Mengapa Al Gore mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian

Saya tidak tau persis mengapa Komite Hadiah Nobel memberikan Nobel Perdamaian kepada “former US Vice President” Al Gore. Tentulah ada sejumlah alasan dan pertimbangan yang serius mengapa keputusan itu diambil. Setelah membaca buku Al Gore yang berjudul Earth in the Balance, saya sedikit mengerti kenapa Al Gore mendapat hadiah yang sangat prestisius itu.

Albert Arnold Gore Jr (Al Gore), adalah Wakil Presiden Amerika Serikat ke 45. Ia menjabat semasa pemerintahan Bill Clinton dari tahun 1993 – 2001. Sebagaimana biasanya di Amerika, Wakil Presiden yang menjabat ditantang oleh partai lainnya dalam pemilihan presiden berikutnya. Karena itulah Al Gore dari Partai Demokrat berhadapan dengan George W Bush Jr dari Partai Republik. Secara popular vote Al Gore menang dalam pemilihan itu, tapi kemudian Mahkamah Agung Amerika menetapkan Bush sebagai pemenang setelah diadakan penghitungan ulang di negara bagian Florida. Inilah kontroversi terbesar dalam sejarah pemilihan Presiden Amerika. Kalau saja keputusan Mahkamah Agung Amerika memihak kepada Gore, mungkin kebijakan Amerika dalam perlindungan iklim akan berbeda dari keadaan sekarang ini.

Pemilihan AL Gore dan IPCC sebagai pemenang Hadiah Nobel bidang perdamaian setidaknya ada dua alasan. Yang pertama adalah bahwa pemanasan global dinilai sebagai potensi konflik yang mengganggu perdamaian dunia. Bencana lingkungan akibat pemanasan global diperkirakan bisa menenggelamkan beberapa negara dengan pulau-pulau kecil di kawasan Pacifik hingga hilang tak berbekas. Hal itu bisa terjadi akibat es kutub yang mencair akibat pemanasan global dan juga badai yang menghancurkan pantai-pantai di kawasan Pacifik. Hilangnya suatu negara karena bencana lingkungan tentulah merupakan masalah yang tidak sepele. Ini bisa menjadi potensi konflik antar negara. Karena itu harus ada upaya yang sistematis untuk menurunkan pemanasan global yang diakibatkan oleh emisi gas rumah kaca.

Alasan kedua adalah bahwa Al Gore dan IPCC mempunyai prestasi yang luar biasa. Tidak bisa dipungkiri bahwa Al Gore adalah tokoh yang secara terus menerus selama beberapa tahun giat mengkampanyekan upaya perlindungan iklim. Setelah tidak menjabat sebagai wakil presiden, Al Gore lebih giat lagi dalam kampanye perlindungan iklim. Ia menjadi tokoh dibalik serangkaian kegiatan yang berskala global. Konser musik Live Earth yang dilaksanakan diberbagai negara adalah salah satu contoh kegiatan yang diprakarsai oleh Al Gore. Kegiatannya yang sedemikian itu menjadikan Al Gore menjadi salah seorang yang sering diminta berbicara di forum internasional mengenai pemanasan global. Konon honornya sebagai pembicara mencapai US$ 100,000 (hampir 900 juta rupiah, luar biasa!!).

Pada buku Earth in the Balance (saya belum baca bukunya An Inconvenient Truth) Al Gore menuangkan pemikirannya sedemikian rupa membahas dari a sampai z berbagai upaya penyelamatan bumi. Ia menulis masalah-masalah fundamental yang selayaknya menjadi referensi bagi banyak orang terutama para pengambil keputusan untuk secara sungguh-sungguh dan sistematis melakukan penurunan emisi gas rumah kaca. Sejak lama Gore telah melakukan upaya-upaya untuk mempromosikan kegiatan perlindungan iklim. Berbagai kegiatan disponsorinya untuk mendukung upaya itu. Buku Earth in Balance menjelaskan landasan pemikiran mengapa ia begitu getol berjuang untuk perlindungan iklim. Ia juga melontarkan gagasan-gagasan yang seharusnya dilakukan oleh banyak negara untuk secara bersama-sama melindungi bumi.

Sayangnya, dengan segala upaya yang dilakukan Al Gore sepanjang karirnya hingga sekarang, Pemerintah Amerika (terutama Senat) belum mau meratifikasi Protocol Kyoto. Sebagai penghasil emisi gas rumah kaca terbesar, Pemerintah Amerika tidak mau melakukan upaya perlindungan iklim dibawah skenario mekanisme Kyoto Protocol. Alasan utama Amerika adalah alasan ekonomi. Senat Amerika tidak ingin beban mengurangi emisi gas rumah kaca ditimpakan kepada pengusaha-pengusaha (industri) Amerika. Konon Al Gore menandatangani Protocol Kyoto, tapi Protocol itu tidak pernah dikirimkan ke Senat Amerika oleh Pemerintahan Clinton.

Ditengah upayanya yang gigih untuk melestarikan bumi dan mengurangi pemakaian energi, Al Gore dikritik tentang rumahnya yang sangat besar (mansion) di Nashville dengan konsumsi listrik hampir 20 kali lipat dari kebanyakan rumah orang Amerika. Pendukung Al Gore mengatakan bahwa sebagian besar listrik di rumah Al Gore didapat dari solar cell, dan sudah dilakukan upaya-upaya penghematan penggunaan listrik.

Hadiah Nobel sudah didapat, tentu usaha perlindunganiklim harus semakin digiatkan. Dilingkungan Partai Demokrat, konon ada berbagai pihak yang menginginkan Al Gore untuk maju lagi dalam pemilihan presiden 2008. Tapi ia sudah pernah membuat pernyataan kalau ia tidak ingin lagi mencalonkan diri dalam pemilihan presiden.

Informasi lengkap tentang Al Gore ada di Wikipedia. Dengan prestasi seperti itu, Al Gore rasanya pantas mendapat penghargaan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s