Sekali lagi, gonjang-ganjing susu formula tercemar bakteri.

Gonjang ganjing susu formula yang tercemar bakteri belum juga mereda. Sejumlah massmedia melaporkan bahwa akibat ketakutan menggunakan susu formula, dibeberapa daerah, bayi diberi minum air tajin. Hebohnya konon susu formula yang tercemar hanyalah susu formula buatan lokal, sementara susu formula impor tidak ada beritanya. Mencermati kondisi yang demikian, saya menduga, jangan-jangan ada yang bermain-main dalam kesempatan ini untuk mendiskreditkan susu formula lokal.

Sudah menjadi rahasia umum, kalau bisnis susu formula merupakan bisnis raksasa. Siapa yang bisa menguasai bisnis ini dipastikan akan mengeruk untung besar. Karena itu persaingan dalam bisnis susu formula sangat ketat. Berbagai upaya secara terang-terangan atau terselubung dilakukan oleh para produsen untuk mengalahkan saingannya bahkan untuk mempengaruhi ibu-ibu agar semakin banyak menggantungkan diri pada susu formula.

Salah satu kampanye yang dilakukan produsen susu adalah bagaimana pentingnya menjaga penampilan fisik para ibu muda. Secara tidak langsung ditekankan seolah-olah bila menyusui bayi, maka penampilan ibu muda akan menurun. Kampanye lain yang cukup efektif adalah dengan mempublikasikan hasil penelitian yang memojokkan produk tertentu dan mengekspos kebaikan produk susu formula lainnya.

Dalam kaitan itulah, gonjang ganjing hasil penelitian IPB tentang susu formula tercemar bakteri perlu dicermati lebih jauh. Apakah itu merupakan strategi perang bisnis yang disadari atau tidak disadari oleh IPB. Saya masih punya keyakinan kalau IPB tidak akan mau melibatkan diri dalam perang bisnis susu formula. Yang paling mungkin adalah bahwa IPB dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Disisi lain, gonjang-ganjing itu hendaknya dimanfaatkan untuk meningkatkan pemakaian ASI. Katimbang memberikan air tajin kepada bayi, akan jauh lebih baik memberikan air susu ibu. Sehingga gonjang-ganjing itu dimanfaatkan untuk menggalakkan pemberian susu ibu kepada bayi. Semua sudah tau, bahwa susu ibu jauh lebih baik dari susu formula, kenapa mesti heboh karena susu formula tercemar.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s