Kuota ikan kakap merah

Gulai kepala kakap merah

Siapa yang tidak tergiur pada gulai kepala ikan kakap merah di restoran Padang. Membayangkannya saja sudah membuat air liur serasa meluncur di lidah. Hmm…. apalagi ditambah dengan sambal cabe hijau, dan sayur daun singkong. Pasti tidak bisa menahan selera untuk ingin segera ke restoran Padang terdekat. Tapi sebelum anda terlanjur lebih jauh membayangkannya, saya mesti ingatkan, disini saya tidak akan cerita gulai kepala kakap, tapi ini soal ikan kakap merah di lautan.

Ini soal pemancingan ikan kakap merah (Red Snapper) di Teluk Mexico. Sebagaimana diketahui, sejak kebocoran tambang minyak British Petrolium (BP), penangkapan ikan di Teluk Mexico dibatasi dengan sangat ketat. Pencemaran laut oleh tumpahan minyak mengakibatkan kematian biota laut termasuk ikan kakap merah. Karena itu pihak berwenang di Teluk Mexico melarang penangkapan ikan, dengan maksud agar populasi ikan bisa berkembang dengan baik.

Larangan penangkapan ikan di Teluk Mexico, saat ini sudah dicabut dan dirubah menjadi penangkapan secara terbatas. Pihak berwenang, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) telah mengijinkan penangkapan ikan kakap merah bagi  para pemancing rekreasi selama hanya dua bulan, sejak 1 Oktober 2010  sampai 21 Nopember.

Sedangkan untuk nelayan, pembatasan penangkapan ikan secara terbatas telah dibuka sejak akhir Juli lalu. Penangkapan terbatas diberlakukan dengan tujuan membatasi penangkapan ikan dari kuota yang diberlakukan secara normal sebelum kebocoran sumur minyak BP.  Dalam keadaan normal kuota penangkapan ikan di kawasan Teluk Mexico mencapai 3,4 juta Pound per musim.

***

Otoritas kelautan  Amerika (NOAA) menetapkan kuota penangkapan ikan untuk tujuan komersial (nelayan), dan juga menetapkan kuota bagi pemancing rekreasi (penghobby mancing). Aturan penetapan kuota ini dimaksudkan untuk menjaga populasi ikan dilaut lepas dikawasan perairan Amerika. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan dan kelesatian ikan terutama ikan kakap merah yang disukai banyak pemancing.

Saya tidak tau apakah otoritas di Indonesia (Kementerian Kelautan dan Perikanan) sudah menetapkan kuota penangkapan ikan untuk berbagai zona penangkapan ikan di Indonesia.

Idealnya, untuk menjaga kelestarian perikanan, dan kelestarian lingkungan secara keseluruhan, sistim kuota dan pengawasan yang ketat harus diberlakukan.  Harapan ini tentu saja tidak berlebihan, masalahnya apa yang harus dilakukan oleh semua pihak untuk mewujudkan harapan itu.?

Pekerjaan berat menanti untuk melestarikan kakap merah. Jangan sampai suatu saaat nanti, restoran Padang di Surabaya harus mengimpor kakap merah (Snapper) dari Teluk Mexico untuk membuat gulai kepala ikan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s