Jagal Jombang cool dan berdarah dingin

Feri Idham Heriansyah, alias Ryan, sontak memenuhi halaman media beberapa hari ini. Itu setelah secara sadis ia membunuh Heri Santoso lalu kemudian memotong-motongnya menjadi beberapa bagian. Kekejian yang dilakukan Ryan, konon hanya karena ia cemburu kepada Heri, yang diduga mendekati teman akrab Ryan. Ryan adalah gay.

Mayat Heri yang ditemukan terpotong-potong menjadi awal penemuan dari rentetan pembunuhan yang dilakukan Ryan. Ternyata Ryan juga membunuh beberapa orang lain dan menguburkannya dihalaman belakang rumah orang tuanya di Jombang. Berdasarkan pemeriksaan polisi, masih ada kemungkinan korban-korban lain dari “Jagal Jombang” Ryan. Sampai saat ini Polisi masih belum bisa memastikan berapa orang yang sudah menjadi korban. Sangat boleh jadi, tak ada yang tau siapa saja sesungguhnya yang sudah dihabisi oleh “Jagal Jombang”. Hanya dia yang tau.

Kalau melihat penampilannya, Ryan, nampaknya cukup “cool“, dan punya paras “good looking”. Dari berbagai informasi, latar belakang kehidupan Ryan, tak banyak yang bisa diketahui, kecuali bahwa ia pernah menjadi instruktur kebugaran di Jombang. Konon ia juga pernah jadi guru ngaji, tapi informasi ini sulit dikonfirmasi. Kalau hanya dilihat dari penampilan luarnya, tentulah ia adalah pembunuh berdarah dingin, yang seperti tidak punya beban untuk menghabisi nyawa orang.

Motif pembunuhan yang dilakukan “Jagal Jombang” ini, belum berhasil diungkap. Apapun alasannya, menghabisi nyawa orang lain adalah perbuatan keji. Kalau suatu perbuatan keji dilakukan oleh seseorang dengan tanpa beban, berarti ada “sesuatu yang tidak beres” dengan pelaku. Sesuatu yang tidak beres itu perlu dijelaskan, sehingga perbuatan serupa tidak sampai di”ulang” oleh orang lain.

Boleh jadi pelaku memang mempunyai kelainan jiwa. Tapi hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk membenarkan tindakan kejinya. Penjelasan-penjelasan motif pembunuhan itu mungkin tidak akan terungkap dari pelaku secara langsung. Tapi fenomena “penyakit” dibalik motif pembunuhan itu, memerlukan penjelasan dari mereka yang punya kompetensi dan keahlian dibidang itu. Dengan penjelasan yang baik dari para pakar, maka kejadian seperti yang dilakukan Ryan, mungkin bisa dihindarkan dimasa depan. Masyarakat akan punya referensi mengenai fenomena yang terjadi.

6 thoughts on “Jagal Jombang cool dan berdarah dingin

  1. Yang melaporkan keluarga yang hilang ke Polisi di Jombang bertambah terus, mereka mengaku bahwa keluarganya mengenal Ryan, dan hilang tak jelas rimbanya. Ada yang hanya kendaraannya yang ditemukan.

    Kalau saja dugaan bahwa orang hilang itu juga korban Ryan, dia benar-benar pembunuh berdarah dingin yang mengerikan.

    Like

  2. Jagal jombang ni emang sadizz.. Bngt,trbukti selain membunuh bnyk korban,ryan jg kykny mengubur hidup2 korbannya.
    Mgkn hkmn mati satu2nya jln buat ryan.

    Like

  3. kalo’ ryan langsung dihukum mati ‘enak kaleeeee’
    seharusnya ryan dihukum sayat pake pisau cukur sampai mati.
    karena kesadisanya dibalik tirai ‘gay’ dan ‘kelainan jiwa’
    dia melakukannya atas kesadaran dan keinginannya untuk menguasai harta para korbannya..

    Like

  4. Buat semua yg comment di forum ini. Saya Ryan, dan saya MENYESAL telah melakukan PEMBANTAIAN ini. Tapi bila SAYA BEBAS nanti (saya yakin), bolehkah saya meminta saudara atau teman laki2 dari SEMUA BLOGGER disini, tuk saya NIKAHIN? Lebih dari satu jg gak apa2. Saya janji Demi ALLAH swt & JESUS KRISTUS, akan saya Perlakukan mereka BAIK2 dan tidak saya Sayat2, asal mereka SETIA pd saya. Bagi Para Komentator yg ingin memberikan saudara atau kawan Laki2 nya buat saya, silahkan hub atau jenguk saya di Polda Metro Jaya. Terima kasih atas perhatiannya. Peace…

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s