Environmental Travel Warning

Beberapa negara tertentu pernah mengeluarkan “travel warning” yaitu himbauan kepada warganya untuk tidak mengunjungi suatu negara atau kawasan lain dengan alasan tertentu. Indonesia pernah mengalami travel warning oleh Amerika maupun Australia. Travel warning yang dikeluarkan itu dengan alasan keamanan (security). Bukan tidak mungkin suatu saat ada negara yang mengeluarkan travel warning dengan alasan lingkungan hidup (environment) dikaitkan dengan safety dan deseases.

Ketika “travel warning” atau tegasnya larangan terbang di Uni Eropa diberlakukan bagi maskapai penerbangan Indonesia. Dunia penerbangan Indonesia sontak kaget. Mengapa sampai begitu. Meski begitu, otoritas penerbangan Indonesia masih belum merasa ada kerugian yang signifikan dan langsung, karena saat ini faktanya tidak ada maskapai penerbangan Indonesia yang melayani rute Eropa. Tapi ketika Arab Saudi juga ikut mengeluarkan larangan terbang bagi maskapai penerbangan Indonesia, langsung saja banyak orang kebakaran jenggot, karena Garuda, national carrier, memang melayani rute Arab Saudi terutama untuk angkutan haji.

Travel warning bisa menjadi sesuatu yang sangat strategis, karena dewasa ini banyak negara yang mengandalkan sektor pariwisata , dengan transportasi sebagai salah satu pendukungnya. Dengan pemberlakuan travel warning, maka yang pertama menerima dampak adalah sektor transportasi dan pariwisata. Sektor transportasi udara yang sedang marak, akan mengalami pukulan berat dengan pemberlakuan travel warning.

Pemberlakuan travel warning yang terjadi selama ini umumnya disebabkan oleh alasan keamanan dan keselamatan. Ada juga kemungkinan alasan ekonomi karena persaingan bisnis yang semakin tajam. Travel warning yang dikenakan Saudi Arabia kepada maskapai penerbangan Indonesia ditengarai lebih pada unsur persaingan bisnis. Seorang teman yang pernah menggunakan maskapai penerbangan Saudi Arabia bahkan mengatakan bahwa kondisi maskapai penerbangan Saudi Arabia lebih buruk dari maskapai Garuda. Jadi kalau perusahaan penerbangan Indonesia dilarang terbang di Saudi bisa diduga karena persaingan antar perusahaan penerbangan.

Travel warning dengan alasan safety dan security sudah banyak dilakukan oleh negara-negara tertentu. Dengan meningkatnya perhatian dan kekhawatiran dunia akan pencemaran lingkungan hidup, bukan tidak mungkin suatu hari akan ada pemberlakuakn travel warning karena alasan lingkungan. Bagi negara-negara tertentu yang pengelolaan lingkungan hidupnya sudah sedemikian maju, ada kekhawatiran bahwa penyebaran pencemar terutama virus lingkungan bisa terjadi melalui orang yang sering bepergian kedaerah-daerah yang kondisi lingkungannya buruk. Keadaan ini sangat erat dengan penyebaran penyakit yang diakibatkan oleh lingkungan yang tidak terurus sehingga terjadi penyebaran penyakit secara langsung maupun tidak langsung. Ketika terjadi wabah SARS dan flu burung, beberapa negara tertentu sudah memberlakukan travel warning ke daerah-daerah endemi penyakit SARS dan flu burung. Sampai sekarangpun beberapa pelabuhan udara utama di Asia masih memasang alat pendeteksi flu bagi penumpang yang mendarat. Ada beberapa negara yang sudah menetapkan semacam standar operasi untuk orang yang baru saja bepergian keluar negeri agar senantiasa memperhatikan kondisi kesehatannya secara intensif dalam perioda tertentu.

Bagi kota dan daerah yang mengembangkan pariwisata, maka kondisi lingkungan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan. Wisatawan akan sangat memperhatikan kondisi sanitasi dan kesehatan lingkungan obyek yang menjadi tujuan wisata. Sekali kondisi sanitiasi dan lingkungan buruk, jangan harap wisatawan akan datang untuk kedua kalinya. Bahkan si wisatawan mungkin akan membawa kesan buruk yang bisa jadi penghambat kemajuan pariwisata. Sebagai kota jasa, maka image kota bersih dan sehat menjadi faktor penting yang diperhatikan. Jangan sampai suatu saat ada environmental travel warning yang dikampanyekan oleh para wisatawan.

Kondisi lingkungan hidup di beberapa negara memang masih sangat rentan terhadap penularan penyakit karena infrastruktur lingkungan yang tidak memadai. Indonesia merupakan negara yang kondisi infrastruktur lingkungan hidupnya masih rendah. Kota-kota besarpun bahkan banyak yang belum memiliki sistim sanitasi yang memadai. Surabaya misalnya, kota ini masih dalam tahap merencanakan suatu sistem air limbah perkotaan karena yang ada hingga saat ini masih berupa sistim setempat seperti septik tank. Dengan kondisi sanitasi yang demikian dan padatnya penduduk dan kegiatan manusia, maka tidak mengherankan kalau insiden penyakit menular masih cukup tinggi. Karena itu harus ada usaha yangsistematis dan konsisten untuk mewujudkan sistim sanitasi air limbah kota yang benar-benar mampu menjawab kebutuhan kota internasional.

Bila tidak, maka lambat laun, meski environmental travel warning mungkin tidak secara tegas diberlakukan, maka orang-orang yang akan datang ke kota-kota Indonesia akan semakin berkurang. Secara resmi pemberlakuan environmental travel warning memang memerlukan prasayarat tertentu, tetapi secara individu orang juga bisa memberlakukan personal travel warning.

Tanda-tanda kearah personal environmental travel warning bisa dilihat dari beberapa indikator. Salah satu indikator yang perlu dicermati adalah dari aspek asuransi. Bila premi asuransi bagi orang/turis yang datang ke suatu kota meningkat, maka itu merupakan tanda semakin tingginya resiko perjalanan ke kota itu. Bila kondisi security dan safety cukup baik maka tingginya premi asuransi bisa disebabkan oleh kondisi dan resiko environment dan kesehatan yang menjadi penyebab. Kalau kondisi seperti ini terjadi, sebenarnya sudah peringatan lampu merah bagi pengelolaan lingkungan di suatu kota.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s