Lingkungan hidup, nol koma nol di Pilgub jatim

Pilkada Jatim sudah makin “panas”. Meski belum semua calon resmi mendaftar dan mendeklarasikan diri. Sejak awal proses pilkada, yang paling ramai adalah siapa calon yang akan diusung oleh partai politik. Hingga awal April ini setidaknya pasangan calon yang semula 4, nampaknya akan bertambah menjadi 6 pasangan. Semua tentu akan tergantung hasil verifikasi KPU, pasangan mana yang akan sampai pada tahapan kampanye.

Dari keenam pasangan yang maju, sejauh ini tidak ada satupun yang sudah menyusun program yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Hanya ada satu pasangan yang sudah pernah memuat iklan di koran tentang isu yang akan mereka tawarkan kepada pemilih Jatim. Di iklan itu, sedikitpun tidak menyinggung isu lingkungan hidup. Padahal permasalahan lingkungan hidup di Jatim sangat besar dan memerlukan penyelesaian segera.

Pasangan lain, lebih parah lagi, jangankan menyusun program, sebagian malah masih sibuk mencari “dukungan” dari partai politik sebagai tiket maju Pilkada. Yang lebih konyol, ada salah satu calon Gubernur Jatim yang diisukan telah “setor” ke DPP partai untuk mendapatkan “restu”. (Tentu saja saat ini calon itu membantah, entah nanti kalau ternyata kalah, apakah dia masih tetap membantah atau tidak). Jadi kesimpulannya, para calon Gubernur dalam Pilkada Jatim ini masih nol besar dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Sebagian calon hanya blusukan ke daerah-daerah untuk tebar pesona, tapi tidak menawarkan program.

Cara-cara kampanye yang tebar pesona, sebenarnya hanyalah “pembodohan” rakyat. Para kandidat semestinya datang membawa program, menawarkan solusi bagi permasalah yang ada.  Bukan hanya sekedar tebar pesona dan memberi janji gombal yang tidak bisa dilaksanakan. Tidak ada kandidat yang mampu menyusun program yang bisa diukur. Padahal itulah yang menjadi pertimbangan pemilih, apakah kandidat nantinya berhasil atau tidak menjalankan tugas sebagai Gubernur.

Rasanya tidak salah membandingkan persiapan calon gubernur dalam Pilkada, dengan persiapan Pemilihan Presiden Amerika, dari segi format isu yang diusung oleh para kandidat. Para calon presiden Amerika menyiapkan isu yang ditawarkan kepada masyarakat. Apa yang dianggap menjadi persoalan masyarakat, diangkat oleh kandidat, dan kemudian ditawarkan solusinya bagi rakyat. Tengoklah Barack Obama. com menyampaikan isu kepada rakyat Amerika. Begitu juga Hillary Clinton.com yang menyiapkan program peningkatan kesejahteraan rakyatnya. Meskipun program yang disusun itu bukan jaminan akan keberhasilan kepemimpinannya kelak.

Saya pikir para kandidat kepala daerah perlu belajar dari CARA kandidat presiden Amerika, dalam menyusun isu kampanye yang ditawarkan kepada rakyat. Dengan begitu rakyat akan lebih mudah menilai, siapa yang lebih pantas dipilih menjadi kepala daerah.

One thought on “Lingkungan hidup, nol koma nol di Pilgub jatim

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s