Anakku, kepakkan sayap imanmu

Tidak terasa, kedua anakku sudah saatnya harus “terbang” mengarungi langitnya sendiri. Meski tidak mudah, mereka harus bisa mengepakkan sayapnya, merasakan hempasan angin topan atau belaian semilir angin. Sarang harus ditinggal, dan induk hanya mengamati, seraya berdoa semoga putraku dapat kekuatan Sang Pencipta untuk mengarungi alam raya nan tak terbatas.

Satu lagi titik kehidupan dilampaui. Minggu 15 Agustus 2010, Daniel dan Dennis “Lepas Sidi” setelah hampir 10 bulan dibimbing oleh Gereja HKBP Manyar, Surabaya. Daniel dan dennis mendeklarasikan iman secara dewasa. Kalau sebelumnya pada waktu dibaptis, imannya dibimbing oleh orang tua. Sekarang, imannya adalah hasil dari pemahaman sendiri. Pendewasaan iman sebagai proses pertumbuhan diformalitaskan melalui belajar dan kemudian Sidi di gereja. Ditahbiskan oleh pendeta dan disaksikan oleh jemaat.

Anakku menjelajahi kehidupan imannya. Mereka belajar menjadi individu Kristen, menjadi Anak Tuhan.
“Ya Tuhan beri kekuatan kepada mereka untuk mengarungi luasnya lautan hidup. Jangan biarkan mereka berjalan sendiri, anugerahkan Roh Kudus untuk mendampingi hidupnya”.
“Beri kami orangtuanya kemampuan untuk membimbing mereka, agar senantiasa memuliakan Nama-MU”.

Daniel dibimbing Pdt. SP. Sihombing

Dennis dibimbing oleh Pdt. SP Sihombing


Daniel diberkati Pdt. G Panjaitan

Dennis

Dennis diberkati Pdt. G. Panjaitan

Dennis, Daniel dan teman-teman sidinya


Ucapan selamat dari jemaat bagi peserta sidi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s