Perlunya informasi lengkap di akte kematian

Meski terkesan sepele, informasi di akte kematian sangat penting. Informasi yang dimaksud adalah “penyebab kematian”. Pada dokumen akte kematian yang dikeluarkan oleh Kantor Catatan Sipil, informasi penyebab kematian tidak dicantumkan. Padahal informasi penyebab kematian ini penting untuk menelusuri perkembangan penyebab kematian manusia di suatu kota.

Di kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, informasi penyebab kematian manusia digunakan untuk menelusuri “trend” penyebab kematian (cause of death). Kita sering menyaksikan informasi di koran atau di majalah seperti : “Penyakit kanker adalah penyebab kematian nomor sekian di Indonesia”. Pernyataan itu bisa betul, tapi bisa juga kurang pas.

Pernyataan itu bisa kurang pas, kalau kita mencermati lebih jauh bagaimana mendapatkan data dan informasi tersebut. Dari mana data-data diperoleh dan bagaimana mendapatkan data itu. Kalau kita perhatikan akte kematian, dokumen legal ini tidak memuat apa-apa tentang penyebab kematian seseorang. Jadi perntanyaannya, bagaimana kita mengetahui informasi penyebab kematian seseorang kalau akte kematiannya tidak menyebutkan apa-apa.

Kalau saja informasi penyebab kematian dapat disusun secara akurat untuk suatu kota, maka hal itu akan sangat bermanfaat untuk menetapkan suatu kebijakan dan intervensi pembangunan di kota itu. Sebagai contoh, kalau di suatu daerah dapat ditentukan bahwa penyebab kematian yang utama adalah penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), maka dapat diperkirakan bahwa penyebab utama penyakit ISPA adalah kualitas udara yang tidak baik.  Dengan demikian maka intervensi yang penting dan harus dilakukan adalah program peningkatan kualitas udara. Hal ini dimaksudkan untuk menurunkan jumlah kematian yang disebabkan oleh penyakit ISPA.

Bila informasi menunjukkan bahwa penyebab kematian disuatu daerah adalah penyakit diare, maka dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan dan sanitasi daerah dimaksud adalah buruk. Dengan demikian, maka intervensi pembangunan yang perlu dilakukan adalah program perbaikan sanitasi dan lingkungan. Inilah sebagai contoh betapa pentingnya informasi penyebab kematian (cause of death) dicantumkan dalam aktek kematian seseorang.

Jadi informasi cause of death di akte kematian, perlu dicantumkan. Dengan begitu informasi itu dapat digunakan untuk menyusun strategi dan kebijakan diberbagai bidang untuk mengurangi tingkat kematian yang disebabkan oleh suatu penyakit. Kantor catatan sipil, perlu merubah bentuk dan isi dokumen akte kematian.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s