COP13 UNFCCC Bali: Amerika tetap tidak ratifikasi Kyoto Protocol

Hari pertama pelaksanaan (Conference of Parties) COP 13 UNFCCC yang dimulai 3 Desember 2007, ditandai dengan pernyataan bahwa Australia menyatakan akan segera meratifikasi Kyoto Protocol.  Hal itu dinyatakan oleh Perdana Menteri baru Australia Kevin Rudd. Sementara itu Amerika tetap bersikukuh tidak mau meratifikasi Kyoto Protocol meski negara itu merupakan negara dengan emisi terbesar. 

Keputusan Australia menandatangani Kyoto Protocol (KP) dibuat oleh PM Rudd setelah selama pemerintahan John Howard yang berkuasa lebih kurang 11 tahun Australia tidak mau meratifikasi KP. PM Rudd bahkan mengangkat sekaligus 2 orang setingkat menteri untuk mengurus Lingkungan Hidup. Hal ini tentu merupakan loncatan baru bagi Australia untuk ikut dalam upaya perlindungan iklim.

Dilain pihak Amerika tetap pada kebijakannya untuk tidak meratifikasi KP. Apakah Amerika menunggu hasil Pemilu Presiden yang akan datang untuk merubah kebijakan. Kalau saja dalam Pemilu Presiden Amerika dimenangkan oleh Partai Demokrat (apakah itu Obama atau Clinton), ada kemungkinan Amerika akan berubah, meskipun tidak ada jaminan. Kalau Partai Republik yang menang, kelihatannya kebijakan Amerika lebih condong tak berubah soal Kyoto Protocol. Sesungguhnya kebijakan Amerika “ditentukan” oleh lobby kalangan industri Amerika yang tidak mau dibebani akibat dari kewajiban pengurangan emisi. USEPA (Environmental Protection Agency) kelihatannya sangat dipengaruhi oleh kalangan industriawan Amerika sehingga kebijakan Pemerintah Amerika yang dikomandoi oleh USEPA tidak akan berubah.

Sulit mengharapkan ada perubahan yang signifikan dalam kebijakan Pemerintah Amerika pada bidang lingkungan hidup. Sistim politik Amerika kelihatannya tidak mendukung adanya “pressure” yang kuat kepada USEPA untuk merubah “pandangannya” tentang upaya perlindungan iklim. Siapapun nanti Presiden Amerika yang baru setelah Bush kebijakan lingkungan hidup ditentukan oleh USEPA yang notbene sudah “dipegang” oleh industriawan Amerika.

Karena itu perlu tekanan yang kuat dari dunia internasional agar Amerika meratifikasi Kyoto Protocol. Kesendirian Amerika yang berada diluar skema KP perlu didesign sedemikian rupa, sehingga Amerika benar-benar terkucil. Tapi ini tidak mudah, dengan kapasitas yang dimilikinya Amerika akan berupaya sekuat tenaga untuk  mempertahankan kebijakannya. Meski begitu, dunia internasional perlu bahu-membahu untuk menekan Amerika. Kalau dunia internasional sepakat, suatu saat Amerika harus dibuat tunduk pada kekuatan internasional. Ini tugas yang berat.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s