Mem-poke (ala FB) birokrasi

Sebagai seorang PNS, saya adalah seorang petugas birokrasi. Bagi saya lebih enak rasanya menggunakan istilah petugas birokrasi ketimbang istilah birokrat. Selama ini, sangat jarang ada posting di blog ini yang secara khusus mengulas tentang birokrasi. Saya akan menambah kategori baru di blog ini yaitu kategori birokrasi. Tentu ada alasannya kenapa saya mulai menulis tentang birokrasi, dan ada juga alasannya mengapa selama ini belum. Tapi saya belum akan mengupas alasan-alasan itu secara khusus.

Istilah mempoke (poking) dipinjam dari Facebook. Karena itu paragraf berikut tidak akan membahas birokrasi secara lengkap dan komprihensif. Paragraf-paragraf berikut baru sekedar mencolek birokrasi dan pelaksanaannya sekarang ini. Dengan pengalaman kerja lebih dari 20 tahun sebagai petugas birokrasi, sebenarnya banyak cerita yang yang bisa dikupas. Saya akan coba keluarkan cerita birokrasi yang ringan-ringan saja.

Birokrasi yang saya fahami adalah suatu sistem pengorganisasian lembaga untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik. Saya tidak ingin mendefinisikan birokrasi secara khusus. (Emangnya punya kemampuan apa saya untuk membuat definisi itu ??). Tapi pemahaman saya itu perlu karena agak rancu juga ketika membaca pengertian birokrasi versi Wikipedia.

Entah bagaimana Wikipedia membuat pengertian yang seperti itu. Untuk jelasnya, saya kutip perngertian birokrasi menurut Wikipedia. Birokrasi adalah suatu organisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk piramida, dimana lebih banyak orang berada ditingkat bawah dari pada tingkat atas, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya administratif maupun militer.

Biar saja Wikipedia mengartikan seperti itu. Saya akan menggunakan pemahaman saya tentang birokrasi. Wikipedia sengaja saya kutip supaya kita bisa melihat bahwa banyak sekali fihak yang mengartikan birokrasi. Dan kadang-kadang pengertian yang dibuat tidak selalu sefaham. Bahkan tidak jarang penggunaan pengertian birokrasi itu kadang malah membuat orang semakin bingung.

Dalam praktek birokrasi yang sederhana, membuat kartu tanda penduduk (KTP) adalah suatu bagian dari proses birokrasi. Jadi kalau Si Polan sulit untuk membuat KTP di kantor kecamatan Anu  maka orang sering mengatakan bahwa membuat KTP di Kecamatan Anu birokrasinya berbelit-belit. Padahal sejatinya KTP adalah merupakan hak keperdataan seseorang, jadi tidak ada alasan untuk membuat hal itu sulit.

Proses birokrasi sejatinya mencakup banyak hal. Jadi cerita birokrasi bisa sangat bervariasi dan melibatkan banyak aspek. Posting birokrasi di blog ini tidak punya niatan untuk mengupas secara teoritis. Cerita birokrasi akan lebih berupa pengalaman-pengalaman dan juga mungkin sedikit ditambah dengan sejumlah ide untuk memberi nilai tambah dari pengalaman itu. Itu saja.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s