Surabaya Shopping Festival reduces plastic bags

Rangkaian hari ulang tahun (HUT) kota Surabaya ke 716 dilengkapi dengan pelaksanaan Surabaya Shopping Festival (SSF) selama sebulan penuh. SSF 2009 akan memberikan dicount, hadiah bagi para “shoppers” di hampir semua pusat perbelanjaan di Surabaya. Setidaknya ada 15 pusat perbelanjaan yang akan menawarkan pelayanan dan memanjakan pengunjung. Salah satu point penting dari SSF 2009 adalah bulan Mei tersebut sekaligus pelaksanaan pengurangan pemanfaatan kantong plastik di Surabaya. Para pengelola pusat perbelanjaan mencanangkan “kebulatan tekad” untuk mengurangi pemanfaatan kantong plastik.

Pencanangan “kebulatan tekad” para pengelola pusat perbelanjaan Surabaya ditandai denganpemberian statemen kepada Walikota Surabaya. Statemen bertajuk: SELAMATKAN BUMI, SELAMATKAN SURABAYA. STOP PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK. Dengan pencanangan ini, diharapkan ada rencana aksi yang konkrit yang akan dilaksanakan di Surabaya. Ini adalah suatu “milestone” yang amat penting.

Pencanangan pembatasan kantong plastik sengaja dimulai dari pusat perbelanjaan.  Langkah ini dilakukan dengan asumsi bahwa masyarakat kelas menengah ke atas dapat diarahkan (setengah “dipaksa”) untuk merubah perilaku. Selain itu ada anggapan bahwa masyarakat menengah atas menggunakan lebih banyak kantong plastik daripada masyarakat menengah bawah. Tingkat konsumtif masyarakat menengah atas lebih tinggi dari masyarakat menengah bawah.

Setelah pencanangan itu, diharapkan para pengselola pusat perbelanjaan akan mulai menyiapkan suatu mekanisme “penghapusan” kantong plastik dari pusat perbelanjaan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melaksanakan program pengurangan kantong plastik. Langkah-langkah itu antara lain:

  • Penyiapan rencana kerja masing-masing pusat perbelanjaan untuk pengurangan kantong plastik.
  • Mengganti kantong plastik dengan kantong belanja yang ramah lingkungan (dipakai berkali-kali, dapat di reduksi alam).
  • Melakukan kampanye pengurangan kantong plastik secara rutin di lingkungan pusat perbelanjaan.
  • Melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pendidikan lingkungan untuk dukungan perubahan perilaku.
  • Memberikan insentif bagi yang menggunakankantong yang ramah lingkungan, dan memberikan disinsentif bagi yang menggunakan kantong plastik. Misalnya kantong plastik dijual dengan harga tinggi, dan dengan kualitas baik, sehingga dapat digunakan berulang-ulang.
  • Melakukan monitoring dan pelaporan secara rutin

Kalau upaya itu dilakukan secara konsisten dan dengan komitmen tinggi maka akan menjadi langkah-langkah yang sangat monumental di Surabaya. Semoga langkahyang sudah dilakukan para pengelola pusat perbelanjaan mendapat dukungan masyarakat.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s