I asked for a sheep, but a get a rabbit

Dua hari yang cukup panjang, Selasa dan Rabu (13-14 januari) akhirnya terlewati juga. Dua hari ini saya cukup alot berdiskusi dengan tim JICA dari Tokyo. Tim yang dipimpin oleh Mr. Suzuki untuk kedua kalinya dalam dua bulan terakhir, datang ke Surabaya untuk mendiskusikan hasil temuan mereka pada bulan Desember 2008 lalu. Dua hari saya memimpin tim Surabaya membahas sebuah usulan  mendapatkan suatu Grant-Aid untuk memperbaiki instalasi pengolah lumpur tinja (IPLT) di Keputih.

Bulan Desember 2008 lalu sebuah tim dari JICA Tokyo datang ke Surabaya untuk melakukan asessment singkat terhadap usulan perbaikan  IPLT Keputih. Sesungguhnya usulan perbaikan IPLT Keputih pertama kali diusulkan ke JICA pada tahun 2003 untuk mendapatkan hibah (Grant-Aid) dari Pemerintah Jepang. Proposal dibuat untuk menyiapkan suatu perbaikan yang lengkap, tidak hanya sekedar meningkatkan kapasitas fisiknya, tapi juga termasuk peningkatan sistem pengelolaan tinja secara keseluruhan. Jadi termasuk juga bagaimana meningkatkan manajemen pengangkutan tinja yang dilakukan oleh para operator swasta.

Pada kunjungan kali ini, sebagaimana perilaku dan budaya Jepang, basa-basi orang Jepang sangat tinggi termasuk dalam pembahasan hal-hal yang substansial. Sebelum sampai ke Surabaya, mereka sudah menyiapkan suatu konsep (draft) minutes of discussion (MOD), yang akan kami bahas. Pada awalnya saya membaca MOD saya melihat isinya bagus-bagus saja. Sambil mencerna dan membaca lagi, saya menemukan bahwa ada paragraph yang menyimpulkan bahwa IPLT Keputih masih cukup baik, dan dioperasikan oleh Dinas Kebersihan dengan sejumlah personil dengan sejumlah anggaran.

Lalu saya bertanya: ,

“Kalau kesimpulannya seperti ini, berarti tidak perlu ada perbaikan dan peningkatan kapasitas fisik IPLT?”. Lalu Mr. Suzuki berkata: “You are right”.

“Lalu tidak ada dong kelanjutan kerjasama JICA-Surabaya. ?.

“JICA sangat ingin bekerja sama dengan Surabaya, dan itu kami usulkan dalam paragraph dan point berikutnya”, tim JICA menjawab. Untuk lebih menegaskan saya memperjelas pertanyaan saya.

“Jadi proposal Grant-Aid kami sebelumnya tidak disetujui?, tanya saya. “You are right, but we will have a program for technical cooperation to improve IPLT Keputih“. tegas Mr. Suzuki.

Begitulah basa-basi orang Jepang, mereka tidak mau secara tegas mengatakan bahwa proposal yang kami ajukan tidak disetujui, sampai saya sendiri bertanya dan menyimpulkan sendiri. Grant aid yang kami ajukan dalam proposal sebelumnya nilainya cukup besar. Sementara hibah  technical cooperation, biasanya nilainya tidak seberapa, jauh lebih kecil dari suatu Grant-Aid. Akhirnya secara bercanda saya mengatakan: “I asked for a sheep, then, I get a rabbit“. Mereka tersenyum-senyum saja mendengar perkataan saya.

Akhirnya kamipun membahas butir-butir program yang akan dimasukkan ke “rabbit”, technical cooperation tersebut. Kerjasama hibah technical cooperation tersebut nantinya berupa pemberian tenaga ahli dari Jepang ke Surabaya, untuk bekerja di IPLT Keputih selama beberapa waktu. Tenaga ahli ini nantinya akan menyusun cara-capa peningkatan kapasitas kinerja IPLT Keputih. Selain itu akan ada bantuan peralatan laboratorium untuk melakukan pengukuran di IPLT Keputih.

Begitulah pembahasan dengan Tim JICA, mereka sangat menjaga agar mereka tidak membuat kesimpulan, dan membiarkan lawan bicara yang menyimpulkan sendiri. Tim JICA yang berjumlah 6 orang itu,terkesan sangat menjaga sopan-santun dalam bekerja. Cukup melelahkan juga, karena kemudian kami membahas kalimat-demi kalimat dalam “minutes of meeting“. Kalau saja saya tidak mencermati, kalimat demi kalimat, maka bisa-bisa sampai mereka pulang dari Surabaya, mereka tidak akan menyatakan secara resmi bahwa proposal yang awal ditolak.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s