Viena kota terbaik dunia 2010; Calgary: the world best Eco-City 2010

Viena ditetapkan menjadi kota terbaik dunia pada tahun 2010. Penetapan ranking kota-kota dunia tersebut dilakukan oleh Mercer, sebuah konsultan internasional berpusat di London yang melakukan Survey tingkat kenyamanan hidup di berbagai kota di dunia. Singapore berada di tingkat 28, menjadi kota terbaik di wilayah Asia, disusul kota Tokyo yang berada di urutan 40. Dari sejumlah kota yang di survey, Kota Baghdad menempati urutan terbawah dari 221 kota.

Penetapan ranking dilakukan dengan mengambil kota New York sebagai basis yang diberi angka 100. Kota-kota lain dibandingkan dengan New York dengan mencantumkan tidak kurang dari 39 kriteria yang dikelompokkan dalam 10 kategori yaitu : political stability; economic environment; social freedoms; health and sanitation; schools and education; public services and transportation; recreational activities such as restaurants and theaters; availability of goods; housing; and the natural environment, such as climate and record of earthquakes.

Mercer melakukan survey pada 221 kota (215 kota di tahun 2009) untuk melihat keunggulan kota-kota tersebut dengan 39 kriteria. Kota Viena memperoleh nilai 108,6 berada di tempat pertama, disusul oleh kota Zuric di tempat kedua, kota Geneva peringkat 3, dan kota Baghdad di urutan buncit dengan nilai 14,7.

Hasil survey tersebut direlease tanggal 26 Mei 2010.Mercer juga melakukan ranking untuk kota-kota yang paling ramah lingkungan. Kriteria yang ditambahkan adalah ketersediaan air minum (langsung minum dari keran), sanitasi dan pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, kualitas udara dan kemacetan lalu lintas. Ranking tertinggi sebagai kota paling ramah lingkungan (eco city) adalah Calgary di Canada dengan skor 145,7 dengan basis kota New York mendapat nilai 100. Kota paling ramah linngkungan kedua adalah Honolulu di Hawaii, dan ketiga kota Ottawa di Canada. Untuk tingkat Asia, Kobe di Jepang menempati urutan 9, disusul Singapore pada urutan 22. Kota Nagoya dan Osaka mendapat nilai yang sama di urutan 49 sebagai kota paling ramah lingkungan sedunia.

Kota New York tidak masuk dalam Top-50 kota ramah lingkungan sedunia.

Untuk Indonesia, membandingkan dengan kota ramah lingkungan seperti Nagoya dan Osaka, tentulah masih sangat jauh. Jadi masih akan bermimpi kalau kota-kota di Indonesia bisa masuk kota terbaik dunia. Meski survey yang dilakukan Mercer tidak lah mutlak dari segi lingkungan, akan tetapi Mercer menempatkan urutan kota-kota itu sebagai “The Most Livevable Cities”.

Suatu saat kelak, (entah 10 tahun lagi atau 50 tahun lagi), ada kota-kota di Indonesia yang masuk di urutan 100 kota dunia terbaik dari segi ramah lingkungan. Bermimpi boleh dong….
.

Informasi selengkapnya ada disini/a>

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s