sudah melakukan kegiatan peningkatan dan pengelolaan sampah di tingkat kawasannya. Dewan juri tidak hanya menilai berdasarkan data-data yang disodorkan oleh masing-masing kelurahan. Kesesuaian data-data itu arus di cek secara cermat di lapangan. Dari hasil kerja keras juri menilai 163 kelurahan, kemudian ditetapkan 50 kelurahan terbaik.

50 kelurahan terbaik diminta untuk presentasi di depan juri yang terdiri dari tim PKK Surabaya, Unsur Pemerintah Kota Surabaya, Tim Motivator Uli Peduli dan Tim dari LSM Tunas Hijau. Presentasi dilakukan oleh kordinator kader lingkungan di masing-masing kelurahan. Setelah presentasi dan cek lapangan ditetapkanlah urutan 20 kelurahan teratas. Kemudian dari 20 kelurahan teratas, kemudian dievaluasi dan ditinjau lapangan tanpa pemberitahuan. Juri melakukan penyelidikan lapangan secara mendadak tidak terjadwal untuk memastikan apakah masyarakat telah bekerja sepanjang waktu. Tidak hanya pada waktu juri dijadwalkan datang. Evaluasi lapangan secara mendadak ini untuk meyakinkan apakah masing-masing kelurahan dapat melaksanakan peningkatan lingkungan secara berkelanjutan. Hasil dari inspeksi mendadak itu kemudian, ditetapkanlah 10 teratas menjadi kategori Kelurahan Maju dan 10 lainnya menjadi kategori Kelurahan Berkembang.

Selain untuk menentukan kelurahan terbaik, ajang Green Clean Award juga memberikan penghargaan untuk Karya Daur Ulang terbaik, dan kelurahan terbaik dalam mengelola bantaran sungai. Penghargaan Karya Daur Ulang diberikan kepada mereka yang memanfaatkan bahan-bahan bekas untuk keperluan sehari-hari seperti menjadi hiasan, bunga, taplak meja, topi, rompi, tas, payung dan lain-lain. Kreatifitas masyarakat untuk memanfaatkan bahan-bahan bekas ini sungguh mengagumkan. Dengan sentuhan yang artistik, aneka bahan bekas bisa menjadi karya yang sangat menarik. Kelurahan yang dinilai paling berhasil dalam memelihara keasrian bantaran sungai diberikan penghargaan atas upaya-upaya masyarakat secara mandiri. Pemeliharaan bantaran sungai selain menjaga kebersihan dan kenyamanan, juga sudah mulai mengupayakan untuk mengurangi pencemaran air di sungai dengan teknologi-teknologi sederhana.

Kamis malam 12 Juli keduapuluh kelurahan dibuat berdebar-debar untuk menentukan siapa yang berhak disebut juara. Untuk itu acara dikemas dengan diselingi penampilan penyanyi lokal Surabaya dan dipandu oleh pembawa acara Jadi Galajapo dan Nunuk Maghfiroh dari Yayasan Uli Peduli. Masing-masing kategori Kelurahan Maju dinominasi menjadi lima kelurahan dengan nilai tertinggi, demikian juga kelurahan yang masuk dalam kategori Berkembang.

Pembacaan nominasi dilakukan oleh dua orang untuk setiap kategori, pelaksanaannya dilakukan seperti pembacaan nominasi Festival Film dengan terlebih dahulu mengetengahkan profil masing-masing kelurahan melalui Giant Screen yang dipasang dua buah di masing-masing sisi panggung. Pengumuman pemenang langsung ditayangkan melalui layar. Penilaian kelurahan terbaik untuk kategori Maju dan berkembang dilakukan dengan memberikan pertanyaan kepada kordinator diatas panggung. Penilaian terhadap jawaban dari masing-masing kordinator kelurahan kemudian digabung dengan hasil penilaian di lapangan. Sehingga para nominasi dibuat berdebar-debar menantikan hasil penilaian dewan juri. Pertanyaan yang diajukan berhubungan dengan upaya peningkatan kualitas lingkungan di kawasan masing-masing.

Akhirnya untuk kelurahan Maju dimenangkan oleh Kelurahan Jambangan dan Kelurahan Berkembang dimenangkan oleh Kelurahan Kupang Krajan. Pemenang Kelurahan Maju mendapat hadiah trophy dan uang senilai Rp. 45.000.000. Setiap Kelurahan yang masuk dalam 10 besar Kelurahan Maju dan 10 besar Kelurahan berkembang mendapatkan hadiah trophy dan uang senilai Rp. 2.500.000. Penilaian Kelurahan terbaik tidak diberikan untuk juara 2 atau juara 3.

Yang perlu dicatat juga adalah bahwa penganugerahan Green Clean Award 2007 juga dihadiri oleh Wakil Walikota Balikpapan.

One thought on “Pemenang Surabaya Green Clean Award 2007

  1. bagaimana cara membentuk menjadi kelurahan maju atau berkembang? karena selama ini kami tidak pernah tau kriteria kelurahan maju atau berhasil. kami tunggu infonya. makasih

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s