Proses bikin paspor RI sebenarnya cuma 32 menit

Mengurus sendiri pembuatan paspor RI di kantor imigrasi Sidoarjo, boleh dikata jadi tau cara kerja kantor imigrasi selama ini. Setelah mengikuti dan memperhatikan tahapan permohonan paspor, saya berkesimpulan, bahwa dari pemasukan permohonan yang memenuhi syarat sampai penerbitan paspor, sebenarnya bisa selesai dalam 1 (satu) hari, karena proses transaksi informasi hanya 32 menit. Tidak perlu 3 hari apalagi satu minggu.

Proses yang paling rumit dalam pembuatan paspor adalah penelitian (verifikasi) keabsahan dokumen persyaratan yaitu KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Ijazah dan Akte Nikah. Dalam kenyataanya, kantor imigrasi meneliti keabsahan dokumen persyaratan dilakukan dengan membandingkan fotocopy dengan dokumen asli, dan mencek kebenaran fisik dokumen-dokumen tersebut. Jadi verifikasi hanya dilakukan di loket kantor imigrasi.

Kantor imigrasi tidak mungkin melakukan verifikasi keabsahan akte kelahiran dengan mendatangi instansi yang menerbitkan akte tersebut. Begitu juga dengan KTP, atau ijazah. Seandainya ditemukan dugaan bahwa dokumen persyaratan palsu, maka permohonan bisa langsung ditolak dengan meminta surat keterangan dari instansi yang berwenang. Waktu verfikasi keabsahan untuk 4-6 dokumen ini tidak sampai 10 (sepuluh) menit untuk satu pemohon.

Sehingga bila persyaratan administrasi sudah benar, maka proses selanjutnya, sudah bisa ditetapkan dengan standar waktu minimum pelayanan publik. Setelah verifikasi persyaratan selesai, maka proses langsung bisa dilakukan dengan pemasukan (entry) data pemohon. Untuk ini Kantor imigrasi sudah memiliki sistim jaringan komputer, sehingga entry data cukup sekali untuk keseluruhan proses. Proses entry data bisa lebih singkat lagi bila permohonan paspor bisa dilakukan melalui internet, sehingga pemohon bisa melakukan entry sendiri. Kantor imigrasi hanya tinggal mencek apakah data yang dientry oleh pemohon sesuai dengan dokumen persyratan yang asli atau tidak. Proses enty data pemohon (bila tidak melalui internet) paling lama 7 menit untuk satu permohonan paspor.

Setelah entry data, pemohon harus membayar biaya pembuatan paspor. Pembayaran ini bisa dilakukan setelah data pemohon selesai di entry di komputer, dan langsung diminta membayar di loket kasir. Lamanya waktu pembayaran di kasir untuk satu orang pemohon hanya akan sekitar 5 menit.

Kemudian proses berlanjut ke entry data biometrik yaitu pengambilan sidik jari, foto pemohon dan tandatangan. Proses ini bisa dilakukan oleh seorang petugas yang sekaligus bisa melakukan wawancara, tentang tujuan pembuatan paspor. Waktu untuk pengambilan foto, sidik jari dantanda tangan yang dimasukkan secara digital ke komputer paling lama 10 menit per orang.

Sebenarnya wawancara lisan bisa dihapus dengan menambah data entri permohonan tentang tujuan pembuatan paspor. Sehingga waktu proses bisa menjadi lebih singkat. Jadi total waktu yang dibutuhkan untuk transaksi permohonan paspor antara pemohon dengan sistem permohonan adalah sekitar 32 menit.

Dan jangan lupa untuk setiap pemohon paspor, ditarik biaya Rp. 70.000 (tujuh puluh ribu rupiah) untuk fasilitas teknologi biometrik dan komputerisasi kantor imigrasi. Kalau sehari permohonan paspor di kantor imigrasi Sidoarjo ada 500 pemohonan, berarti ada Rp. 35.000.000 uang dari biaya pendukung teknologi. Sebulan rata-rata ada 22 hari kerja, maka jumlahnya menjadi Rp. 770.000.000 (tujuh ratus tujuhpuluh juta rupiah). Jumlah ini lebih dari cukup untuk mengganti komputer di kantor imigrasi setiap dua bulan sekali.

Yang menjadikan proses menjadi lama adalah karena pemohon cukup banyak, sehingga harus antri pada proses pertama yaitu verifikasi data. Hal ini bisa diatasi dengan menambah jumlah loket verfikasi data. Untuk diketahui, kantor imigrasi Sidoarjo hanya membuka 1 (satu) loket untuk verfikasi data.

Di era digital seperti sekarang, transaksi informasi sudah sangat cepat, sehingga SOP (Standard Operating Procedure) pembuatan paspor juga bisa dilaksanakan. Bila waktu resmi pemrosesan masih dibuat 3 hari, disinilah ada “celah” permainan oknum untuk bermain dengan para “biro jasa“.

Ketika saya memproses permohonan paspor, ada oknum biro jasa yang bisik-bisik bisa memproses dengan biaya sekitar 600 ribu rupiah, dengan sekali datang saja ke kantor imigrasi. Bahkan bila mau sehari jadi bisa juga, dengan biaya sekitar Rp 1 jutaan.

Kantor imigrasi dan atasannya Depkumham yang dikomandani Patrialis Akbar, harus membenahi diri untuk meningkatkan pelayanan publik dalam pembuatan paspor. Kalau SOP proses pembuatan paspor ditetapkan dengan waktu satu hari selesai, maka praktek percaloan dan biro jasa di kantor imigrasi bisa berkurang.

Hayo, bisa enggak Patrialis Akbar dan Imigrasi berbenah diri.
Kalau tidak bisa, itu namanya keterlaluan.

7 thoughts on “Proses bikin paspor RI sebenarnya cuma 32 menit

  1. bos…. sy mau komen nih..
    sory kbtulan sy jg pernah buat paspor…

    berlebihan rasanya kl buat paspor bisa satu hari selesai…
    betul prosedur yg anda utarakan itu adalah benar…
    tp, perlu diingat, 1 hari yg urus paspor umum itu bukan cuma satu orang…
    utk jakarta, ada 5 wilayah kantor imigrasi.
    setiap kantor wilayah rata2 yg urus paspor 300 org/hari (di luar TKI, TKI rata2 200 org/hari)
    sekarang , proses scanning, kl tdk ada mslh teknik sekitar stgah jam/org (scan KTP dll), kemudian kirim data tersebut via internet ke dirjen, kl tdk ada masalah teknik dan jaringan bs 5menit org (plc, jgn dipungkiri, main di warnet sj, kadang lemot).
    wawancara, kl dokumen bagus bs 10 menit/org, tp kl perlu verifikasi lbh jauh, bisa 1 jam bahkan lbh /org, krn, layak tdknya dokumen yg diajukan untuk persetujuan pengajuan paspor adalah tanggung jwb penuh pewawancara.
    foto bisa 5 menit/ org, kadang pengurus jg tdk layak foto, jd petugas foto harus mengarahkan, misalnya rambut menutupi wajah, jilbab menutupi wajah (jd harus dandan yg layak dulu, itu tentunya perlu waktu), apalgi kl yg di foto anak kecil, bisa setengah jam lebih…
    pemasukan data ke database, he5…bs lbh dong dr 10 menit/org…

    jam kerja per hari adalah 7 jam (08.00-12 , 13-16)

    nah, di total, per org bs makan wktu paling cepat 3 jam
    petugas wawancara setiap kntor imigrasi 3org, petugas foto 3 org, scanning 30rg, data entry 5org, kasir 2org, lain-lain rata 2org.
    print data ke buku paspor bs 5 menit/org, kl tdk ada kendala teknis…
    pembayaran di kasir, bs 5menit, terkadang tukar uang kembalian dulu, hahahaha…

    jd, bisa disimpulkan, rata2 kantor imigrasi bisa myelesaikan pembuatan paspor paling byk …?

    jd, kl yg urus paspor rata 300 org / hari (utk wil jakarta ya….), tdk mgkin bs selesai 1 hari,…

    sbg gambaran, di australi, urus paspor 1bln, thailand 3 bulan, amerika 1bln…

    thx, sy cuma berbagi informasi yg sy ketahui dan jalani bdsar pglaman pribadi..

    sukses selalu utk kita semua….:)

    Like

  2. @Sdr. Aman
    Kalau memang harus 3 hari, atau 1 bulan seperti di negara lain, ya, diberlakukan saja seperti itu. 3 haru, ya, 3 hari, jangan jadi bisa 1 hari karena biro jasa yang urus atau karena ada uang pelicin. Satu hal lagi, janganlah berbelit. Mengapa harus dari loket pengajuan permohonan kita ketahui bahwa harus ke loket informasi lebih dulu, dan harus dari loket informasi kita ketahui harus beli map terlebih dahulu?. Pampangkan saja petunjuk.

    Like

  3. Semoga pemerintah bisa membuat prosedur pembuatan Paspor dengan syarat KTP saja. Untuk itu pembuatan KTP harus lebih dipertanggungjawabkan pemerintah. Entah bagaimana cara yang terbagus untuk itu, saya pikir banyak orang pintar di negeri tercinta.

    Like

  4. temen tolong saya…
    saya mengurus paspor adek keponakan saya di imigrasi,nah adek saya sudah berumur 17 tahun tp di imigrasi pada saat interview disuruh bawa orang tuanya…
    padahal orang tuanya bekerja sebagai TKI di hongkong,keinginan orang tua kuat untuk anaknya bisa berlibur ke negara tersebut.
    kemudian adek saya tidak sabar…
    tanpa sepengetahuan saya adek saya ngurus paspor lewat calo dan sampai selesai…
    tapi di imigrasi di kota lain itu tidak bisa di cetak…
    terus saya harus gimana?
    apakah sebenarnya paspor adek saya sudah jadi di imigrasi yang pertama?
    tolong bantu teman

    Like

  5. Mungkin utk buat paspor baru diperlukan waktu 1 atau 2 hari, tetapi yang mengherankan utk perpanjangan paspor diperlukan waktu yang sama dengan pembuatan paspor pertama / baru. Data2 kan sudah ada di bank data keimigrasian, kenapa tidak dibuat praktis perpanjangan seperti memperpanjang SIM ? Aneh ya…tapi Nyata ??! Memang birokrasi di negara kita ini suka dengan proses yang panjang, rumit, bertele tele, yang terkesan dibuat “mbulet dan ruwet”, tidak suka efisiensi, sukanya boros…boros waktu, tenaga, biaya,…boros macam2 lah…??! Urusan 1 jam dibuat 1 minggu, jangan heran kenapa “kita” tidak pernah “developed & advanced”.

    Like

  6. pada proses entri paspor/memasukkan data pemohon tidak langsung kemudian dilanjutkan dg proses pembayaran…melainkan dilanjutkan proses ajudikator.proses tsb terhubung dg pusat.adany proses tsb tuk mencegah terjadiny duplikasi paspor(1 org pny lbih dr 1 paspor)..selain tu jg tuk mengecek apakah pemohon tsb sedang dicegah/dicekal ke luar negri (misal krn tersangkut masalah pidana).
    sedang proses wawancara sangat penting pak..

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s