Birokrasi kelas dunia di Indonesia?, kenapa tidak !

Dalam suasana informal, saya dan seorang teman bincang-bincang soal birokrasi di Indonesia. Perbincangan kami hampir dua jam, pertanyaan yang menggelitik kami: “Apakah Indonesia sudah siap menerapkan World Class Bureaucracy“. Kalau belum kenapa, kalau sudah siap, seberapa siap, lalu mulai dari mana, serta siapa saja aktor utama untuk mendorong world class bureaucracy di Indonesia. Bagaimana mempercepat menjadi birokrasi kelas dunia. Apa yang mesti dilakukan supaya birokrasi Indonesia sejajar dengan birokrasi negara maju.

Birokrasi kelas dunia adalah sistem yang mengelola administrasi pemerintahan dengan prinsip-prinsip good governance. Disana ada profesionalisme birokrat yang tinggi, kompetensi tinggi, transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. Etos kerja para birokrat berada pada kematangan dan kedewasaan sistem birokrasi. Sistem bekerja efisien dan efektif.

Dalam sistem itu, tidak ada koncoisme, tidak ada malas, tidak ada kepentingan sesaat yang sempit, tidak ada KKN, dan tidak ada asal bapak/ibu senang, serta benar-benar jujur dalam melayani masyarakat dan melaksanakan pembangunan. Dalam manajemen birokrasi kelas dunia, tidak ada aji mumpung, tidak ada ego sektor, tidak ada yang paling pintar. Semua komponen birokrasi mempunyai peran dan fungsi yang penting. Tidak ada yang tidak penting, atau tidak ada komponen super dibanding komponen lain.

Kalau dilihat potret birokrasi Indonesia hari ini, kita harus mengakui bahwa kondisinya masih sangat jauh dari apa yang diharapkan. Saat ini kualitas birokrasi Indonesia berada pada tingkat yang sangat rendah. Birokrasi kelas dunia masih jauh dari pelaksanaan.

Rendahnya kualitas manajemen birokrasi Indonesia adalah muara dari berbagai kondisi yang ada. Banyak faktor yang menjadikan birokrasi di Indonesia berkualitas rendah. Faktor-faktor itu kait mengkait, saling mempengaruhi, sehingga secara keseluruhan kualitas birokrasi menjadi rendah.

Tetapi mengkritisi, menghakimi, atau bahkan menghujat birokrasi Indonesia saja tidak cukup. Perlu ada gerakan bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan manajemen birokrasi Indonesia. Gerakan bersama itu tidak hanya dilakukan oleh jajaran birokrasi saja, tetapi dukungan seluruh stakeholder sangat penting untuk mendorong pelaksanaan birokrasi kelas dunia di Indonesia.

Di Amerika pada tahun 90-an, reformasi birokrasi dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Al Gore. Presiden Bill Clinton memberikan tugas khusus kepada Al Gore untuk melakukan reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi Amerika saat itu dikenal dengan istilah “National Performance Review” (NPR).  Dalam perkembangannya pada tahap kedua, NPR kemudian di perluas menjadi “National Partnership Review“.

Penerapan birokrasi kelas dunia di Indonesia merupakan harapan yang sudah ditunggu-tunggu. Masyarakat sudah lama menantikan pelaksanaan manajemen pemerintahan yang kredibel, profesional dan kompeten. Harapan itu selain untuk mendapatkan pelayanan dari sistim birokrasi moderen, tetapi sekaligus tuntutan perkembangan manajemen modern. Karena itu penerapan manajemen birokrasi kelas dunia sesungguhnya merupakan keharusan yang tidak bisa diabaikan. Tegasnya, kalau tidak mau kolaps, birokrasi Indonesia harus menerapkan manajemen birokrasi kelas dunia.

Bagaimana hal itu dilakukan, itulah yang sering diajukan. Harus ada perubahan yang terukur dalam sistem dan kultur manajemen birokrasi. Setiap unit birokrasi harus menyusun perubahan manajemen birokrasi yang terukur, sehingga mudah untuk dievaluasi dan dinilai secara periodik. Masing-masing unit birokrasi harus menyiapkan indikator kinerja untuk output dan outcome dari perubahan manajemen birokrasi. Perubahan manajemen birokrasi yang terukur itu harus dimonitor dan dikendalikan, sekaligus harus dipertanggungjawabkan. Mereka yang tidak berhasil melaksanakannya, harus segera dievaluasi.

Perubahan manajemen birokrasi harus dilaksanakan secara konsisten dengan komitmen tinggi. Inilah kunci awal untuk menuju birokrasi kelas dunia yang didambakan. Dan ini bisa dilakukan oleh semua unit birokrasi. Indonesia bisa!.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s