Antara harapan dan target bagi Lewis Hamilton

Musim kompetisi balap mobil paling bergengsi,F1, akan segera dimulai akhir minggu ini, 16 Maret di Melbourne. Pertarungan antara McLaren dan Ferrari sudah sangat jelas ditunggu-tunggu. Jagoan dari masing-masing, Lewis Hamilton dan Kimi Raikkonen, sudah menyiapkan diri. Hamilton, yang hampir jadi juara dunia tahun lalu, nampaknya sudah tidak sabar menunggu race pertama di sirkuit Albert Park.

Ketika Hamilton ditanya, apa harapannya pada perlombaan di Melbourne nanti, dia mengatakan, kalau dia tidak mempunyai harapan, tapi dia memusatkan perhatian pada target.

I generally don’t ever demand or have expectations of myself or anyone else, I am more focused on targets. Obviously the targets for the team and for myself are to win as many races as possible, improve on my performance from last year, finish all the races and for the team it is to win the constructors’ championship as well...”

Kalau diperhatikan ucapan Hamilton, agaknya menjadi rancu apa bedanya antara target dan harapan. Dia bilang dia tidak punya harapan, tapi dia menentukan target ingin menang. Sengaja saya kutip penuh ucapan Hamilton diatas, yang dimuat di situs F1.

Mungkin begitulah cara Hamilton menjawab pertanyaan, pokoknya menang, menang dan menang. Tidak peduli apa itu harapan, atau target, atau sasaran. Itu kan cuma cara untuk mengungkapkan. Yang penting ia menang di sirkuit.

Balapan F1 memang menjadi semakin menarik tahun ini. Tahun 2007 lalu, Lewis Hamilton nyaris membuat rekor luar biasa. Setelah tampil gemilang di awal-awal perlombaan, dia kurang hati-hati di race-race akhir, dan yang paling tragis,  dia tidak bisa finis di Interlagos Brazil. Kalau saja waktu itu Hamilton tidak lengah, rasanya dia yang akan jadi juara dunia 2007. Sebagai pemula di F1, kesalahan seperti itu sebenarnya sangatlah wajar. Karena itulah tahun 2008 ini menjadi sangat menarik untuk diikuti.

Saya yakin Lewis Hamilton, masih akan membuat sejarah di tahun 2008 ini. Kita tunggu saja dari sirkuit ke sirkuit. Saya menjagokan Hamilton.

2 thoughts on “Antara harapan dan target bagi Lewis Hamilton

  1. 😀 si kimi aja bang. jago kali dia. lewis itu nasib aja di 2007 kemaren.. hehehe

    Ferrari numero uno la bang…apalagi bang kimi…aduh..mantap lah pokoknya…gak rugi la abang nanti. ntar kalo kimi dah pensiun pun, dia bakal kerepotan sama anak si piquet itu… hehehehe

    namanya juga fans😀

    Like

  2. Waktu di Interlagos, Lewis telat masuk pitstop, jadi mobilnya tidak kuat lagi menyelesaikan satu lap, sampai ban dan mesin kedodoran.

    Dia terlalu bernapsu untuk juara, namanya juga orang muda. Semangat mau menang mengalahkan pertimbangan teknis. Kalau dia rileks, sudah jadi rokki pertama yang juara dunia dia.

    Wah ini soal fans, aku tetap jagoin Hamilton lah jadi juara dunia 2008 he..he…

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s