Saatnya bertindak, rubah perilaku, selamatkan lingkungan, sekarang !

Peringatan hari lingkungana hidup sedunia tingkat nasional dilaksanakan persis 5 Juni 2008 di Istana Negara. Peringatan ditandai dengan pemberian penghargaan lingkungan hidup kepada beberapa pihak yang dinilai berhasil melakukan perbaikan dan penyelamatan terhadap lingkungan hidup. Presiden SBY yang memimpin acara peringatan itu mengajak warga Indonesia merubah perilaku untuk menyelamatkan lingkungan.

Presiden SBY sangat serius dalam menyampaikan ajakannya, SBY sampai mengulang beberapa kali ajakan merubah perilaku itu. SBY meminta supaya semua Gubernur, Walikota dan Bupati melakukan penghematan enerji, bukan hanya karena kenaikan harga BBM tetapi juga adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global. Presiden sendiri berjanji akan meninjau langsung gerakan penghematan enerji di daerah. Dalam kalimat yang singkat SBY meminta supaya seluruh rakyatIndonesia dengan kalimat: “Saatnya bertindak, rubah perilaku, cegah pencemaran lingkungan, SEKARANG”.

Dicontohkan, bahwa dilingkungan istana negara, istana merdeka dan sekneg sudah dilakukan gerakan penghematan enerji terutama pemakaian listrik. Dari hasil penghematan itu sudah berhasil menurunkan biaya operasional kepresidenan. (Sesungguhnya SBY menyebutkan nilai rupiah yang berhasil dihemat dilingkungan kepresidenan, tetapi saya tidak sempat mencatatnya.) Kemudian SBY meminta supaya gubernur, bupati dan walikota beserta seluruh jajarannya juga ikut melakukan penurunan pemakaian enerji. Hanya saja belum dihitung berapa penurunan emisi GRK dari penghematan dilingkungan kepresidenan.

Seperti biasanya, peringatan hari Lingkungan Hidup tingkat Nasional, ditandai dengan penganugerahan Kalpataru kepada pihak-pihak perorangan dan LSM yang dinilai berprestasi dibidang  lingkungan hidup. Selain itu, diberikan juga penghargaan Adipura bagi 94 kota di Indonesia dalam berbagai kategori Metropolitan, kota besar, kota sedang dan kota kecil. Surabaya mendapatkan penghargaan Adipura untuk kota Metropolitan, sementara  Srijatun Djupri, warga Surabaya dari Jambangan, mendapatkan penghargaan Kalpataru untuk kategori  Perintis Lingkungan. Prestasi kota Surabaya dilengkapi dengan berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata bagi SDK Theresia, dan Calon Adiwiyata bagi SDN Kandangan III, Surabaya. Adiwiyata adalah penghargaan bagi sekolah yang berbudaya dan peduli lingkungan.

One thought on “Saatnya bertindak, rubah perilaku, selamatkan lingkungan, sekarang !

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s