Babi guling bypass Bali

Sudah beberapa kali saya ke Bali, dan selalu tergoda untuk mecicipi babi guling dan lawar. Tapi selama ini kesempatan untuk mencoba masakan khas Bali itu belum pernah kesampaian. Sebelumnya, kalau ke Bali, saya selalu bersama rombongan, dan sebagian besar rombongan tidak mau mencoba babi guling ataupun lawar. Barulah kunjungan akhir Juni kemarin, akhirnya ada kesempatan mengolah rasa dengan babi guling.

Setelah selesai acara COP 9 Basel Convention, dalam perjalanan pulang dari Nusa Dua ke Kuta, saya mampir di salah satu rumah makan Babi Guling di Bypass. Saya tidak lagi memperhatikan rumah makan mana yang paling oke untuk disinggahi, yang penting menyediakan babi guling. Maka mampir lah saya di salah satu rumah makan yang ada di pinggir jalan bypass. Kalau mau dibilang rumah makan, ya kurang pas juga, karena sepertinya pemiliknya membuat “integrated business”, karena ada tempat untuk makan, tapi ada barang dagangan kebutuhan sehari-hari yang bersebelahan dengan meja kursi untuk makan. Jadi rumah makan itu sebenarnya, ya warung pinggir jalan aja.

Tapi saya tidak terlalu memperdulikan ruangannya, maka saya pilih meja yang tepat menghadap ke jalan raya, sehingga tidak terlalu terganggu dengan barang dagangan yang lain. Si ibu penjual makanan menawarkan saya untuk memilih makanan, saya pun memilih babi guling, dengan tambahan lawar, dilengkapi dengan tumis kangkung. Tidak berapa lama hidangan pun disajikan sebagaimana yang saya pesan. Si ibu memberi bonus sup babi, dimana didalamnya ada sepotong daging untuk menambah selera.

Sebetulnya saya ingin menyantap semua makanan, ya sup, babi guling dengan kulitnya yang seperti keripik keras dan lawar. Tapi saya urungkan, karena semua menu mengandung lemak yang cukup banyak. Saya selalu menghindari makanan yang banyak lemak, untuk menjaga timbunan lemak di tubuh saya. Jadi babi guling cuma saya santap setengah dari yang disediakan, begitu juga lawar. Supnya malahan tidak saya sentuh.

Ternyata babi guling memang enak, mak.. nyuss… seperti kata orang. Daging putih yang agak kering dioles sambal Bali yang khas membuat makan terasa mantap. Kulit yang kering karena dipanggang juga keruyuk-keruyuk digigit. Boleh juga rasa babi guling bypass, kuliner Bali yang mantap. Rasa penasaran saya terhadap babi guling terjawab sudah. Okelah rasanya.. enak..

2 thoughts on “Babi guling bypass Bali

  1. …Sebetulnya saya ingin menyantap semua makanan,….. Tapi saya urungkan, karena semua menu mengandung lemak yang cukup banyak….

    >Satu hal yang sulit melakukannya. Bila makanan sudah tersedia, sulit untuk tidak melahapnya.

    Terimakasih banyak lae.

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s