Isu Umum dan Budaya Batak pun Dapat Porsi Khusus

Harian Seputar Indonesia (Sindo) edisi Jawa Timur, Surabaya, menurunkan tulisan mengenai kegiatan saya di cyber, website dan blogging. Harian ini menurunkan dua tulisan berturut-turut selama dua hari tanggal 23 Desember dan 24 Desember 2008. Surprise juga, blogging diliput koran Sindo. Saya menganggap hal ini sebagai hadiah Natal dari Harian Sindo. Dan itu patut disyukuri.

Sayangnya, ketika saya coba untuk memposting liputan itu disini dengan membuat link, saya mengalami kesulitan. Koran Sindo Jawa Timur, mungkin tidak mengupload semua liputannya di edisi website. Sehingga artikel tulisan itu tidak terlihat di Sindo domain jawa Timur. Dicoba dengan menggunakan search engine, artikel itu tidak muncul juga. Karena itu, terpaksa saya scan dulu klippingnya, kemudian di insert dibawah ini.

Kegiatan saya blogging, menjadi kegiatan sehari-hari, dan nampaknya “diintip” wartawan. Apakah itu benar-benar “feature” yang cukup menarik di muat di koran, saya tidak tau. Klipping tersebut saya publish di blog ini, supaya yang tidak sempat membacanya di koran, masih bisa melihatnya disini. Sedikit narsis. Tapi itu juga sekaligus dokumentasi.

Isu Umum dan Budaya Batak pun Dapat Porsi Khusus

Memang jabatannya mengharuskan ia peduli lingkungan. Namun tanggung jawab itu tidak membuat Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Surabaya Togar Arifin Silaban hanya melulu peduli pada lingkungan.Salah satu bukti terhadap masalah di luar lingkungan bisa diintip dalam pemikirannya yang tertuang dalam website pribadinya.

Di website itu Togar juga menyorot masalah umum di luar lingkungan dan budaya Batak, budaya dimana dia lahir dan dibesarkan. Untuk menampung seluruh idenya, satu website saja dinilai kurang. Situs http://www.togarsilaban.com hanya digunakan untuk menuangkan pemikiran bertemakan lingkungan hidup.

Merasa ajang itu tidak cukup untuk menampung semua pemikiran kreatifnya yang “liar” itu, pria 50 tahun inipun membuka website baru. Kepedulian Togar pada permasalahan umum dituangkan dalam http://www.togarsilaban.wordpress.com http://WWW.togarsilaban.com dengan http://www.togarsilaban.wordpress.com beda. Penampilan website yang terakhir lebih “ngejreng”. Desainnya lebih simpel, banner-nya hanya bergambar beberapa pohon Natal warna putih tertutup salju menyiratkan kesejukan. Warna merah darah pada background-nya melambangkan keberanian dan perjuangan. Tagline kaki-Lima disambung kalimat “Merajut Kenangan dan Mimpi” punya makna mendalam bagi Togar ketika membuat website yang satu ini. Ini dijabarkan dalam tulisan pada menu utama berjudul Ka-El kependekan dari Kaki Lima.

Tamatan SMA Medan ini menegaskan, tulisannya dalam http://www.togarsilaban.wordpress.com murni ide dan pemikirannya, tak berhubungan dengan instansi atau kepentingan manapun. Sesuai tujuan pembuatan website satu ini, tulisan-tulisan didalamnya mengupas berbagai permasalahan umum. Mulai dari drama panjang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim yang dituangkan dalam tulisan berjudul Pilkada: Mahalnya Demokrasi. Hingga fenomena dibalik terpilihnya Barrack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat menggantikan George W Bush yang dituangkan dalam tulisan The Obama Way Melanda Dunia, Apa yang Bisa Dipetik.

Ulasan permasalahan itu disampaikan lugas, tidak bertele-tele sehingga tulisan mudah dicerna dan difahami pembaca. Togar juga memberi tempat untuk pembaca yang ingin memngomentari pemikirannya. Komentar ini dia gunakan untuk berbenah dan mengevaluasi tulisannya. “Saya menampung semua komentar dari para pembaca. Jika ada komentar yang berbau SARA, langsung saya hapus,” katanya.

Dua website ternyata belum cukup untuk Togar. Dia juga menyediakan porsi khusus untuk budaya asalnya, Batak, dalam website khusus diluar dua website terdahulu. Website tradisi itu bernama http://www.taolobutala.wordpress.com. Disinilah pria kelahiran 1958 ini berbagai tulisan yang menceritakan orang-orang di Batak dan perkembangan budayanya. Bahasa dalam website ini memakai bahasa Batak.

Banner Tao Lobutala, yang artinya danau yang memberikan air bagi warga sekitar, telaga tenang yang memberikan kehidupan, langsung tersaji ketika wesite ini terbuka. Nama tersebut diambil agar nantinya website ini bisa jadi inspirasi dan memberikan manfaat luas bagi para pembaca Batak. Mungkin bagi pembaca yang bukan dari Batak, ketika membuka website ini akan sedikit kesulitan memahami bahasanya. Namun dengan lugas, penulis sekaligus pengelola yang tak lain Togar Arifin Silaban, dengan rapi dan halus memberikan keterangan maksud bahasa daerah tersebut.

Ambil contoh pada posting berjudul Mangain Anak (Marga) Silaban, tertanggal 9 Desember. Bahasa daerah Batak yang digunakan dalam judul itu langsung dimengerti pembaca ketika membaca isinya. Maksud judul tulisan tersebut mengesahkan anak menjadi warga Silaban.

“Selain membahas berbagai hal yang bersangkutan dengan orang Batak, Tao Lobutala juga diharapkan mampu menjadi salah satu tempat yang menampung berbagai ide dan tulisan orang lain, khususnya orang Batak. Juga sebagai upaya meningkatkan persaudaraan antar orang Batak,” ujarnya.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, dengan mengelola tiga website sekaligus apakah tidak mengalami kesulitan? Sejauh ini, hal itu bukan masalah bagi salah satu pencetus program car free day di Surabaya ini. Mengelola tiga website memang menyita waktunya. Namun, itu bukan masalah karena dengan tiga website kesempatan menulis-pekerjaan yang sangat dinikmatinya, jadi semakin luas.

“Dalam hal ini, seperti yang saya katakan, harus pintar mengatur waktu dan memanfaatkannya. Setiap ada kesempatan selalu saya gunakan untuk menulis,” tuturnya lugas. Jika Togar sudah merasa tidak mampu mengelola tiga website sekaligus, dia tidak akan menutupnya. Namun ketiganya akan di lebur dalam satu website saja.

*****

Liputannya saya insert pada hari Natal 25 Desember 2008.

5 thoughts on “Isu Umum dan Budaya Batak pun Dapat Porsi Khusus

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s