Kenapa Propinsi Tapanuli tidak diperlukan

Di tingki ari na parpudi on, nunga mansai godang dongan natorop na mendorong pembentukan Propinsi Tapanuli. Nunga adong songon sada panitia na menghobasi pembentukan Propinsi na baru i. Gariada nunga godang angka ulaon di pamasa di daerah Tapanuli, di Medan, jala sahat tu Jakarta. Adong do na deba natorop i na mendukung pajongjonghon Propinsi Tapanuli, alai tong do godang na so manolopi pajongjonghon Propinsi Tapanuli. Molo mangihuthon Undang-Undang, dang adong pola piga “pelayanan” ni Propinsi tu na torop (rakyat). Alani i do, umbahen na so pola porlu adong Propinsi Tapanuli.

Molo ni parate-atehon tugas dohot “pelayanan” (aha do tahe hata Batak ni pelayanan) dohot pembangunan, hampir sude do i tugas di Pemerintah Kabupaten dohot Pemerintah Kota. Ta panotnoti ma jolo piga-piga bidang. Naparjolo, Pendidikan, tugas ni Kabupaten do, sian Pemkab do pembinaan dohot pembiayaan tu pendidikan dasar sahat tu pendidikan menengah (SMU/SMK). APBD laho mambalanjoi guru sian APBD Kabupaten do. Propinsi holan pendukung do disi. Adong do dana BOS (Biaya Operasional Sekolah), ipe sian APBN (pusat) do.

Napaduahon, kesehatan, pelayanan Puskesmas sahat tu rumah sakit type C, tugas ni Pemerintah kabupaten. Pemerintah provinsi holan pendukung do. Rumah sakit type A dohot B do na gabe tanggung jawab ni Pemerintah provinsi, tar songon RSU Pirngadi na di Medan. Pelayanan na langsung tu rakyat di Kabupaten do.

Napatoluhon, pertanian, On pe tugas sebagian besar di Pemerintah Kabupaten do. Alana Propinsi holan sebagai “perpanjangan tangan” ni Pusat do di daerah.

Songon contoh na tolu bidang, pendidikan, kesehatan, pertanian dohot pembangunan daerah di Pemerintah Kabupaten do. Angka bidang na asing pe nunga gabe tanggung jawab ni Pemerintah Kabupaten. Sude “kewenangan” ni Pemerintah Kabupaten di patangkas do di “Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007”. Molo dipamanat PP 38/2007, hira na holan pendukung nama Pemerintah Propinsi.

Alani ido umbaen na so pola porlu be pembentukan Propinsi Tapanuli. Na umporlu di natorop i, boha do Pemerintah Kabupaten memaksimalhon tugas pelayanan i tu rakyat. Ido na umporlu sigorahononta tu angka situan natorop di wilayah Tapanuli.

8 thoughts on “Kenapa Propinsi Tapanuli tidak diperlukan

  1. Molo personhu (hata batakdo tahe person?), satolopdo ahu di sangkap na naeng pajongjonghon Propinsi Tapanuli on, alai unangma nian apala di ombas on, ombas na morat marit dope ekonomi ni bangso/jolma natorop i.

    Ndang apala dapot roha hajojongjong ni propinsi i na gabe pahatophon pambangunan, baliksa gabe pasudahon naung adongdo. Songon di piga piga komentar/pandapot ni lae Togar, gabe suda suda tu pembangunan gedung dohot gaji ni birokrat do sude apbd na adong i.

    Songon naung taberengma di pemekaran ni Kabupaten Tapanuli Utara gabe piga piga kabupaten, mangihut tu program pemekaran on nian, nunga ingkon adong hamajuon na tarida.

    Pengalaman ima guru na dumenggan.

    Tu sada daerah sabidang ni eks Kabupaten Tapanuli Utara, indang ingkon opat kabupaten dope nian on (Taput, Tobasa, Samosir, Humhas). Alana paborathu dope hilalaon ni sada sada pemkab i paluahon dirina (manjae) sian pusat. Songon Kabupaten Samosirma rupani, gabe Tombak ni Tele do di pasuda asa songon na jagar berengon ni pusat boi adong pendapatan asli daerah, hape mansalai tu uhum ni alam on.

    Jadi pandapothu, tumagonma na opat kabupaten on mulak muse gabe sada kabupaten, alai tongma di pertahanhon APBD ni na opat Kabupaten on. Molo ganup kabupaten mandapot apbd 500 miliar sataon, berarti adongma tersedia dana 2 triliun laho mambangun Kabupaten Tapanuli.

    Marhite dana na 2 triliun on dibenahi ma sude. Sude lahan kosong unang adongbe na so di suani. Lahan (hauma/saba) unang adongbe ha holan sahali pariama di bagasan sataon.

    Molo dung maduma masyarakat i, barupe ta sangkapi pajongjonghon Propinsi Tapanuli. Ianggo tingki di bagasan hapogoson do hita pajongjonghon propinsi on, toema rajanami, horasma. Holan hamu pejabat i ma mokmohan. Pasuda hamuma sude nasa na adong. Marsonang sonangma hamu di bagasan sitaonon ni bangso i.

    Like

  2. maaf sekali….saya tidak suka akan adanya provinsi tapanuli ini. Belum di tetapkan saja sudah memakan 1 korban nyawa, yaitu ketua dprd sumut.

    itu belum terbentuk loh, coba kalau terbentuk, pemilihan gubernur nya bakalan amburadul tuh. bakalan ngotot ngajuin calon dari masing2 kabupaten yang masuk ke protap…

    tolong pikirkan baik buruknya protap ini…..

    Like

  3. Saya adalah alumni Ilmu Pemerintahan, dimana saya paham tentang teori² yang menyangkut Pemerintahan.
    Interpretasi mengenai Otda sudah disalah artikan oleh para Pioneer Gerakan PROTAP. Dapat dibaca bahwasannya tujuan pemekaran hanyalah sebatas Pembodohan Masyarakat oleh para elite.
    Andaikan Kacamata mereka dapat dibalik, memberikan dana secukupnya dari akumulasi kantong pribadi masing² mungkin akan menjadi lebih baik dampaknya terhadap Masyarakat disana.
    Contoh halnya saja, Kebobrokan organisasi gereja. Dimana masih terdapat keserakahan ataupun haus kekuasaan.
    Apa iya jika Protap berdiri akan membenahi permasalahan Pembangunan Tapanuli?
    Jawaban saya adalah, TIDAK AKAN !

    Like

  4. Setiap perjuangan pasti ada (di)korban(kan), bukan maksud setuju dgn tindakan anarkis. Bagi yg berjuang yg notabene sdh mengecap pendidikan harusnya berpikir bagaimana meminimalkan yang (di)korban(kan) dan sangat disesalkan apabila sampai menyangkut nyawa seseorang. Kenapa tidak bersabar dikit, bersama malakukan diplomasi…itu yg sangat kita sesalkan.
    PROTAP ada juga sisi baik pembentukannya. Dgn terbentuknya PROTAP tentu akan membutuhkan infrastruktur, setidaknya utk pelaksanaan pemerintahan itu sendiri yg berasal dari APBN. Dgn terbangunnya infrastruktur akan menggerakkan roda perekonomian minimal didaerah tersebut dan dpt menampung naker didaerah itu dan seterusnya dan seterusnya…. Jadi, seperti istilah suku Jawa ora kesusu, mbok yo sabar dikit, tunggu moment yang tepat jangan memaksakan kehendak.

    Like

  5. Horas, Sudah banyak saya baca dan simak,semua kajian dan pembahasan baik dari perorangan maupun kelompok atau yang menamakan dirinya yayasan ini dan itu,baik dari kaca mata sekuler maupun non sekular tentang gagasan,pendirian Protap( propinsi tapanuli Utara),hingga puncak nya itu lah kejadian matinya ketua DPRD Propinsi Sumut.Yang merupakan titik,perhentian sementara gaung dan ribut-ribut soal Protap,karena persolannya telah memasuki hukum kriminalitas karena ada pelanggaran hukum disana?
    Timbul pertanyaan mendasar “apakah salah niat tulus dan suci suatu masyarakat yang mendiami suatu daerah yang ingin hidup lebih baik lagi ,lebih sejahtera lagi dengan menjadikan daerah mereka menjadi Propinsi?, jawabannya, tentu tidak! baik secara peraturan tentang pemekaran wilayah maupun tentang bergabungnya beberapa kabupaten menjadi suatu daerah menjadi Propinsi baru.
    Lepas dari segala teori -teori Otda maupun kajian antrophologi adat budaya dan agama dan perekonomian,yang banyak mengemuka di kalangan para cendikiawan maupun pemerhati tentang Rencana pendirian ProTap ini, yang pasti siapapun pastilah ingin suatu daerah memiliki Otonomi sendiri untuk mengatur dan memajukan daerah nya sesuai dengan kapasitas Daerah tersebut untuk di kelola .Dan telah terbukti beberapa Kabupaten di beberapa bagian dari Pulau pulau besar di geografis Indonesia tercinta ini,yang tadinya hanya merupakan daerah Kabupaten telah berubah menjadi Propinsi dan banyak yang sukses,ada yang lambat pertumbuhannya walau ada juga yang stagnan kalau tidak mau dikatakan agak menurun hal ini adalah biasa ,namanya juga baru lahir,tentu belajar berjalan lebih dahulu baru bisa berlari dan lain sebagainya
    Persoalan ProTap ini memang adalah persoalan yang pelik,karena banyak kepentingan di dalam nya,banyak hal yang mesti dikaji lebih dalam apalagi sampai pada babak-babak yang terakhir ini persolan sudah seperti benang kusut,yang satu ditarik disini sangkut,yang disebelah sana di urai di sebelah sini kusut.itulah keadaan dewasa ini tentang Protap ini,nah..persoalan -persoalan inilah yang seharus lebih dahulu diselesaikan didalam,karena dengan semangat ke daerahan maupun dukungan massa yang berdemo kesana kemari,hal ini tidak cukup untuk meng golkan masallah ini .Timbul lagi pertanyaan : Mau sampai kapan menunggu ini harus selesai ? ..Memang terus terang Bola ini sebenarnya ada ditangan Pemerintah,kalau ada goodwill ,untuk menyelesaikan nya tentunya sudah sejak jauh-jauh hari Masalah ini sudah dapat diselesaikan tetapi kenyataannya tetap menggantung ada keragu-raguan di hati pemerintah khususnya buat Daerah yang satu ini ADA APA YA?>> namun tetaplah diselesaikan dulu masalah intern yang bergejolak didalam tubuh segenap instansi pemerintahan,di dewan executif ,tokoh adat dan pengusaha,tokoh agama dan para pemuka,nampaknya azas kekerabatan penyelesaian secara Dalihan Natolu sekali lagi diuji untuk menyelesaikan masalah ini hati panas tetapi kepala tetap dingin,kalau sudah bulat ,satu Pemikiran satu tekad,pemerintahpun tidak bisa bilang apa-apa lagi,silahkan Protap segera dibentuk.
    Cepat atau lambat,Protap pasti!,sekali lagi pasti! akan terbentuk,tinggal lagi harus sabar,jangan lagi ada korban jiwa yang jatuh
    kami sebagai putra daerah di kejauhan hanya bisa memberikan buah pemikiran,kalau diterima ya sukur kalau tidak pun tidak apa-apa,tetapi kami selalu berdoa,kiranya Damai sejahtera dari Tuhan kita yang menjamah Sumatera Utara umumnya dan Kabupaten Tapanuli Utara khususnya.Horasss!!!!

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s