Ulos holong pada syukuran lepas sidi

Bulan lalu saya mendampingi dongan tubu menghadiri syukuran lepas sidi “parbereon”. Hela dan ito yang anaknya lepas sidi datang ke rumah memberitahu rencana acara syukuran itu. Karena kebetulan saya sedang diluar rumah, maka saya telepon mereka untuk mempertegas tentang rencana acara syukuran tersebut. Apa yang akan dilaksanakan, sehingga saya dan teman-teman selaku “hula-hula”, tau harus bagaimana sewaktu datang.

Hela dan ito ini rupanya masih sangat awam tentang acara semacam itu dikaitkan dengan adat. Jadi saya tanya dengan jelas, supaya nantinya tidak ada salah faham. “Apakah akan ada tudu-tudu ni sipanganon?, saya bertanya. “Iya uda, rencananya memang begitu” jawabnya. “Nah kalau begitu kami kan harus menyiapkan dekke sitio-tio”, saya menambahkan.

Pertanyaan itu perlu saya perjelas, karena saya pernah punya pengalaman, diminta datang oleh “parboruon” pada acara dirumahnya, dia bilang cuma partangiangan biasa saja tidak pake adat. Tau-tau pada saat acara, disiapkan “namarmiak-miak, tudu-tudu ni sipanganon”, dan dongan tubunya diundang segala. Karena dikasi tau tidak acara adat, jadi saya tidak menyiapkan dekke. Betapa malunya saya dan dongan tubu saya, yang tidak bawa dekke unuk mengimbangi tudu-tudu ni sipanganon.

Lalu saya tanya lagi orang tua yang anaknya lepas sidi, “Apa opung dan tulangnya dari Palembang datang?. “Mungkin tidak bisa uda, saya sudah telpon, katanya hula-hula yang di Surabaya saja yang menghadapi”. “Baiklah kalau begitu”, kata saya. “Pada harinya kita akan laksanakan”, saya menambahkan.

Dua hari menjelang acara, ternyata oppung dari yang sidi datang juga dari Palembang, begitu juga tulangnya. Berarti saya dan dongan tubu di Surabaya, akan “mangudurhon”, menyertai, oppungnya yang dari Palembang. Namun begitu, pengurus punguan dan dongan tubu yang paling dekat sudah saya ingatkan untuk menyiapkan dekke dan ulos, yang nantinya diberikan kepada bere yang lepas sidi itu.

Pada saat pelaksanaan syukuran, dilakukan kebaktian singkat, lalu dilanjutkan dengan makan siang bersama. Tentu saja makan siang didahului dengan pasahat tudu-tudu ni sipanganon dari suhut kepada hula-hula, yang kemudian sebagai balasnya diikuti penyerahan dekke sitio-tio kepada suhut. Selesai makan, dilanjutkan dengan “panghataion”, pembicaraan. Suhut menyampaikan usulan urutan mandok hata, yang dimulai dari pihak suhut, barulah pada pihak hula-hula.

Tadinya saya sudah rundingan dengan dongan tubu, bahwa pasahat ulos dilakukan sebelum pembicaraan dimulai, yaitu sebelum mandok hata oleh pihak suhut. Tau-tau si oppung dari Palembang bilang nanti saja pada waktu giliran hula-hula mandok hata barulah disampaikan ulos holong. Saya terpaksa tidak bisa berbuat banyak dan diam saja mendengar usulan si oppung dari Palembang.

Benar saja, ketika semua pihak “suhut na marhaha maranggi dan boru” mandok hata, tidak ada yang menyentuh tentang ulos holong dari hula-hula. Karena ulos holong memang belum disampaikan. Biasanya pihak suhut setidaknya akan mengucapkan terimakasih kepada hula-hula, karena sudah menyampaikan dan memberikan “holong” kepada boru dan cucunya (yang sidi).

Jadinya acara itu saya nilai agak cemplang. Karena parboru hanya dari “suhut sihabolonan” yang mandok mauliate atas holong dan pasu-pasu yang disampaikan oleh hula-hula. Tiada gading yang tak retak, no body is perfect. Itulah hikmah yang bisa saya ambil.

One thought on “Ulos holong pada syukuran lepas sidi

  1. horas lae,
    senang hati saya dpt baca blog ni.
    sebab saya anak MEDAN ygberada di negara org.

    kbetulan nama kturunan dari bpk kami SIDI.
    jadi klau org batak ‘sidi’ apa .

    salamsaya,
    sidi muslim.

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s