Surabaya, bebas kantong plastik dan styrofoam dalam 3 tahun ?

Kota Surabaya menggagas untuk bebas kantong plastik dalam 3 tahun kedepan.  “Mungkinkah itu terjadi ??”, demikian pertanyaan sebagian orang. Pertanyaan itu harus dijawab dengan satu pertanyaan lainnya, “Kenapa tidak ?.  Ya, kenapa tidak, kalau ada komitmen yang tinggi dari semua stakeholder, mestinya bisa. Bahkan jawaban sesungguhnya adalah “Harus Bisa”.

Keinginan untuk tidak menggunakan kantong plastik di Surabaya, telah diinstruksikan oleh Walikota Surabaya kepada semua pengusaha pusat-pusat perbelanjaan di Surabaya. Insruksi itu dituangkan dalam bentuk surat kepada seluruh pengusaha pusat perbelanjaan dan  kepada Asosiasi Peritel Indonesia. Dalam surat itu, Walikota meminta agar semua pusat perbelanjaan, bersama dengan semua tenant, melaksanakan pembatasan kantong plastik selama 3 tahun kedepan.

Ditahun pertama, para pengelola diminta untuk membuat recana kerja tahunan selama 3 tahun. Selama periode itu diharapkan ada pentahapan pembatasan kantong plastik dan styrofoam, mulai dari tahun pertama 2009, tahun kedua 2010 dan tahun ketiga 2011. Minimal sekali dalam 6 bulan, para pengelola harus melaporkan pelaksanaan program pengurangan kantong plastik ke Walikota. Pada tahun 2012, pusat-pusat perbelanjaan direncanakan sudah tidak lagi menggunakan kantong plastik dan styrofoam yang tidak dapat terurai.

Terbitnya surat walikota itu didasari dengan semakin menggunungnya sampah plastik, dan hal itu disampaikan walikota kepada sejumlah pengelola pusat perbelanjaan di Surabaya. Para pengelola menyambut baik keinginan walikota, lalu Badan Lingkungan Hidup ditugaskan untuk menyiapkan instruksi walikota dan sekaligus memonitor pelaksanaannya.

Program pengurangan dan penghapusan kantong plastik dan styrofoam di Surabaya, akan dicanangkan secara resmi pada serangkaian peringatan ulang tahun kota Surabaya  tahun 2009, yang rencananya dimulai pada tanggal 1 Mei 2009. Saat ini panitia peringatan HUT Surabaya dan para pengelola pusat perbelanjaan sedang menyiapkan bahan-bahan kampanye pengurangan sampah plasti dan styrofoam.

Supaya program ini, disambut dan didukung oleh berbagai pihak, instruksi walikota itu ditembuskan juga kepada Menteri Perdagangan RI, Menteri LH dan Menteri Perindustrian RI serta Gubernur Jatim. Dengan begitu, program ini akan mendapat dukungan dari Pusat dan Propinsi Jatim. Saat ini juga sedang diusahakan untuk menggunakan “biodegradable bag” yang bahannya mirip plastik, tapi dibuat dari tapioka. Bahan ini memiliki kemiripan dengan plastik, cuma saja bahannya bisa terurai setelah kurang lebih beberapa bulan.

Ayo dukung

3 thoughts on “Surabaya, bebas kantong plastik dan styrofoam dalam 3 tahun ?

  1. Seperti kata pepatah ” Dimana ada kemauan disitu ada jalan”
    Oiya, saya baru saja membaca biografi Henry Ford dan sangat terkesan dengan motto hidupnya yang berbunyi:
    ” Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin, semua mungkin saja terjadi, asalkan kita dengan keras terus mengejarnya. Pekerjaan sesulit apapun apabila kita menyukainya, maka akan tampak mudah dan menggembirakan”
    Dan saya yakin motto ini juga bisa diterapkan dalam program ini…
    Saya sangat mendukung rencana ini pak..

    Like

  2. Bagus sekali pak ! Pemda sudah memikirkan cara untuk mengantisipasi mbudaknya sampah di LPA Benowo. Good program !
    Tapi monitoringnya juga harus jalan ya… supaya program ini bisa berhasil. Good luck !

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s