Dagelan para Professor

Kalau sejumlah professor berkumpul dalam suatu seminar, mereka akan membicarakan dan membahas permasalahan secara keilmuan (scientific). Pada saat yang bersamaan, para professor itu juga mempunyai dagelan dan lelucon yang tidak kalah dengan para pelawak profesional. Setidaknya itu yang saya saksikan pada seminar tentang kelayakan lingkungan Ibukota Negara, Kamis 25 Nopember di Jakarta.

Berkembangnya wacana pemindahan ibukota dari Jakarta telah banyak dibahas di berbagai forum. Kemarin, Kementerian Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Kantor Presiden dan Universitas Paramadina menyelenggarakan seminar tentang kelayakan lingkungan Ibukota Negara. Sudah barang tentu sejumlah pakar dari berbagai bidang, terutama lingkungan hidup hadir. Pada kesempatan itulah para pakar yang umumnya Profesor melemparkan joke segar yang membuat peserta seminar menjadi tertawa terkekeh-kekeh.

Di sesi pertama, moderator adalah Prof. Bakti Setiawan dari UGM Yogyakarta, salah satu pembahas adalah Prof. Sudharto, Rektor terpilih Universitas Diponegoro (Undip) semarang, (tapi belum dilantik). Hadir juga Prof. Eko Budihardjo (Mantan Rektor Undip), yang terkenal mempunyai selera humor yang tinggi.  Ketika Prof Sudharto akan mengakhiri pembahasannya, beliau membacakan sebuah pantun (pari’an kata orang Surabaya).

Spontan saja moderator Prof Bakti Setiawan berkata: “Salah satu syarat untuk menjadi Rektor Undip adalah harus bisa membuat dagelan. Jadi Prof Sudharto harus bisa mengimbangi dagelannya Prof. Eko”.

Para peserta seminar tertawa, terutama para Professor yang sudah mengenal Professor Eko Budihardjo. Pada sesi kedua seminar, Prof. Eko Budiharjo menjadi moderator. Pada saat itulah di pengantar pemaparan dan setiap jeda antar narasumber, Prof. Eko menyampaikan dagelannya menanggapi semua pembicara, pembahas dan penanya. Ada banyak sekali joke yang disampaikan oleh Prof. Eko Budihardjo.

Salah satu joke Prof Eko hari itu adalah perbedaan antara orang Amerika, Inggeris dan orang Indonesia, seperti dibawah ini.

“Orang Amerika kalau kentut, bilang : Excuse me!“.

“Orang  Inggeris kalau kentut, maka dia bilang : Pardon me!“.

“Orang Indonesia kalau kentut bilang : Not me!“.   ??????

One thought on “Dagelan para Professor

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s