Pak Berkat leaving…

Saya sering mengikuti kebaktian di GKI Jemursari Surabaya. Meski sudah beberapa tahun gereja ini belum juga medapatkan seorang Pendeta, setelah Pdt. Sardius Kuntjara pensiun, tetapi kehidupan jemaat dan gereja tetap dapat berlangsung dengan baik. Ditengah kondisi demikian, pengkhotbah sering berganti-ganti, dan salah satu yang sering berkhotbah adalah seorang yang terbilang muda dan enerjik. Tapi terhitung 21 Agustus 2007, pelayan muda ini “selesai” pelayannya di GKI Jemursari.

Sejak pertama saya mendengarkan khotbah pelayan muda ini, sebut saja namanya Pak Berkat, saya sangat tertarik mendengarkan khotbahnya. Uraiannya jelas, tutur katanya baik, dan semangatnya luar biasa. Dia lulusan sarjana teologia, dan sudah menyelesaikan S-2. Saya merasa khotbah-khotbahnya sangat menguatkan iman dan relevan dengan kondisi masyarakat sekarang. Dia juga sangat tegas dalam menjelaskan hal keimananan. Pendek kata saya betul-betul menikmati khotbahnya. Bahkan saya merasa dia akan menjadi pelayan dan pengkhotbah hebat kelak. Secara pribadi saya tidak mengenal Pak Berkat. Saya mengenalnya hanya karena dia sering sebagai pengkhotbah sewaktu kebaktian.

Anak saya juga yang ikut di kebaktian remaja sangat senang mendengar khotbahnya. Dia juga melayani pemuda dan remaja. Menurut anak saya, Pak Berkat melayani dengan baik para remaja-remaja itu dan sering memberikan ilustrasi yang menarik ketika berkhotbah.

Tiga minggu lalu yaitahu 12-08-2007, Pak Berkat melayani kebaktian sebagai pengkhotbah. Dalam khotbahnya yang sangat bersemangat, ia menjelaskan bahwa selama 6 bulan terakhir dia sedang bergumul tentang nama Yesus dan nama Allah. Menurut Pak Berkat, bahwa didalam bahasa Ibrani, Yesus itu disebut dan ditulis dengan YESUA, dan Allah itu ditulis sebagai YAHWEH. Kalau itu nama yang sesungguhnya dari Yesus dan nama yang dipanggil pada Allah, mengapa kita masih menggunakan Yesus dan Allah.

Pak Berkat menjelaskan analogi nama orang. Kalau seseorang yang lahir di Indonesia, dan orang tuanya memberi nama NAGA, tentu di dokumen atau paspornya akan dituliskan NAGA. Meskipun ia pergi ke Amerika, namanya tetap NAGA, tidak berubah menjadi DRAGON. Tidak menyesuaikan dengan bahasa dimana dia berada. NAGA ya tetap NAGA, bukan DRAGON atau yang lain.

Menurut Pak Berkat, begitu juga Yesus, yang di Ibrani dahulu dinamai YESUA, maka tidak boleh dirubah. Karena itulah Pak Berkat bergumul selama 6 bulan tentang hal itu dan ia sampai pada kesimpulan bahwa Pak Berkat akan menggunakan nama YESUA dan YAHWEH untuk seterusnya. Pak Berkat bahkan menjelaskan bahwa selama kurang lebih dua tahun ia juga menentang penggunaan nama YESUA dan YAHWEH. Tapi kemudian Pak Berkat menyimpulkan bahwa yang benar adalah YESUA bukan YESUS dan penyebutan yang benar adalah YAHWEH bukan ALLAH. Tentu saja pada khotbah itu tidak ada yang memberikan pendapat, karena khotbah pada kebaktian memang satu arah. Saya pun tidak merasa punya kompetensi untuk menanggapi hal itu.

Tapi kemudian pada kebaktian 19 Agustus 2007 di GKI Jemur Sari, yang melayani adalah Pendeta Yakub Susabda PhD. Pendeta Yakub yang sudah menjadi pendeta puluhan tahun menjelaskan tentang nama Yesus, dalam khotbahnya ia seolah membantah khotbah Pak Berkat minggu sebelumnya. Meski Pak Yakub tidak pernah sekalipun menyebut nama Pak Berkat dan tidak sekalipun menyebut khotbah minggu sebelumnya. Tapi pesan khotbah Pak Yakub Susabda sangat jelas, bahwa nama Allah tidak perlu dipermasalahkan, apalagi kalau harus dirubah menjadi Yahweh.

Pada kebaktian Minggu 26 Agustus 2007, melalui pengumuman di gereja, disebutkan bahwa terhitung sejak 21 Agustus 2007, atas kesepakatan Majelis Gereja dan Pak Berkat, pelayanan Pak Berkat di GKI Jemur Sari telah selesai. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab selesainya pelayanan Pak Berkat. Sebagai simpatisan GKI Jemur Sari, saya menyayangkan selesainya pelayanan itu. Apakah ada hubungannya dengan khotbahnya pada 12 Agustu, saya tidak tau.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s