Peluang menjadi Pejabat Pemerintah bagi orang yang menyukai tantangan

Babak baru mencari pejabat Pemerintah dimulai. Bagi anda yang yang menyukai tantangan menjadi pejabat Pemerintah, Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Irwandi Yusuf menawarkan kesempatan untuk menjadi pejabat penting di Aceh. Posisi yang ditawarkan tidak tanggung-tanggung, ada 3 jabatan Asisten Sekda, 17 Kepala Dinas, 15 Kepala Badan dan 7 Kepala Biro. Posisi ini ditawarkan bagi pelamar dari seluruh Indonesia. Nah siapa yang selama ini mendambakan jadi pejabat, inilah kesempatan terbuka.

Gubernur Irwandi Yusuf nampaknya tidak mau main-main, pencarian pejabat pemerintah untuk Propinsi Naggroe Aceh Darussalam ini dilakukan melalui iklan satu halaman penuh di majalah Tempo edisi 17-23 Desember 2007. Rasanya inilah pencarian pejabat Pemerintah melalui melalui iklan di media massa yang pertama di Indonesia. Selama ini yang diiklankan adalah untuk calon pegawai negeri, yang memulai karir dari tahap paling awal. Tapi Gubernur Aceh melakukan terobosan baru untuk mendapatkan pejabat. Dalam iklannya, disebutkan bahwa posisi ini adalah bagi mereka yang menyukai tantangan. Bagi yang berminat, pendaftaran ditutup tgl 3 Januari 2008 dan hasil seleksi administrasi tgl 17 Januari 2007. Informasi selengkapnya ada di www.nad.go.id.

Bagi saya ada beberapa hal yang menarik untuk dicermati dari proses ini. Pertama, iklan itu tidak memberikan informasi tentang sistim imbalan yang ditawarkan. Terobosan rekrutmen pejabat ini semestinya diikuti dengan terobosan pada sistim imbalan bagi pejabat pegawai negeri. Sudah sering diungkapkan kalau sistim remunerasi pegawai negeri menjadi salah satu penyebab korupsi pejabat. Karena itu dengan rekrutmen terbuka yang ditawarkan, mestinya sistim remunerasinya juga diperbaharui sehingga penyakit lama PNS bisa dikikis habis. Dengan undang-undang otonomi khusus yang dimiliki NAD, mestinya sistim remunerasi dan penggajian PNS di NAD bisa direformasi dan diperbaiki. Gubernur Irwandi Yusuf mungkin sudah memikirkan hal ini. Sejauh mana perbaikan di pemerintahan NAD ini akan belangsung menjadi suatu yang menarik untuk dicermati sampai beberapa tahun mendatang.

Kedua, posisi yang ditawarkan melalui iklan media cetak itu mungkin hampir seluruh jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Propinsi NAD. Posisi ini bukan struktur baru, bukan jabatan baru. Artinya sudah ada orang-orang yang menempati posisi itu sebelumnya. Lalu dikemanakan ke 42 pejabat yang sebelumnya menjabat. Apakah mereka semua akan di non-jobkan?, atau ada posisi lain yang diberikan. 42 orang pejabat setingkat eselon-II mengalami nonjob bukanlah jumlah yang sedikit. Mereka adalah pejabat yang sudah meniti karir selama belasan tahun lebih bahkan mungkin lebih dari 25 tahun, dan tiba-tiba tidak mempunyai jabatan. Apalagi kalau diantara mereka masih ada yang berada pada usia yang sangat produktif. Bukan tidak mungkin “post power sindrome” akan menghantui mereka. Gubernur selayaknya menyiapkan “kompensasi” yang memadai bagi pejabat yang dipinggirkan.

Ketiga, bila mekanisme pencarian pejabat ini akan dilaksanakan secara jangka panjang, maka itu berarti karir paling tinggi bagi PNS di NAD adalah Kepala SubDinas, yaitu eselon-III. Secara teoritis, jabatan eselon-III bisa dicapai oleh seorang PNS dalam waktu 15-18 tahun. Bila seorang PNS mulai bekerja dari pangkat III/A dari umur 20-23 Tahun, maka karirnya akan mentok pada umur 35- 41 tahun, suatu usia yang sangat potensial dan produktif. Lalu kemana mereka setelah mencapai posisi ini. Inilah yang harus dikaji secara mendalam oleh Pemerintah NAD agar sistim pembinaan karir PNS di NAD bisa berlangsung dengan baik. Tanpa pengembangan sistim kelembagaan yang mempertimbangkan kondisi ini, maka sistim rekrutmen yang dilakukan Gubernur Irwandi Yusuf akan menjadi masalah besar dalam beberapa tahun mendatang.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s