Cara gampang basmi calo penerimaan CPNS

Dua pekan terakhir koran-koran Surabaya ramai memberitakan pembongkaran calo-calo penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Korban yang melapor sudah ratusan, total kerugian para korban mencapai angka miliaran rupiah. Ironis, ditengah banyaknya kritikan terhadap kinerja PNS, ternyata banyak orang yang berebut ingin menjadi PNS bahkan dengan menyuap sampai ratusan juta rupiah.

Sebagai seorang PNS, saya sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi. Seorang pencari kerja melamar jadi CPNS dan menyuap 100 juta rupiah, bahkan ada yang sampai 200 juta rupiah, dan itu sudah sangat keterlaluan. Si penyuap sudah pasti tidak mempunyai niat bekerja yang benar. Si calon PNS sejak awal sudah melecehkan dirinya dan PNS secara keseluruhan.

Terlepas dari apapun motifnya menyuap untuk menjadi CPNS, tindakan menyuap agar bisa diterima menjadi PNS jelas-jelas bertentangan dengan moral dan keadilan masyarakat. Pertanyaannya adalah mengapa sampai ada orang-orang yang menjadi calo dan ada orang yang mau jadi korban.

Seorang anggota DPRD Propinsi Jatim, mengatakan, praktek percaloan masuk PNS dimungkinkan karena proses rekrutmen mempunyai kelemahan-kelemahan. Dan kelemahan itulah yang dimanipulasi oleh oknum-oknum calo tersebut.

Saya mengamati bahwa proses penerimaan CPNS memang masih gampang untuk dimanipulasi dan dipermainkan. Tentu saja pihak-pihak yang terlibat dalam penerimaan CPNS akan membantah bahwa mereka terlibat dalam praktek percaloan penerimaan PNS.

Saya pikir kalau mau menghindari praktik percaloan dalam penerimaan PNS sebenarnya bisa dilakukan, dan tidak sulit menghindarinya. Cara yang saya maksudkan adalah dengan melakukan pendaftaran, testing dan pemeriksaaan jawaban soal ujian yang super transparan.

Testing CPNS yang dilakukan saat ini pada umumnya sudah menggunakan komputer. Di beberapa tempat, proses pendaftaran bahkan sudah secara on-line melalui internet. Cara menjawab soal-soal ujian juga sudah menggunakan formulir komputer, sehingga pemeriksaan jawaban soal dilakukan dengan teknik scanning komputer.

Sayangnya proses ini masih tanggung dan ada celah untuk diakali oleh oknum untuk meluluskan seseorang. Caranya adalah dengan mengganti lembar jawaban peserta dengan lembaran jawaban yang benar. Cara ini memang tidak mudah dan berisiko. Tetapi hal ini masih bisa terjadi mengingat panjangnya rentang waktu antara tanggal pelaksanaan ujian dan tanggal pengumuman hasil ujian.

Maka cara gampang untuk menghindari adanya penggantian lembar jawaban, adalah dengan menetapkan pengumuman hasil ujian dilakukan paling lama sehari setelah pelaksanaan ujian. Hal ini bisa dilakukan karena pemeriksaan hasil ujian dilakukan secara scanning. Kalau perlu scanning hasil ujian dilakukan didepan umum, disaksikan oleh peserta ujian penerimaan CPNS, dan dilaksanakan sesaat setelah pelaksanaan jam ujian dinyatakan berakhir.

Jadi kalau misalnya ujian penerimaan CPNS dimulai jam 08.00 pagi dan selesai jam 12.00 siang. Pemeriksaan hasil ujian langsung dilakukan dilokasi ujian paling lambat jam 13.00 siang itu juga. Nilai hasil ujian masing-masing peserta langsung diketahui saat itu juga, dan dibuatkan berita acara pemeriksaan hasil ujian. Berita acara pemeriksaan hasil ujian ditandatangani oleh penyelenggara ujian, pengawas dan perwakilan peserta ujian.

Para peserta ujian akan merasa lebih puas bila hari itu juga ia sudah tau nilai hasil ujiannya. Nilai hasil ujian itulah yang dijadikan dasar penetapan kelulusan penerimaan CPNS yang langsung bisa dilakukan besok harinya.

Tentu dengan cara seperti itu, diperlukan persiapan sebelumnya. Komputer untuk scanning harus disiapkan dengan baik dan harus diuji coba sebelum digunakan. Dengan kemajuan komputer saat ini, cara seperti ini tidak sulit dilakukan.

Jadi kalau instansi kepegawaian daerah mau menghindari praktik percaloan penerimaan CPNS, sekarang sudah bisa dilakukan dengan metoda super transparan yang saya uraikan diatas. Menurut saya, inilah yang harus dilakukan oleh instansi pelaksanana penerimaan CPNS, kalau mau benar-benar ingin menghindari praktik percaloan.

Praktik percaloan penerimaan CPNS adalah awal PNS yang tidak baik. Dan itu adalah penipuan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s