Alamaak, gapteknya kawan di Blitar

Saya sering merasa gaptek kalau sudah berhubungan dengan komputer, apalagi belakangan selalu ada gadget dan software, yang kinyis-kinyis. Saya seolah tak mampu mengikuti perkembangan. Tapi kalau di rumah, saya masih sering jadi instruktur untuk istri dan “membenahi” kerjaannya yang pake MS Word atau Excel. Ternyata masih ada orang yang gapteknya lebih parah dari istri saya.

entry komputerSaya cuma user awam komputer, dan hanya sekedar bisa pake Word, Excel untuk mengetik dan pake Power Point kalau ada presentasi. Itupun, saya belum bisa menggunakan ketiga software itu secara maksimal. Belakangan saya jadi terbiasa pake WordPress untuk posting di blog. Yang terakhir ini, saya cuma bisa pakai fitur yang paling dasar dari WP. Padahal kemampuan WP konon cukup prima untuk menampilkan blog yang apik.

Meski begitu, kalau di depan istri, saya boleh menepuk dada bangga, karena dia sering asistensi minta bantuan menyelesaikan persoalan pekerjaannya di komputer. Sebagai pengguna Word dan Excel, saya masih sering jadi mentor kalau dia punya persoalan. Istri saya masih pemula menggunakan kedua program komputer itu.

Mantan pacar saya itu sering melakukan tugas kantor ke luar kota, dan berhadapan dengan beberapa instansi di kabupaten di Jawa Timur. Sekali waktu ke Sumenep, lain hari ke Pacitan, kadang ke Gresik. Sekarang dia sedang di Blitar, kota tempat makam Bung Karno.

Minggu ini, ibu dari dua anak saya pulang dari Blitar dengan membawa setumpuk pekerjaannya. Dia dan timnya sedang membantu RSU Blitar menyusun program keuangan. Untuk keperluan pekerjaannya, istri saya Maya, harus mengumpulkan sejumlah laporan dan dokumen tentang keuangan RS tersebut. Selain dokumen dalam bentuk buku, mereka juga minta softcopy dalam bentuk files komputer.

Karena begitu banyak laporan yang harus di review, istri saya terpaksa lembur di rumah. Tadi malam dia kebingungan mereview softcopy file dalam bentuk Excel. Karena harus bikin laporan dengan format yang berbeda dari format yang disiapkan RSU Blitar, sejumlah data harus dicopy ke worksheet yang berbeda.

Ketika melakukan penjumlahan dan perkalian dari data-data yang di-copy, ternyata hasilnya tidak muncul. Maya jadi bingung, dia coba beberapa kali, siapa tau, dia salah menggunakan Excel, tapi hasilnya tetap sama.
“Pa, gimana ini, kok hasilnya nol terus”, istri saya mulai ngedumel. “Bantuin dong”.
“Emang kenapa?”, tanya saya. “Ini lho, sudah dua kali kucoba jumlah, hasilnya kok nol”.

Kalau sudah begini, saya harus turun tangan. Periksa punya periksa terhadap formula penjumlahan yang digunakan, ternyata sudah betul. Untuk lebih meyakinkan, saya hapus formula yang dibuat istri saya, dan saya ulangi membuat formula penjumlahan. Ternyata hasil penjumlahan tetap nol.

Saya kemudian memeriksa data angka yang ada dalam sel pada spreadsheet. Saya menjadi tertawa ngakak melihat data-data itu. Angka-angka di sel Excel tersebut di-entry sebagai karakter, lengkap dengan titik koma, seperti halnya mengetik dengan MS Word. Sudah sangat jelas, angka yang berupa karakter tidak mungkin dijumlahkan dalam spreadsheet Excel.

Saya tidak habis pikir, haree genee, masih ada yang memasukkan angka berupa karakter di dalam sel spreadsheet Excel. Padahal file itu melakukan sejumlah operasi matematis seperti penjumlahan, perkalian dan pengurangan. Berarti, petugas yang mengentry data, meski sudah menggunakan spreadsheet Excel, tapi untuk menjumlah masih menggunakan kalkulator. Ini, yang bikin saya jadi ketawa. Kejadian ini di Rumah Sakit Umum “DR. Mardi Waluyo” Kota Blitar.
Alamaak, haree geneee.. gapteknya kawan sudah keterlaluan.

2 thoughts on “Alamaak, gapteknya kawan di Blitar

  1. hehehe .. ya diajarin / training kali pak .. coba tawarkan diri tuk jadi tutor nya .. kan lumayan tuh .. :p
    kan kasihan juga .. jadi dobel kerjaannya..

    Iklan Baris

    Togar:
    Ya, istri saya terpaksa mengentry ulang data-data itu..
    Mestinya tidak perlu..

    Like

  2. Hahahaha,
    sampai saat ini saya tidak tau yang mana wall to wall, yang mana notes, dll. Pernah aku menanggapi komentar teman, aku bikin di what on your mind?

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s