Antara Samosir dan Penang, bedanya dimana

Saya belum pernah ke Penang, Malaysia. Jadi tidak tau seperti apa kota itu. Informasi yang saya ketahui tentang Penang sangat terbatas. Seorang pemuda Malaysia yang sempat nginap dua malam di rumah saya tidak banyak cerita tentang Penang, kota kelahirannya. Beberapa bulan lalu si pemuda Malaysia mengikuti program Asia Pacific Interfaith Youth Camp di Surabaya. Selama 2 malam saya menjadi “host family” bagi si anak muda Malaysia itu.

Beberapa waktu lalu saya lihat promosi tentang Penang di TV, dalam promosi itu digambarkan Penang yang indah, penduduknya yang harmonis. Seorang warga Penang keturunan Barat menceritakan kehidupannya di Penang. Singkatnya, menurut dia Penang, is ok. So, come to Penang, itu inti pesannya. Promosi itu menggoda orang untuk datang ke Penang. Iklan promosi pariwisata Penang itu ditayangkan di jaringan TV internasional, tentu dengan maksud menjaring turis dari mancanegara untuk datang ke Penang.

Saya jadi sedikit penasaran dan ingin cari tau tentang Penang. Lalu dengan menggunakan pesawat Google, saya mulai melanglang “mengitari” Penang. Setelah muter-muter di internet, info yang saya dapat, kota itu “cuma” berpenduduk sekitar 1 juta orang. Lihatlah penampilan webnya Penang yang sederhana, tapi cukup informatif. Informasinya bermanfaat bagi orang yang mau datang ke Penang. Dari Medan, sepertinya cuma sekitar tengah jam-an terbang ke Penang, ada direct flightnya. Kalau iklan TV Penang menggoda, maka websiteny menjelaskan bagaimana cara untuk datang ke Penang, dan apa yang bisa dikunjungi.

Lalu dengan pesawat Google, saya mampir juga ke website Samosir. Bandingkan sendirilah apa yang bisa didapat dari kedua website itu. Saya yakin potensi wisata antara Samosir dengan Penang ya kira-kira samalah. Memang jenis nya berbeda, tapi “kekuatan” yang ada dibalik obyeknya bisa-bisa Samosir dan Tapanuli secara keseluruhan, sebenarnya jauh lebih tinggi. Apa kurangnya, Tomok, Tongging, Tipang, Silangit dan daerah lainnya di seputar Danau Toba. Semua hebat-hebat.

Tapi kemasan pemasaran antara Penang dan Samosir atau daerah lain di Danau Toba sungguh jauh berbeda. Penang dikemas dengan standar kelas internasional, sementara potensi kita di kemas dengan “seadanya”. Lihatlah website kita, nyaris tidak menarik untuk dilihat orang. Informasi wisata Samosir, Simalungun, Dairi, Toba, Humbang, Karo, bahkan Sumut, di websitenya tidak mengundang orang untuk datang. Padahal potensi wisata kita di daerah-daerah itu sebenarnya sangat baik. Tapi siapa yang tau potensi itu, kalau tidak dikemas dan diwartakan. Dan penampilan website Pemda itu tidak mengundang orang untuk datang ke Tapanuli. Web itu juga tidak memuat informasi apa yang bisa dilihat di Tapanuli, tidak menjelaskan apa yang bisa dikerjakan di Tapanuli.

Potensi akan tinggal cuma jadi potensi, dia tidak akan berarti apa-apa bila tidak dikemas dan dipasarkan oleh semua stakeholder dengan baik. Dukungan masyarakat yang ramah menjadi kunci keberhasilan pariwisata. Apa bedanya pariwisata Malaysia dengan Indonesia, Penang dengan Tapanuli. Kemasan Penang dirancang secara profesional. Kemasan pariwisata yang baik di Tapanuli, akan menaikkan nilai jualnya. Kita tidak boleh hanya menunggu Pemerintah yang memulai, siapapun bisa memulai memasarkan Tapanuli supaya ramai dikunjungi orang. Kenapa tidak. Ketabo, tapauli Tapanuli on da.

One thought on “Antara Samosir dan Penang, bedanya dimana

  1. Emmatutu !hinauli ni Samosir i ndang didukung oleh Uluan di Sumut ndang maleng leng ate ate na memareng haulion naso disadari i (Inner beauty form Samosir ).mangapian nian tu Pemerintah Bali boi mangatur wisata dengan. Pemerintah Sumut Nduaablek mata ne pecekk ,mikir no nilep duit piye cara ne sing Mak nyuss .Sori ate Bapa Uda habis marmitu agk kasar dikit

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s