Perda Pengendalian Pencemaran Udara disahkan

Melalui rapat paripurna DPRD Kota Surabaya hari Senin 2 Juni 2008, Rancangan Peraturan Daerah Pengendalian Pencemaran Udara disahkan menjadi Peraturan Daerah. Peraturan Daerah itu memuat 9 Bab dan 27 pasal. Meski masih belum sempurna, setidaknya dengan disahkannya Perda itu, ada landasan hukum pengendalian pencemaran udara di Surabaya.

Perda Pengendalian Pencemaran Udara kota Surabaya sebelum disahkan, melalui proses panjang selama beberapa tahun. Berbagai masukan dan proses pembahasan di tingkat kota dilakukan sebelum diproses di DPRD. Pada awalnya ada keinginan untuk menyusun Perda yang spesifik untuk Surabaya dengan permasalahan kota yang cukup kompleks. Untuk itu diharapkan ada Baku mutu (standar kualitas) udara yang spesifik untuk Surabaya yang ditetapkan dalam Perda. Dengan demikian intrumen pengendalian pencemaran udara dapat disusun dengan baku mutu yang spesifik tersebut.

Tetapi, ketentuan perundang-undangan dalam Peraturan Pemerintah no 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, menetapkan bahwa, yang berwenang menetapkan baku mutu kualitas udara adalah Menteri KLH dan ditingkat daerah adalah Gubernur. Menurut ketentuan itu, Walikota dan Bupati tidak mempunyai kewenangan menetapkan baku mutu kualitas udara. Artinya untuk Surabaya, maka baku mutu yang diberlakukan adalah baku mutu Nasional yang ditetapkan oleh Menteri KLH, karena Gubernur Jawa Timur sampai saat ini belum menetapkan baku mutu kualitas udara untuk Jawa Timur.

Masalahnya adalah, bahwa baku mutu tingkat Nasional diberlakukan untuk seluruh Indonesia, jadi asumsinya baku mutu udara untuk Surabaya, dibuat sama untuk daerah Asmat di Papua. Bila Gubernur Jawa Timur nantinya menetapkan baku mutu untuk Jawa Timur, itu harus berlaku untuk kota Surabaya dan Ponorogo yang kualitas udaranya relatif tidak ada masalah. Artinya baku mutu itu cukup longgar, padahal untuk kota seperti Surabaya, idealnya sebuah baku mutunya lebih ketat dari baku mutu jawa Timur. Karena itu Perda Pengendalian Pencemaran Udara  untuk kota Surabaya dengan tingkat permasalahan dan isu spesifik, seharusnya lebih spesifik pula.

…. dilanjutkan lagi….

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s