Mengembangkan urine sebagai enerji alternatif

Sesungguhnya Tuhan menciptakan alam demikian baik. Di tengah krisis enerji yang mengancam dunia, para ahli terus berupaya memanfaatkan ciptaan Tuhan untuk mencari solusi krisis enerji. Di Ohio University, Amerika, sejumlah ahli sedang mengembangkan penggunaan urin (air seni) sebagai enerji alternatif.

Para ahli menamakan enerji alternatif tersebut sebagai “Pee Power“. Penggunaan urine sebagai enerji dikembangkan dengan menggunakan elektroda nikel untuk memanfaatkan hidrogen yang ada pada urine. Pemanfaatan hidrogen sebagai sumber enerji, sebenarnya sudah lama diteliti banyak pihak. Tetapi pemurnian dan pemisahan hidrogen dari ikatan kimia lainnya membutuhkan mekanisme yang rumit dan memerlukan enerji yang cukup banyak, sehingga selama ini belum banyak dimanfaatkan secara massal, karena kurang ekonomis.

Para ahli di Ohio University, yang dipimpin oleh Professor Gerardine Botte, yakin bahwa dalam waktu tidak terlalu lama, urine sebagai sumber enerji akan dapat digunakan, karena dinilai dapat dioperasikan secara ekonomis. Gas hidrogen membutuhkan tekanan tinggi pada temperatur rendah. Kondisi inilah yang menjadikan pemanfaatan gas hidrogen menjadi “mahal“.

Prof. Botte dan timnya, berpendapat agar dapat dipisahkan dengan “bawaan aslinya”, hidrogen di”gabung”kan dengan elemen lain yaitu nitrogen. Penggabungan ini dapat “menyimpan” gas hidrogen dengan cara yang lebih murah, dan kemudian gas hidrogen “dilepaskan” dengan enerji yang cukup rendah. Gas hidrogen inilah yang kemudian dengan proses elektrolisa digunakan untuk membangkitkan enerji listrik.

Urine yang mengandung molekul nitrogen, diyakini mampu mengikat gas hidrogen. Untuk tahap sekarang ini, Prof. Botte dan timnya menggunakan suatu perangkat di laboratorium. Mereka yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama mereka dapat membuat alat tersebut secara komersial.

Professor Botte sangat yakin bahwa urine akan menjadi enerji yang sangat potensial di masa depan. Menurut Botte, seekor sapi dapat menyediakan listrik untuk 19 buah rumah. Peternakan sapi, selain menghasilkan daging, sekaligus akan menjadi sumber enerji yang terbarukan dan mengurangi emisi karbon.

Dimasa depan, mobil-mobil akan digerakkan oleh tenaga dari urine. Inilah penelitian Ohio University. Teknologi ini memang tidak akan memberikan solusi total, tapi dengan penggunaan urine, dapat dilakukan diversifikasi enerji terbarukan.

Mau informasi lanjut klik disini.

One thought on “Mengembangkan urine sebagai enerji alternatif

  1. Pengembangan yang sangat menarik..!!
    kita juga bisa klo kita punya niat dan tau caranya.
    Saya siich punya niat, tapi caranya bener2 buta, barang kali ada yang punya n bisa di share ke sini.

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s