Setahun, selangkah terlewati

Tidak terasa, web ini sudah kurang lebih setahun berjalan, beberapa hari lalu jumlah hit mencapai 50.000. Bagi saya menjalani setahun ini mengelola web seperti ini, sesungguhnya tidak semudah yang saya bayangkan. Sejak awal saya ingin memfokuskan diri untuk isu dan masalah lingkungan hidup di perkotaan. Dari sejumlah masukan dan komentar, web ini terbaca sangat teknis dalam penampilannya. Saya memang belum bisa menampilkan isu lingkungan dan pembangunan perkotaan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dicerna oleh orang awam.

Sewaktu mendesain web ini saya sama sekali tidak faham bagaimana membuat suatu web. Saya hanya berkeinginan untuk menuliskan sesuatu yang saya anggap perlu dibaca orang lain. Karena itu saya meminta saudara saya Charly Silaban, seorang webmaster di Jakarta, untuk mendesainkan, dan saya hanya mengisi webnya. Charly menyetujui membantu saya mendisainkan web. Tapi beberapa waktu kemudian, Charly memberi pertanyaan filosofis yang membuat saya agak kaget. “Apa tujuan Oppung membuat web”, begitu tanyanya.

Pertanyaan itu sampai sekarang masih belum bisa saya jawab sepenuhnya. Dengan segala plus minus yang ada pada saya, menulis sesuatu di web menuntut tanggungjawab. Itulah mungkin yang tersirat dari pertanyaan Charly, karena itu pula, sejak semula saya berusaha memberikan informasi lengkap mengenai diri saya, sehingga orang lain dengan mudah menghubungi saya. Informasi lengkap mengenai diri saya, menjadi salah satu “rem” supaya saya tidak menulis sesuatu yang sumir, atau yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena pembaca akan dengan mudah “menonjok” keberadaan saya.

Saya tidak punya latar belakang menulis, apalagi dalam bentuk tulisan ilmiah populer atau dalam bentuk tulisan “feature” yang ringan dan mudah dicerna. Saya hanya pernah mendapat arahan bagaimana menulis tesis, yang tentu saja sangat jauh dari sebuah tulisan di web. Mungkin karena itu lah sebabnya, mengapa bahasa yang saya gunakan dalam web ini, terkesan sangat teknis. Itu semata karena latar belakang saya, sekaligus kelemahan saya, yang belum mampu menulis dengan bentuk yang mudah bagi pembaca.

Perjalanan setahun dengan 50.000 views, menjadi titik untuk melihat langkah. Sekaligus juga pada saat yang hampir bersamaan, saya mencapai usia 50 tahun. Dan kalau mau dikait-kaitkan, bulannya, Mei, bersamaan pula dengan 100 tahun Kebangkitan Nasional, ulang tahun kota Surabaya ke 715, dan ulang tahun istri saya. (orang Surabaya bilang di”gathuk-gathukno“). Mungkin statistik dan angka itu ada artinya, mungkin juga tak bermakna apa-apa. Sekedar statistik, sampai hari ini sudah ada 243 postingan termasuk postingan yang berupa “sticky”. Dari jumlah pengunjung, web ini belum apa-apa, dan termasuk yang sangat rendah. Apalagi dari segi komentar, postingan yang saya tulis agaknya tidak menarik untuk dikomentari.

Selangkah lebih maju, itu yang saya inginkan. Tapi mungkin tidak selalu terwujud. Saya menyadari dengan format bahasa yang seperti sekarang ini, agak sulit bagi orang awam untuk menikmati tulisan saya dengan santai. Keinginan untuk menulis dengan santai itu terus ada, dan mudah-mudahan tulisan seperti itu bisa hadir secara ber angsur-angsur.

Kurang lebih enam bulan lalu, saya merasa agak “kesesakan” di Web ini, karena fokusnya terlalu terpusat pada isu lingkungan dan isu perkotaan. Padahal, ada banyak hal lain yang terjadi di luar sana. Karena itulah kemudian lahir Kaki Lima, blog saya, yang memuat macam-macam hal. Dan sebulan yang lalu, tiba-tiba ada keinginan saya untuk menulis tentang Batak, lalu muncul pula blog Tao Lobutala. Saya belum tau apakah saya akan mampu mengelola itu semua.

Setidaknya, selangkah terlewati.

2 thoughts on “Setahun, selangkah terlewati

  1. Maju terus pantang mundur pak. Website bapak ini sudah saya jadikan semacam referensi untuk mengetahui kondisi perkembangan di Surabaya pada umumnya, dan perkembangan lingkungan hidup di Sby pada khususnya. Saya belajar banyak dr tulisan2 bapak di website ini, dan saya yakin banyak orang juga telah memetik manfaat dr website ini walaupun belum tentu menulis komentar.

    Like

  2. Mantap tulang…
    Uda lama ga ktemu, gitu liat website tulang terkejut juga ak…
    dalam waktu satu tahun banyak artikel2 yg uda tulang tulis dan banyak yang memberikan komentar2.
    aku juga lagi memulai belajar buat blog. skalian blajar nulis tulang.
    komunikasi pemikiran lewat blog itu asik juga. moga blog ini bisa menjadi inspirasi untuk trus menulis…

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s