Paddy Market Sydney

Host kami di Canberra ternyata sangat jeli mengetahui keinginan kami, sehingga memilih hotel transit yang sangat strategis di Sydney. Kami ditempatkan di Holiday Inn Darling Harbour yang berlokasi membelakangi China Town. Hotel ini hanya berjarak 2 menit jalan kaki dari Paddy Market, yaitu semacam pasar tradisional Australia. Kami tiba di hotel sudah hampir jam 8 malam, setelah check-in, jam 9 malam  kami sepakat turun ke lobby untuk cari makan.

Di belakang hotel Holiday Inn terletak China Town yang berupa sepotong jalan yang dirancang secara khusus dengan arsitektur Cina. Dari tulisan yang ada disana, sepotong jalan ini memang didedikasikan untuk persahabatan China dan Australia. Di sepanjang jalan berjejer restoran khas oriental, satu dua ada juga masakan thai bahkan masakan melayu. Teman-teman meragukan kehalalan masakan di resoran Cina, jadi sasaran tempat makan yang dituju adalah masakan Malaysia atau masakan Indonesia. Ketika sampai di depan restoran “Delima” yang khas Indonesia, ternyata diseberangnya ada masakan Turki. Kami sepakat untuk memilih masakan Turki untuk mencoba rasa yang berbeda dari masakan Indonesia.

Macam-macam menu ada di restoran yang bernama “Kiroran”,  setelah coba tanya kepada pelayan, yang ternyata juga tidak bisa menjelaskan dengan baik tentang resep yang tertulis di buku menu. Akhirnya kami memesan berbagai masakan yang dalam resepnya ada tertulis “lamb with noodle” dan “fried rice”. Ternyata ukuran porsi makanan di restoran ini cukup besar, saya memesan hand made noodle dengan ukuran kecil, kemudian yang saya dapatkan adalah mangkok berdiameter kurang lebih 20 cm. bagi saya itu ukuran mangkok yang sangat besar, dan tidak mungkin bisa menghabiskannya.

Pagi-pagi setelah sarapan, kami menyempatkan diri untuk diskusi soal tugas penyelesaian laporan kunjungan ke Australia. Disepakati bahwa kami akan menyelesaikannya sore hari setelah selesai keliling Sydney. Sehingga sebelum kembali ke Jakarta ada draft yang akan diirimkan kepada bu Wahyu. Pembagian tugas penyelesaian laporan sudah jelas, siapa mengerjakan apa.

Setelah pembagian tugas, sasaran pertama yang kami datangi adalah Paddy Market yang terletak hanya sekitar 2 menit jalan kaki dari Holiday Inn Darling Harbor. Namanya juga pasar, segala macam ada di Paddy Market. Mulai dari kebutuhan dapur, kebutuhan rumah tangga sampai souvenir khas Australia ada di pasar ini. Pasarnya sendiri terletak di lantai dasar dari bangunan bertingkat. Pasar ini menjadi sasaran turis mancanegara yang datang ke Sydney. Berbagai ragam bahasa bisa terdengar di pasar ini, termasuk bahasa Indonesia. Saya bahkan membeli kaus, yang penjualnya lancar berbahasa Indonesia. Dia mengaku berasal dari Pontianak.

Di Paddy Market, kalau bernasib baik, kita masih bisa  menawar. Barang-barang yang dijual, harganya cukup murah. Soal kualitas, di Paddy Market tidak terlalu menjadi pertimbangan. Untuk souvenir, tempat ini yang paling cocok, dibandingkan dengan took souvenir di kawasan Opera House Sydney. Bagi para pemburu souvenir, Paddy Market adalah tempat untuk memuaskan hasrat.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s