Kalau tidak disiplin, ya dimarahi

medical checkupPagi ini saya ke Rumah Sakit Persahabatan di Rawamangun. Saya diperintahkan melakukan pemeriksaan medis secara “lengkap”. Karena diperintahkan, apalagi tidak harus membayar dari kantong sendiri, ya okelah. Pemeriksaan termasuk lengkap, karena periksa darah secara lengkap, periksa urin, USG, periksa THT, periksa mata, penyakit dalam, paru dan periksa jantung, juga periksa syaraf.

Satu persatu pemeriksaan saya jalani. Oh ya, selain saya, ada beberapa orang dari kantor lain yang juga melakukan pemeriksaaan seperti saya. Ketika tiba di depan resepsionis, saya sudah di urutan ke 5 pemeriksaan pagi itu.

Pemeriksaan pertama adalah mengukur tekanan darah. Pagi itu tekanan darah saya adalah 120/80, berarti normal, apalagi untuk orang seumur saya. Pengukuran berikutnya adalah USG, konon untuk melihat “benda-benda asing di dalam tubuh. Menurut petugas USG, ada batuan di empedu.

Chek berikutnya adalah pengambilan darah, ada sekitar 25 cc darah yang diambil, yang dibagi dalam 5 tabung. Setelah pengambilan darah, kemudian disuruh makan di ruang makan yang ada di bangunan itu. Sarapan pagi dengan roti tawar diolesi selai kacang dan sebutir telur ayam.

Setelah makan, lalu dipersilahkan periksa ke dokter spesialis penyakit dalam. Pak dokter yang bertugas, namanya Dr. Iskandar, bertanya tentang riwayat penyakit,  kebiasaan merokok, pola makan, juga tentang hasil pemeriksaan sebelumnya, terutama kolesterol, trigliserid, asam urat, gula dan tekanan darah. Saya katakan bahwa saya tidak punya pabrik gula dan tekanan darah pada umumnya normal. Yang sering melampaui normal adalah kolesterol dan asam urat. Saya juga sampaikan pengamatan petugas USG beberapa menit sebelumnya.

Dr. Iskandar menasehati saya supaya olahraga secara rutin, dan mengatur pola makan secara baik dan berdisiplin. Saya tanya juga bagaimana tindak lanjut empedu yang ada batunya. Dr. Iskandar bilang, selama tidak ada radang, sebaiknya tidak ada tindakan berarti, kecuali mengatur pola makan yang baik supaya batu di empedu tidak menjadi masalah.

“Kalau tidak disiplin, ya susah”, kata Dr. Iskandar.

Analoginya kalau bapak punya anak buah yang tidak disiplin. Bapak menyuruh anak buah membuat laporan, tapi sudah 2 minggu sejak diperintahkan, ternyata anak buah bapak tidak juga menyiapkan laporan itu. Tentu bapak akan marah kan. Begitu juga kalau kita tidak disiplin mengatur pola makan, maka lama-kelamaan tubuh bapak akan “marah” dengan menimbun lemak dan lainya. Lama-kelamaan kemarahan itu akan menimbulkan bahaya”. Dr. Iskandar menjelaskan.

Penjelasan Dr. Iskandar itu menyentak saya.  Pengelolaan pola hidup dan pola makan menjadi sangat penting. Tidur dan istrirahat harus cukup, tidak boleh stres. Aturan main kesehatan ini ternyata punya manajemen yang kalau tidak dipatuhi bisa berakibat lanjutan. Analogi dr. Iskandar mencerahkan saya. Saya harus lebih disiplin mengelola makan, istirahat, bekerja, stres, dan olah raga. Semoga.

2 thoughts on “Kalau tidak disiplin, ya dimarahi

  1. berapa kira” jumlah biaya dari semua medical check up yang bapak sebutkan diatas?
    karna saya juga ingin melakukan medical check up di RS Persahabatan rawamangun.
    thx

    Like

    • @Mala: Terimakasih atas komentar anda. Medical check-up yang saya jalani adalah termasuk lengkap yaitu periksa darah antara lain: hematologi, hemostasis, imunoserologi, dan kimia klinik. Selain periksa darah, masih ada pemeriksaan lainnya, seperti pemeriksaan penyakit dalam, jantung, paru dll. Maaf, saya tidak bisa memperkirakan berapa biayanya. Sebaiknya anda hubungi laboratorium klinik terdekat atau ke rumah sakit.

      Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s