Tak henti meningkatkan kualitas air Kali Surabaya

Kali Surabaya adalah air kehidupan bagi lebih dari 3 juta warga Surabaya. Anak sungai Brantas ini adalah sumber air baku bagi instalasi pengolahan air PDAM Surabaya. Maka jika kualitas air di Kali Surabaya memburuk, dampaknya langsung pada operasionalisasi instalasi pengolah di PDAM.  Biaya operasi PDAM akan langsung meningkat, karena proses pengolahan menjadi lebih panjang dan lebih mahal. Tak heran kalau PDAM selalu menjerit-jerit setiap air kali Surabaya memburuk.

Sejatinya  air Kali Surabaya adalah diperuntukkan untuk air minum. Tapi disepanjang sungai saat ini sudah berkembang menjadi kawasan perumahan, perdagangan dan perindustrian. Puluhan pabrik, besar dan kecil berdiri disepanjang pinggiran Kali Surabaya.   Semua kegiatan pabrik, perdagangan, usaha, dan masyarakat mempunyai limbah yang secara langsung dan tidak langsungdibuang ke kali Surabaya. Maka beban kali Surabaya semkin hari semakin berat, akibatnya kualitas airnya semakin buruk dan pada akhirnya, air yang akan diolah oleh PDAM semakin tercemar.

Pencemaran Kali Surabaya sudah berlangsung lama. Sejak puluhan tahun lalu pencemaran sudah berlangsung. Semakin lama pencemaran semakin berat seiring  tingginya perkembangan daerah sepanjang sungai.

Berbagai pihak sebenarnya sudah mencoba mengangkat isu pencemaran Kali Surabaya. Berbagai penelitian dilakukan, tak terhitung jumlah survei untuk mengetahui penyebab pencemaran. Pemerintah sudah melakukan rencana, ada aturan, ada petugas, ada program untuk meningkatkan kualitas air. Masyarakat sudah mengeluh, sejumlah LSM berteriak-teriak. Tapi kualitas air Kali Surabaya tidak bertambah baik, malahan bertambah buruk.

Upaya paling akhir dilakukan adalah dengan membentuk Tim Patroli Sungai, yang melibatkan Polwiltabes Surabaya, Bappedalda Jatim dan PT Jasa Tirta. Tim Patroli Sungai ini akan melakukan patroli sepanjang Kali Surabaya, dan akan segera menangkap pihak-pihak yang diduga sebagai penyebab pencemaran. Program patroli sungai sudah disosialisasikan, dengan harapan, masyarakat sepanjang sungai Kali Surabaya ikut memahami dan diharapkan ikut membantu menjaga kualitas air. Dengan patroli sungai, para pemilik pabrik, diharapkan benar-benar mentaati ketentuan baku mutu air limbah yang boleh dialirkan ke Kali Surabaya.

Pada akhirnya, kesadaran masyarakat dan para pemilik pabrik, adalah kunci keberhasilan program peningkatan kualitas air. Meski patroli dilakukan secara terus menerus, tapi, kalau pemilik pabrik masih terus berupaya mengalirkan limbahnya secara sembunyi-sembunyi, maka upaya perbaikan kali Surabaya, tidak akan banyak berarti.   Karena itu, sebaik apapun kegiatan patroli, kalau tidak didukung dengan kesadaran yang tinggi dari pemilik dan pengelola pabrik serta masyarakat sepanjang sungai, maka usaha tak henti untuk meningkatkan Kali Surabaya akan tidak membawa hasil yang baik.

Apakah para pemilik pabrik, masih tetap bersikukuh membiarkan limbahnya meracuni banyak orang di Surabaya. Apakah mereka tidak peduli, bahwa kegiatannya merugikan jutaan manusia. Apakah mereka tidak mau tau, kalau yang dirugikan, mungkin juga ada keluarganya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s