Tahap Awal, Dr Soetomo-Raya Darmo

Jawa Pos, 18 Agustus 2008 

Pemkot kembali menerapkan car free day. Menurut rencana, hari bebas kendaraan bermotor itu dimulai 24 Agustus mendatang. Untuk tahap awal, kawasan yang menjadi pilot project program itu mulai perempatan Jalan dr Soetomo-Jalan Raya Darmo hingga depan Al-Falah, dua jalur sekaligus.

Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Togar Silaban mengatakan, penerapan car free day bakal diberlakukan pukul 06.00-pukul 12.00. Kendati belum bisa maksimal 24 jam, pemkot berupaya agar operasional program car free day tersebut dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk mengurangi polusi udara lewat program itu.

”Memang baru enam jam dulu. Tapi, jangan dilihat dari segi waktunya, melainkan bagaimana program ini bisa menarik kesadaran warga kota ini terhadap lingkungan hidup,” jelas Togar.

Dia menyampaikan, tahap awal program tersebut baru bisa dilakukan sebulan sekali. ”Itu pun baru dari perempatan Jalan dr Soetomo hingga depan Masjid Al-Falah, Jalan Raya Darmo. Kami akan evaluasi penerapan sehari itu. Jika sukses, bukan tidak mungkin diperpanjang,” katanya. Perpanjangan itu bisa berupa penambahan hari maupun waktu pelaksanaan.

Togar mengatakan, pemkot tidak ingin buru-buru menerapkan program tersebut. Berkaca dari Jakarta, realisasi car free day di sana banyak menuai hambatan dan kurang efektif. ”Memang banyak yang mengusulkan kenapa tidak dari Perak hingga Waru sekalian? Kami coba yang ini dulu dengan jarak pendek. Jika berhasil, kami tingkatkan yang lebih luas,” terangnya.

Togar menambahkan, tujuan utama pemkot merealisasikan program tersebut adalah menggugah kesadaran masyarakat akan manfaat penggunaan sepeda angin sebagai kendaraan alternatif dan ramah lingkungan. ”Bukan semata mengurangi polusi. Program ini memiliki banyak manfaat. Selain hemat BBM, mengajak warga hidup sehat.”

Apalagi, kata Togar, saat ini pengguna sepeda angin terus bertambah. Di lingkungan pemkot saja, satu per satu pejabat berangkat kerja naik sepeda. Tiap Jumat, jumlah penghobi sepeda pancal yang bergabung untuk bersepeda bersama terus bertambah. ”Pejabat di sini (pemkot, Red) sudah rutin bersepeda bersama,” terangnya.

Seiring dengan banyaknya komunitas sepeda, jalur khusus sepeda perlu dipertimbangkan. ”Kami berupaya memfasilitasi. Kami buka jalur car free day di dr Soetomo-Darmo karena jalur itu memungkinkan,” tambahnya. (kit)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s