Sekilas Dalian

Kota Dalian terletak dibagian Timur Laut Cina, kota yang cukup besar dengan penduduk sekitar 6 juta jiwa. Kota ini termasuk kota yang sangat cepat perkembangannya sebagaimaimana kota-kota di pantai Timur Cina setelah kebijakan ekonomi terbuka Cina. Terletak di tepi pantai dengan perbukitan dibagian belakang, Dalian menjadi kota yang sesungguhnya sangat ideal untuk dikembangkan. Pelabuhan laut Dalian termasuk pelabuhan sibuk, hal ini terlihat dari volume cargo yang ditangani sudah cukup besar mencapai hampir 10 juta TEU per tahun. (bandingkan dengan Surabaya yang hanya 1,7 juta TEU pertahun).

Pelabuhan udara Dalian terhubung hampir dengan semua kota besar Cina dan ke beberapa kota di Korea dan Jepang. Kota ini juga sudah dilengkapi dengan light rail transit (LRT) yang menghubungkan pusat kota dengan bagian selatan. LRT melintas bagian paling rama kota. Dengan harga karcis yang sangat murah untuk jarak tempuh jauh-dekat sebesar 1 Yuan (setara 1200 rupiah). LRT pasti disubsidi oleh pemerintah dengan cukup besar.  Tetapi dengan tarif demikian, maka cakupan pelayanan menjadi lebih luas, karena itu penumpangnya cukup banyak.

Angkutan kota didukung oleh bis kota yang cukup baik. Bis kota sangat bersih, dan diawaki oleh satu orang pengemudi tanpa kondektur. Pembayaran tiket bis kota dilakukan dengan menggunakan “ticket box”, dimana panumpang memasukkan uang kedalam kotak didepan pengemudi, dan tidak disediakan uang kambalian. Selai itu bus kota juga dilengkapi dengan alat pembayaran dengan “smart card”, sehingga penumpang tidak perlu membayar dengan uang tunai, tapi cukup dengan menempelkan “smart card” ke alat pembaca yang sudah tersedia. Tentu saja smart card sudah harus dibeli terlebih dahulu. LRT juga dilengkapi dengan sistem tiketing yang modern demikian. Sistem tiketing seperti itu untuk angkutan kota memberikan efisiensi yang cukup baik bagi pengelola angkutan kota.

Selama tiga hari saya berada di Dalian, saya tidak pernah melihat adanya sepeda motor. Ternyata, berdasarkan aturan (undang-undang/peraturan kota ?) sepeda motor dengan kapasitas mesin lebih besar dari 50 cc dilarang beroperasi di Dalian. Hal ini merupakan kebijakan yang sangat luar biasa, mengingat Cina termasuk produsen sepeda motor yang cukup besar. Larangan penggunaan sepeda motor di Dalian, saya pikir adalah berdasarkan alasan keselamatan dan perlindungan kualitas udara. Secara statistik, kecelakaan sepeda motor memang sangat tinggi, selain itu emisi gas buang sepeda motor juga sangat mencemari udara. Selama di Dalian, saya tidak sempat mempelajari kapan larangan itu dibuat dan bagaimana proses pelaksanaannya. Tapi saya kira larangan itu dibuat setelah sepeda motor sempat beroperasi di Dalian. Artinya larangan dibuat bukan sebelum adanya produksi sepeda motor, atau sebelum ada pemakaian sepeda motor di Dalian. Maka kebijakan larangan itu adalah suatu yang patut dipertimbangkan untuk diberlakukan di Indonesia. Karena itu bagimana larangan itu diterapkan, perlu dipelajari secara seksama.

Secara fisik, Dalian adalah kota metropolitan yang sudah maju, dimana-mana terdapat gedung pencakar langit yang cukup tinggi. Jalan-jalan cukup lebar membelah kota dengan lalu lintas yang cukup ramai.  Publik space disediakan cukup luas dalam bentuk pedestrian dan taman-taman kota yang ditata apik. Kawasan Xinghai Park misalnya yang berada di tepi pantai berbukit, dikelilingi pusat perkantoran dan hotel, dilengkapi dengn dan plaza yang cukup luas, menghadap langsung ke laut. Plaza dengan taman dan dilengkapi patung merupakan tempat yang ideal bagi pejalan kaki dan jogging dan bersepeda. Terdapat persewaan sepeda baik pengemudi tunggal mapun sepeda pengemudi tandem. Xinghai Park yang berada di Dalian, sebagai tempat rekreasi dilengkapi fasilitas yang beraneka bagi pengunjung.

Hal lain yang sempat saya perhatikan di Dalian adalah, sistem jaringan listrik. Saya tidak melihat jaringan udara tegangan rendah di Dalian. Jadi jaringan distribusi listrik ke bangunan-bangunan sudah berada dibawah tanah. Sehingga tidak terlihat kabel malang melintang di sepanjang kota. Hal ini menjadikan kota terlihat semakin cantik. Tetapi tentu saja jaringan listrik bawah tanah jauh lebih mahal dari jaringan listrik diatas tanah. Fakta ini menunjukkan bahwa Dalian sudah merupakan kota modern yang maju dan kaya. Mengingat Dalian bukan kota baru, saya kira dimasa lalu Dalian mempunyai jaringan distribusi listrik diatas tanah. Kalau kondisinya seperti itu, berarti kota Dalian melakukan perubahan besar-besaran terhadap sistim jaringan listriknya. Bongkar pasang jaringan utilitas kota berpenduduk 6 juta, adalah suatu pekerjaan yang luar biasa besar. Kota Dalian memang hebat.

3 thoughts on “Sekilas Dalian

  1. Halo Pak, salam kenal.
    Saya berencana ke Dalian awal September ini, apa Bapak tahu terkait Penerbangan terbaik dari Jakarta, karena pastinya perlu transit dulu kan? Lalu pengalaman Bapak lainnya yang bisa diinformasikan lagi untuk Saya jaga-jaga🙂 Salam.

    Like

    • Salam kenal kembali Christian Natalie,
      Saya ke Dalian di tahun 2007, itu sudah 8 tahun lalu. Saya ke sana dengan CX yang tentu transit di Hong Kong dan kemudian Shanghai. Dari Shanghai pakai China Eastern Airline. Sekarang mungkin lebih banyak pilihan airline ke sana. Coba saja browsing, semoga dapat yang diinginkan.

      Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s