Undang-Undang "Green Building" diberlakukan di Wales dan California

Wales menjadi pelopor dalam penerapan “green building” standard.  Wilayah di bawah Kerajaan Inggris Raya itu baru saja meloloskan sebuah undang-undang yang mengharuskan setiap bangunan untuk melakukan  penghematan dan pemanfaatan bahan-bahan ramah lingkungan berkelanjutan. Pekan lalu Menteri Lingkungan dan Perumahan Wales, Jane Davidson, mengumumkan bahwa berdasarkan aturan baru itu, diharapkan akan ada pengurangan emisi karbon sebesar 31 persen.

Undang-undang yang akan mulai diberlakukan 1 September itu antara lain  membagi bangunan dan rumah menjadi beberapa tingkatan efisiensi lingkungan. Kriteria utama yang menjadi kunci efisiensi adalah penghematan enerji, penghematan air, dan penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan. Ketiga kriteria tersebut dirinci lagi menurut indikator performance.

Karena Wales berada di wilayah dengan 4 musim, maka salah satu yang teramat penting adalah sistim insulator. Bangunan dengan sistim insulator baik akan dapat menghemat enerji cukup besar.  Sistim insulator sangat penting pada musim dingin, bila insulator bangunan buruk, maka enerji yang terpakai menjadi sangat besar.

Aturan baru tersebut membagi bangunan atas dua katagori yaitu bangunan rumah tinggal (residence) dan bangunan non rumah tinggal termasuk perkantoran, gedung, gudang dan bangunan lainnya. Pengkatagorian kedua jenis bangunan tersebut dimaksudkan juga untuk klasifikasi administrasi.

Untuk bangunan rumah tinggal ditetapkan sebuah aturan yang dinamakan   “Code for Sustainable Homes” yang terdiri dari 6 tingkatan.  Setiap rumah baru, harus memenuhi minimal di tingkatan (level) 3, dimana level 6 adalah level tertinggi. Untuk rumah-rumah lama diberikan penyesuaian sampai memenuhi batasan minimum.

Untuk bangunan non residensial, ditetapkan aturan yang dinamakan BREEAM, (Building Research Establishment Environmental Assessment Method) . Pada sistim ini ditetapkan 5 tingkatan bangunan yaitu   pass, good, very good, excellent and outstanding. Bangunan baru disyaratkan harus minimum berada pada tingkatan “Very Good”.

**

Apa yang dilakukan di Inggris, sebenarnya juga sudah diberlakukan di Amerika. California sudah mengesahkan undang-undang “Green Building Code” pada bulan Juli 2008. Negara bagian California, dibawah pimpinan gubernur Arnold Schwarzenegger, dikenal sebagai negara bagian yang tingkat kepedulian lingkungan tertinggi di Amerika.

Di negara bagian California Amerika, dengan undang-undang itu mentargetkan penghematan air sebesar 20 persen pada penggunaan rumah tangga dan bangunan komersial. Sementara itu target untuk konservasi dan pertamanan ditetapkan penghematan sebesar 50 persen. Dengan undang-undang tersebut, California menetapkan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 20% pada tahun 2020.

“Once again California is leading the nation and the world in emissions reductions and finding new ways to expand our climate change efforts. The commission should be commended for bringing everyone to the table including representatives of the construction and building trades industry, environmental groups and labor organizations, and achieving something no other state has been able to.”

Demikian statement dari  “Commission Chairwoman” Californa, Rosario Marin.

Kapan ya aturan seperti di Wales dan California bisa diterapkan di Indonesia ??

Sumber : ENN

Sumber : Reuter

One thought on “Undang-Undang "Green Building" diberlakukan di Wales dan California

  1. Klo saya sih ga mau muluk-muluk menerapkan hal semacam ini di Indonesia…
    Sekarang saya malah berpikir gimana caranya agar sampah2 rumah tangga di masing2 rumah dipisah berdasrkan jenisnya,,,
    organik dan organik…
    kapan ya???

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s