Keliling kota dengan TransJogja

Saya ke Yogya bukan mau jadi juru kunci Merapi menggantikan posisi Mbah Maridjan, selain karena tidak mungkin ditunjuk, sepertinya saya tidak cocok jadi kuncen. Maka sehabis acara “Regional Summit” nya KLH, saya kepingin keliling Yogya dengan naik TransJogja. Saya mau tau, gimana Bus Rapid Transit (BRT) di Yogya melayani penumpang. Untuk itu, saya harus jadi penumpang BRT TransJogja. Maka saya langsung menuju shelter di Jl. Gejayan yang hanya sekitar 100 meter dari hotel saya menginap.

Setelah tanya petugas di shelter, ternyata harga tiket TransJogja cuma 3.000 perak untuk keliling-keliling Yogya. Dengan uang segitu sudah bisa pindah bis full-AC tanpa harus bayar lagi. Sayangnya tiket plastik yang dibuat seukuran kartu kredit belum dilengkapi dengan pita magnetik atau chip elektronik (bukan smart card). Tiket yang dibeli, langsung dimasukkan oleh petugas ke alat “ticketing” yang ada di shelter.

Di shelter terdapat peta yang menunjukkan rute pelayanan TransJogJa seperti di gambar dibawah ini. Ada beberapa rute yang sudah tersedia untuk melayani masyarakat Jogja. Menurut petugas di shelter Gejayan, untuk Rute 1, jarak antara satu bis dengan bis berikutnya (headway) sekitar 15 menit.

Setelah tiga perhentian, saya turun dari bis untuk transfer ke Transjogja Rute 3A, yang akan membawa saya ke Jalan Malioboro. Di shelter ini kondisi fisiknya tidak jauh berbeda dengan shelter/halte Jl. Gejayan.

Shelter ini dijaga oleh seorang wanita berbaju batik motif Jogja. Sambil menunggu kedatangan bis berikutnya, saya mencoba mengobrol dengan simbak Transjogja. Menurutnya, dia sudah kurang lebih setahun bergabung menjadi pegawai kontrak di TransJogja. Sebagai operator shelter ia kadang bertugas siang, tapi juga kadang bertugas malam. Menurut penuturan si mbak, saat ini petugas shelter sudah lebih dari 1000 orang sejalan dengan penambahan rute. Para petugas dibagi 3 shift, pagi dari jam 05.30 sampai siang, lalu shift berikutnya sampai jam 19.00. malam dan shift terakhir sampai jam 22.00 saat pelayanan BRT berakhir.

Rute 3A ini agak penuh, selain penumpang duduk yang kapasitasnya 22 seat, sejumlah penumpang berdiri. Ini memang jam sibuk, orang pulang kerja atau pulang kuliah. Tapi penumpang tidak sampai berjejal seperti di bis kota di Jakarta. 

Kesejukan AC, rupanya membuat orang yang kelelahan menjadi nyaman sampai terlelap di dalam bis. Saya sempat mendapatkan gambar seorang wanita yang menikmati tidurnya di TransJogja. (Maaf ya mbak, saya ambil foto tanpa ijin dan dimuat disini.) Semoga mbaknya tidak keberatan fotonya dipajang disini.

Pengoperasian TransJogja nampaknya belum sepenuhnya didukung oleh semua pihak di Yogya. Saya mengatakan demikian, karena shelter/halte yang ada di depan Hotel Santika, jalan aksesnya dipakai parkir, sehingga bis agak mengalami kesulitan untuk mencapai platform halte. Perilaku tukang parkir yang seenaknya menggunakan jalan akses bis yang sudah diberi tanda, mempersulit pelayanan TransJogja.

Setelah mengitari Patung Tugu, bis bergerak ke arah barat kemudian kembali ke Jalan Malioboro setelah berputar di sekitar hotel Inna Garuda. Di halte Malioboro sekitar Mall, saya turun dan mengakhiri trip saya dengan TransJogja. Dari Jl. Kejayan ke Malioboro dengan pertukaran bis  sekali, sore itu memakan waktu hampir 50 menit.

Pemandangan khas Malioboro (seperti foto diatas) segera menyambut saya. Pedagang batik dan souvenir memenuhi trotoir dan pedestrian.

***

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada BRT Yogya termasuk perawatan bis dan halte.

(maaf disambung lagi, yang penting posting (published) dulu malam ini… …)

Kalau saja tiketnya sudah berupa “smart card” maka tiket itu bisa digunakan untuk kepentingan yang lebih luas. Tiket smart card bisa disambung ke sistem komputer yang mencatat jumlah tiket dan hasil penjualannya. Selain itu data perjalanan penumpang juga bisa direkam, di rute mana yang paling banyak. Rekaman data perjalanan ini sangat berguna untuk mengevaluasi BRT dan juga untuk pengembangan pelayanan BRT selanjutnya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s