Migrasi dari blog bayar menjadi blog gratis

Sekitar 4 tahun sudah saya blogging melalui sistim berbayar untuk hosting maupun domain. Selama itupula saya coba untuk menyajikan berbagai topik yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan perkotaan. Banyak kendala dan pendorong yang saya temukan selama blogging. Kendala teknis terutama karena kemampuan saya mengelola WordPress sebagai media blogging yang saya gunakan. Ketrampilan saya untuk mengelola “tampilan” blog berbayar sangat minim, sehingga tampilan blog ini tidak berubah dari awal sampai hari ini.

Kendala waktu menjadi salah satu yang serius, sehingga saya kurang produktif memposting. Selain itu kemampuan saya mengolah kata-kata menjadi kalimat yang menarik juga menjadi masalah tersendiri. Tulisan-tulisan saya hadir dengan bahasa yang terlalu standar, dan mungkin kurang bisa dinikmati oleh pembaca. Gaya bahasa dan bertutur yang saya gunakan mungkin tidak bisa memuaskan.

Saya menyadari betul kendala-kendala itu, saya berusaha untuk mengatasinya. Sebagian berhasil, tapi lebih banyak yang gagal. Meski begitu, karena adanya dorongan dari sebagian pembaca, baik yang disampaikan melalui komentar di setiap posting yang saya publish, maupun yang menyampaikan langsung secara lisan, menjadikan saya terus berusaha mengupdate dengan tulisan-tulisan baru.

***

Setelah sekitar 4 tahun berlangsung kedua blog saya yang berbasis membayar dan gratis, nampaknya keduanya menjadi punya kecendrungan yang sama. Lambat-laun keduanya menjadi mirip-mirip formatnya, meski topik yang disajikan berbeda. Semula saya tidak memperhatikan, tapi karena memang kedua blog itu, hanya saya sendiri yang mengelola, ya sangat wajar, kalau kemudian formatnya menjadi mirip.

Dari kondisi inilah kemudian mulai timbul pemikiran untuk “menggabung” kedua blog yang selama ini saya kelola. Selain itu, kendala teknis mengelola tampilan, juga menjadi alasan lain mengapa saya melakukan “merger” atas kedua blog itu. Maka secara bertahap kedua blog ini akan digabungkan. Secara jelas blog berbayar ini akan migrasi ke blog gratisan. Semua tulisan saya di blog http://www.togarsilaban.com akan saya ekspor ke http://www.togarsilaban.wordpress.com. Sehingga kontennya tidak ada yang hilang. Jadi nanti saya hanya akan mengelola satu blog saja, yaitu yang gratis. Ini sudah menjadi keputusan saya.

Ada plus minus dari penggabungan kedua blog itu. Apalagi yang akan ditutup adalah blog berbayar ini. Traffic blog berbayar lebih tinggi dari blog gratisan. Ada kemungkinan orang-orang yang selama ini sudah sering baca blog berbayar saya, akan “kehilangan track blog saya. Walaupun saya akan berusaha untuk mengarahkan mereka ke blog gratisan. Ini aspek negatif yang paling besar dari migrasi ini. Kekurangan lainnya adalah bahwa ada kemungkinan fokus dari blog akan bergeser. Kalau sebelumnya blog berbayar terfokus pada isu lingkungan hidup dan perkotaan, di blog gratisan, porsinya bisa saja menjadi berkurang. Tapi apa boleh buat, setiap tindakan memang ada resikonya.

Plusnya, saya lebih mudah dalam mengelola blog. Dengan satu blog saja, saya lebih sederhana mengelola blog.

Saya mohon maaf atas segala ketidak nyamanan karena keadaan ini.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s