Pelajaran berharga dari hilangnya pesawat MH 370

DSC_0078Perhatian dunia sedang terarah ke Malaysia sejak sepekan terakhir ini. Pesawat Malaysia Airlines MH 370 jenis berbadan lebar  termutakhir Boeing 777-200, hilang tanpa bekas. Sudah lebih dari 6 hari pencaian oleh tak kurang dari 12 negara, tapi sampai posting ini published, belum ada tanda-tanda dimana pesawat itu dan seluruh penumpangnya kini berada. Segala cara pencarian dilakukan, bahkan cara metafisika dengan bantuan dukun pun ikut mencari keberadaan pesawat naas tersebut. Berbagai informasi dan spekulasi bermunculan, bagaikan permainan, informasi terbaru mematahkan informasi terdahulu. Keluarga penumpang yang menjadi korban dibuat frustasi, sesaat seolah berharap, tapi kemudian tidak jelas kapan diketahui keberadaan para penumpang.

Apa yang terjadi dengan MH 370. Macam-macam spekulasi muncul, ada yang mengatakan pesawat dibajak teroris dan diledakkan di udara, ada pula yang mengatakan kerusakan mesin pesawat, ada yang menduga pilot bunuh diri dan sengaja menceburkan pesawat ke laut, bahkan ada spekulasi yang mengatakan bahwa pesawat dan penumpang ditahan oleh ribuan jin di alam gaib. Cilakanya pihak otoritas Malaysia sendiri ada yang memberikan pernyataan berbeda tentang hilangnya pesawat MH 370. Pernyataan pihak otoritas militer berbeda dengan penyataan otoritas penerbangan sipil Malaysia.  Tentu saja keadaan ini membuat bingung keluarga yang sudah frustasi berhari-hari.

Sedikit menyimpang dari upaya pencarian pesawat hilang itu, ada pertanyaan besar yang muncul di benak saya. Apa hikmah yang bisa didapat dari kejadian hilangnya pesawat canggih Boeing 777-200 MH 370 ??

Bagi saya setidaknya hal-hal dibawah ini menjadi catatan yang sayang untuk diabaikan begitu saja.

1. Angkutan udara merupakan moda transportasi paling aman dibanding moda transportasi lainnya seperti angkutan darat dan angkutan laut. Lho, pesawat terbang dengan 239 penumpang hilang tak berbekas, kok malahan angkutan udara dianggap sebagai alat transportasi paling aman? Secara statistik jumlah kecelakaan angkutan udara jauh lebih kecil dibanding kecelakaan angkutan laut atau kecelakaan angkutan darat. Hal ini bisa difahami karena implementasi standard operation procedure (SOP) pengangkutan udara jauh lebih ketat ketimbang angkutan laut dan angkutan darat. Sebagai contoh kecil, sebelum sebuah pesawat lepas landas, penumpang selalu diperingatkan tentang prosedur keselamatan dalam keadaan darurat. Tidak pernah ada pesawat yang lepas landas sebelum menyampaikan pengumuman prosedur ini. Pada angkutan darat, jarang sekali ada pengumuman tentang prosedur keselamatan penumpang dalam keadaan darurat. Hampir semua proses pemberangkatan dan pendaratan pesawat, selalu ada double checking prosedur.

2. Semakin canggih teknologi, manusia semakin bertindak bodoh dan ceroboh. Kecelakaan pesawat udara beberapa tahun terakhir melibatkan teknologi yang sangat canggih. Pesawat Air France yang jatuh kelaut Atlantik dalam penerbangan dari Brasil ke Paris merupakan pesawat yang dilengkapi peralatan canggih auto pilot yang dapat menjalankan pesawat dengan sendirinya. Tetapi manusia terlalu percaya kepada teknologi sehingga lalai. Penelitian yang dilakukan terhadap kecelakaan Air France tersebut menyimpulkan bahwa pilot pesawat dihinggap penyakit automation addiction.  Pilot mengandalkan auto pilot, padahal ada sensor pesawat yang tidak dapat berfungsi sempurna karena tertutup kepingan es. Sebelum take-off, pemeriksaan pesawat Air France kurang teliti, ternyata ada kepingan es yang menutupi sensor pesawat. Ada kelalaian dan kecerobohan petugas darat. Ketika pesawat telah mengudara dan pilot menjalankan auto pilot, sensor tidak dapat memberikan informasi yang akurat kepada mesin auto pilot. Akibatnya fatal, auto pilot salah menginterpretasikan data dan akhirnya kecelakaan terjadi, pesawat jatuh ke dalam laut. Dalam kasus MH 370, bukan tidak mungkin terjadi automation addiction, dan pilot terlambat mengambil tindakan penyelamatan. Kecerobohan petugas darat dan pilot yang terlalu mengandalkan komputer auto pilot mengakibatkan pesawat tercebur ke laut. Kebodohan dan kecerobohan manusia membawa maut.

3. Peningkatan kerjasama regional diantara negara-negara di kawasan Asean. Tanpa dikomando, negara-negara di kawasan Asean turun tangan membantu pencarian pesawat MH 370. Sejauh ini ada 12 negara yang ikut membantu dengan melibatkan tidak kurang dari 39 pesawat udara (termasuk helikopter) dan 42 kapal laut berbagai tipe. Masing-masing negara mengesampingkan kepentingan masing-masing. Upaya kemanusiaan untuk menolong korban pesawat hilang jauh lebih penting daripada kepentingan masing-masing pemerintahan. Kegiatan pencarian besar-besaran ini tentu memerlukan logistik yang sangat besar dan melibatkan banyak orang. Biaya yang dikeluarkan oleh masing-masing negara tidak kecil. Kerjasama antar negara dalam keadaan darurat seperti ini semestinya menjadi momentum yang penting untuk memperkuat kerjasama antar negara dalam keadaan normal.

4. Keterbatasan manusia. Dikabarkan bahwa pesawat Boeing 777 adalah pesawat yang paling canggih saat ini. Berbagai peralatan keselamatan dan peringatan dini ada pada pesawat ini. Teknologi komputer terakhir menjadi kelengkapan standar dari pesawat jet terbesar buatan Amerika tersebut. Standard operation procedure yang amat ketat sudah dilakukan untuk menghindari resiko yang amat kecil sekalipun.Tetapi sedemikian canggihnya teknologi dan peralatan manusia, pada suatu saat semua itu tak mampu menyelamatkan manusia.  Sekali lagi semua teknologi dan prosedur pelaksanaan itu hanya buatan manusia yang tetap mempunyai keterbatasan. Apapun penyebab hilangnya pesawat MH 370, yang pasti peristiwa itu membuktikan manusia mempunyai keterbatasan. Manusia tak pernah bisa mencapai kesempurnaan mutlak.

5. Frustasi dan kesabaran manusia sedang dalam ujian. Kesedihan yang amat mendalam dari keluarga korban pesawat MH 370 yang hilang bisa difahami menjadi beban yang sangat berat. Berhari-hari keluarga menunggu kabar dan berharap sambil terus berdoa, tapi sampai enam hari lebih, tak ada informasi yang bisa melegakan. Ada ibu yang kehilangan anak, istri yang ditinggal suami, suami yang yang ditinggal istri, ada anak yang ditinggal orang tua. Cobaan dan pergumulan jiwa yang sangat besar. Semua mereka hampir frustasi. Sedikitnya 239 keluarga di berbagai belahan dunia dilanda kecemasan luar biasa. Diperlukan kesabaran dan ketabahan luar biasa untuk melalui detik-detik yang mencemaskan.

Sesungguhnya ada banyak hikmah yang yang bisa dipetik dari setiap kejadian, termasuk hilangnya pesawat MH370. Semoga kita bisa memetik hikmah dari setiap kejadian yang kita alami.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s