Mengukur komitmen Calon Kepala Daerah terhadap lingkungan

Menurut ketentuan undang-undang, seorang calon kepala daerah (gubernur, bupati atau walikota) harus menyampaikan visi dan misinya pada sidang paripurna DPRD. Bila calon kepala daerah terpilih, Visi dan misi itu, nantinya akan menjadi bahan acuan untuk menyusun RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) selama masa jabatan kepala daerah. Karena itu visi dan misi seorang calon kepala daerah sangat penting. Masyarakat bisa menilai apakah visi dan misi calon kepala daerah memberikan perhatian kepada upaya pelestarian lingkungan.

Visi dan misi calon kepala daerah biasanya berupa janji-janji calon kepala daerah kepada masyarakat ketika masa kampanye. Meski demikian, visi dan misi itu haruslah suatu yang dapat dilaksanakan, karena itu masyarakat akan menagih janji bila nantinya sang calon terpilih. Mengingat visi dan misi disampaikan pada masa kampanye, biasanya calon akan memilih topik dan bidang yang populis, yaitu bidang-bidang yang sedang menjadi perhatian masyarakat banyak. Dengan memfokuskan pada bidang yang menjadi perhatian masyarakat banyak, diharapkan bisa menjadi modal untuk mendulang suara pada saat pencoblosan.

Masalahnya adalah, meski pelestarian lingkungan sudah merupakan isu yang sangat penting dengan seringnya terjadi musibah banjir, tanah longsor, pencemaran, dan angin puting beliung, belum ada jaminan bahwa isu lingkungan akan menjadi bagian dari visi dan misi seorang calon kepala daerah. Karenanya isu lingkungan hidup harus dikemas menjadi isu yang punya nilai jual tinggi sewaktu kampanye. Untuk itu tim kampanye calon kepala daerah harus dibekali dengan kemampuan dan pengetahuan mengenai lingkungan hidup. Agenda Biokrasi harus menjadi bagian penting dari isu kampanye calon kepala daerah.

Pihak-pihak yang peduli lingkungan hidup harus dapat memberikan masukan kepada tim kampanye calon kepala daerah. Disisi lain, masyarakat harus diberdayakan dengan pemahaman, bahwa mereka harus menuntut komitmen dari calon kepala daerah bagi perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup. Dengan begitu, ada harapan bahwa isu lingkungan hidup akan menjadi bagian dari visi dan misi calon kepala daerah. Sekali lingkungan hidup menjadi bagian dari visi dan misi, masyarakat boleh berharap pada upaya perbaikan dan pelestarian lingkungan akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

Visi dan misi kepala daerah terpilih, akan menjadi bahan utama dari RPJMD yang merupakan program pembangunan yang harus dilaksanakan oleh seorang kepala daerah. Isu lingkungan hidup yang menjadi bagian dari visi misi, akan dijabarkan menjadi strategi dan program pembangunan. Menurut ketentuan undang-undang, RPJMD harus mempunyai indikator keberhasilan untuk mengukur apakah seorang kepala daerah dapat menyelesaikan tugasnya atau tidak. Indikator keberhasilan bidang lingkungan hidup harus disusun dan disepakati oleh kepala daerah terpilih dan DPRD. Dengan begitu, masyarakat akan dapat menilai apakah kepala daerah berhasil atau tidak mengemban janji-janjinya sewaktu kampanye.

Untuk Jawa Timur, Pilkada Gubernur akan dilaksanakan juli 2008 nanti, saatnya sekarang menuntut dari calon gubernur untuk menjadikan isu perbaikan lingkungan hidup menjadi bagian visi dan misinya. Terlalu banyak bencana lingkungan yang terjadi di Jawa Timur, karena itu calon Gubernur dituntut harus memberikan prioritas tinggi pada lingkungan hidup.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s