Bila Pejabat Pemkot Hobi Ngeblog, Terpaksa Korupsi Waktu untuk Upload Data

Harian Surya, Thursday, 24 July 2008

SURABAYA-Tak banyak pejabat Pemkot Surabaya yang melek internet. Bisa utak-atik web dan bikin tampilan halaman sendiri lewat situs. Mulai informasi pekerjaan hingga keluh-kesah kehidupan pribadi. Bagi Togar Arifin Silaban, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) hal itu sudah ditekuninya sejak 2006 silam.  Ada tiga web-blog yang ia kelola saat ini. http://www.togarsilaban.com, http://www.taolobutala.wordpress.com, dan satu lagi tak boleh dipublikasi. Lantaran isinya terkait pernak-pernik kehidupan pribadi pria yang dibesarkan di Tapanuli ini.

“Saya tergolong rajin meng-update blog-blog saya itu. Seminggu paling sedikit harus ada satu tulisan di-publish di antara blog tersebut,” ujar pria 50 tahun ini.

Togar mengaku jika dirinya selama ini punya banyak naskah terkait isu lingkungan hidup, baik di dalam negeri maupun manca negara. “Saya rajin kliping berita dari internet dan membaca blog-blog milik orang. Itu sebabnya saya terinspirasi bikin web sendiri dan posting tulisan sendiri,” lanjut alumni Teknik Lingkungan ITB dan Teknik Lingkungan University of Manitoba Winnipeg Canada ini.

Ada banyak draft naskah dan informasi yang selama ini ia simpan. “Saya telah mendapat banyak pengetahuan, sudah saatnya saya membagi pengetahuan tersebut pada orang lain,” lanjut bapak dua anak ini.

Untuk mengisi web-blognya yang mayoritas berbahasa Inggris itu Togar terpaksa korupsi waktu. Di sela bekerja maupun sepulang dari kantor.  “Yang pasti saya baru bisa nulis kalau pas sepi. Saat itu ide bisa mengalir lancar,” ucapnya.

Isu-isu yang diangkat masih seputar lingkungan. Masalah transportasi perkotaan, sampah, sanitasi, serta masalah lingkungan hidup lainnya. “Surabaya masih perlu banyak pembenahan soal lingkungan hidupnya. Itu sebabnya, calon gubernur terpilih harusnya  lebih peduli terhadap lingkungan. Jangan yang asal coblosi pohon dengan paku demi menempelkan gambarnya,” katanya.

Dua situs pribadi Togar lainnya berisi tentang tulisan-tulisan ringan. “Yang taolobutala isinya soal serba-serbi masyarakat keturunan Batak dan satunya lagi isinya gado-gado,” katanya. Taolobutala merupakan nama Danau (Tao) Lobutala di tanah kelahirannya. “Sebagian besar saya desain sendiri semuanya. Ada beberapa di antaranya bantuan dari saudara,” ujarnya.

Menurutnya, masih ada satu kelemahan di antara tiga web-blognya itu. “Semuanya berisi naskah. Tidak ada foto. Padahal foto cukup eye-catching menjadi ilustrasi sebuah tulisan. Habis bagaimana lagi saya tidak punya kamera,” sahutnya terkekeh.

Lagipula, ia sedang fokus bikin tulisan. “Kalau dicampur-campur belajar upload dan edit foto bisa-bisa tulisan saya tidak bisa fokus. Kalau wartawan mungkin gampang bikin tulisan sekaligus tempel foto di web-blognya karena mereka sudah terbiasa. Saya sih baru pemula,” ucapnya merendah. /DWI PRAMESTI

Sumber: Harian Surya 

2 thoughts on “Bila Pejabat Pemkot Hobi Ngeblog, Terpaksa Korupsi Waktu untuk Upload Data

  1. Sempat terkejut juga baca postingan ini, jadi teringat pejabat2 yang mulai mengunakan blog utk berbagai tujuan, termasuk popularitas.

    Keep writing ma abang.. horas sian hami na di bona pasogit on

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s