Suramadu kawasan andalan strategis nasional yang menjanjikan

Tanggal 10 Juni 2009, Indonesia menorehkan satu lagi milestone transportasi dengan diresmikannya Jembatan Suramadu.  Peresmian itu menandai babak baru pembangunan wilayah Madura dan Jawa Timur. Kawasan Suramadu, terutama di kota Surabaya dan Kabupaten Bangkalan, menjadi kawasan andalan strategis yang sangat menjanjikan.

Dengan terhubungnya Surabaya dan Madura melalui jembatan sepanjang kurang lebih 5 kilometer, maka pengembangan kawasan ini akan memulai babak baru. Harapan besar dibebankan pada jembatan Suramadu untuk memajukan perekonomian pulau Madura. Terbukanya akses yang lancar ke pulau Madura bisa mendorong pertumbuhan dan pembangunan di kawasan ini.

Di ranah transport planning dan pengembangan wilayah, prasarana transportasi (jalan dan jembatan),  dapat mempunyai dua fungsi, yaitu untuk memenuhi permintaan, dan atau yang kedua untuk men-generate kebutuhan. Prasarana jalan dapat dikatakan memenuhi permintaan, kalau pembangunannya untuk menampung volume lalu lintas sudah tinggi. Dalam kondisi yang demikian pembangunan jalan atau jembatan adalah untuk memenuhi permintaan.

Disisi lain, jalan dimaksudkan sebagai “trigger” pertumbuhan wilayah. Keberadaan jembatan atau jalan adalah untuk “memancing” dan mendorong pengembangan kawasan. Potensi kawasan yang belum terekspose, akan berkembang dengan tersedianya prasarana jalan dan jembatan. Jembatan akan membuka keterisoliran wilayah.

Jembatan Suramadu, sejak awal perencanaan, diutamakan untuk men-generate transportasi. Dengan demikian, fungsi jembatan dimaksudkan untuk menumbuhkan kawasan-kawasan di pulau Madura. Keberadaan jembatan Suramadu untuk memberi akses yang sangat luas kepada barang dan jasa yang akan bergerak ke Madura dan sebaliknya. Secara bertahap dengan lancarnya transportasi ke Madura, maka pulau ini akan berkembang meningkatkan kesejahteraan rakyat Madura.

Meski demikian keberadaan jembatan Suramadu, tidak otomatis akan memakmurkan Madura. Potensi yang ada kalau tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh, hanya akan tetap menjadi potensi. Maka perlu dirancang suatu pengembangan wilayah Madura secara komprihensif, sehingga semua sektor dan faktor akan bergerak secara harmonis. Ini mudah menuliskannya, tapi sangat sulit melaksanakannya. Lebih sulit lagi kalau ada pihak-pihak yang hanya ingin mengedepankan kepentingan kelompok yang sempit.

Maka kebersamaan dalam pengembangan wilayah Suramadu diperlukan. Agar jembatan Suramadu membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat banyak. Ego sektor dan ego wilayah harus dibuang jauh-jauh, agar bisa bergerak bersama membangun kawasan Suramadu.

Ketika post ini ditulis, segala persiapan peresmian di kawasan Bangkalan sedang dilakukan agar acara peresmian yang akan berlangsung beberapa jam lagi bisa berlangsung lancar. Sejarah baru Madura dan Jawa Timur dimulai, begitu juga sejarah transportasi Indonesia mencatat, jembatan Suramadu diharapkan benar-benar menjadi pemicu pembangunan wilayah. Waktu akan mencatat seberapa besar manfaat yang akan diperoleh.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s